Brilio.net - Sebuah patung dengan wujud Cristiano Ronaldo telah memicu kontroversi di tengah masyarakat negara bagian Goa, India. Penduduk sekitar dengan tegas menolak hadirnya patung pesepak bola asal Portugis itu di tengah kota Goa.

Menyadur dari situs resmi Al Jazeera, Sabtu (1/1), Salah satu menteri dari departemen Science & Technology mengungkapkan bahwa patung itu dibuat bertujuan untuk mempromosikan sepakbola sebagai olahraga. Adanya patung itu diharapkan bisa menginspirasi kaum muda untuk memainkan permainan sepak bola.

india tolak patung ronaldo © 2022 Twitter

-foto: Twitter/@MichaelLobo76

"Ketika orang berbicara tentang sepak bola, mereka berbicara tentang Cristiano Ronaldo. Jadi kami memasang patung ini di sini agar anak laki-laki dan perempuan di usia yang sangat - sangat muda bisa mendapatkan inspirasi, mereka merasa terinspirasi dan cinta dan gairah untuk permainan ini akan tumbuh," ungkap Michael Lobo.

Sayang, respon sebaliknya justru ditunjukkan oleh warga di Goa, India. Patung seberat 400 kg (882 pon) yang terletak di kota utama Goa, Panaji, itu justru ditolak mentah-mentah. Alih-alih terinspirasi, mereka malah melakukan unjuk rasa dengan membawa bendera hitam untuk memprotes ke lokasi patung itu berada,

Lewat aksi unjuk rasa itu, mereka ingin mengungkapkan kekecewaannya karena pemerintah terlalu menghormati pesepakbola asing dibandingkan pemain dari India. Hal ini semakin diperparah dengan catatan sejarah di Goa, India, yang ternyata pernah dijajah oleh negara eropa selama berabad-abad.

india tolak patung ronaldo © 2022 Twitter

foto: Twitter/@Troll_Cinema

Menurut penuturan Michael Lobo, meski memiliki populasi yang cukup banyak, kualitas sepak bola di India jauh dibandingkan negara lain. Tak mengherankan memang, sebab di India sendiri olahraga sepak bola memang tidak sepopuler seperti di Eropa. Kriket masih menjadi olahraga yang digemari di tengah masyarakat India.

Hingga berita ini dibuat, belum ada komentar resmi dari atlet dengan bayaran termahal di dunia itu.

(brl/far)

RECOMMENDED BY EDITOR

(brl/far)