Brilio.net - Menjadi suatu kewajiban bagi orang tua untuk menyayangi anak-anaknya. Setiap orang tua pasti memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan kasih sayangnya kepada sang anak, seperti menemani anak bermain saat kecil, menyuapi, membelikan perlengkapan sekolah dan lain sebagainya.

Namun nampaknya cara-cara tersebut adalah cara yang sudah umum dilakukan para orang tua untuk membahagiakan anak. Di China, ada seorang pria yang menunjukkan kasih sayang untuk anak lewat cara yang unik. Dilansir brilio.net dari South China Morning Post pada Jumat (18/9), seorang pria bernama Xu Ruiqing dari Kota Nanchang, Jiagxi, Tiongkok Timur, membuat 100 gaun untuk putrinya.

Xu Ruiqing mulai membuat gaun-gaun tersebut sejak putrinya berusia 4 tahun dengan menggunakan mesin jahit warisan ibunya. Ruiqing dapat membuat berbagai jenis model gaun dan pakaian, baik yang bergaya modern, maupun yang bergaya kolonial dan tradisional. Hingga kini, ia telah membuat lebih dari 100 gaun untuk putrinya.

Ayah jahit 100 gaun anak © 2020 brilio.net

foto: YouTube/@South China Morning Post

Dalam sebuah video yang diunggah oleh YouTube South China Morning Post, putri Xu Ruiqing nampak memakai gaun tradisional Tiongkok yang dikenal sebagai Hanfu, gaun Alice in Wonderland, gaya Qipao tahun 1930-an, dan gaya putri kerajaan. Tak hanya itu, Ruiqing bahkan sudah membuatkan gaun karakter Mulan dalam film garapan Disney yang terbaru untuk sang anak.

Ayah jahit 100 gaun anak © 2020 brilio.net

foto: YouTube/@South China Morning Post

 

Merias sendiri wajah anaknya

Ruiqing mempelajari semua teknik membuat pakaian secara otodidak, mulai dari mengukur pola, memotong bahan, hingga menjahitnya. Tak cukup sampai di situ, Ruiqing bahkan merias wajah sang anak untuk keperluan pemotretannya.

Ayah jahit 100 gaun anak © 2020 brilio.net

foto: YouTube/@South China Morning Post

Dirinya melakukan semua itu supaya putrinya dapat mengingat berbagai tempat yang pernah mereka datangi dan berbagai hal yang mereka lakukan bersama.

"Saya tidak tahu bagaimana cara menjahit (pakaian). Saya hanya terus mencoba dan mengembangkannya sendiri, saya ingin putri saya mengingat berbagai tempat yang pernah kami datangi dan berbagai hal yang kami lakukan bersama, dan memberinya ingatan masa kecil yang luar biasa," jelas Ruiqing.

 

Sempat merasa takut dan malu

Sebelumnya, Ruiqing sempat merasa takut dan malu untuk menunjukkan gaun karyanya.

"Saya tinggal di lingkungan yang mana orang-orangnya kurang berpikiran terbuka, dan tidak bersedia untuk menerima hal yang baru. Tidak ada satu orang pun yang pernah melakukan ini sebelumnya, jadi saya tidak ingin seorang pun tahu saya membuat gaun-gaun itu," kata Ruiqing.

Berkat dukungan saudara lelakinya, Ruiqing memberanikan diri untuk mengunggah video dan foto proses pembuatan gaun karyanya ke media sosial. Kini Xu Ruiqing mengaku bangga dapat membuatkan gaun-gaun cantik untuk sang putri. Dengan membuat video tersebut, ia merasa termotivasi untuk menjadi orang tua yang lebih bertanggung jawab.

Ayah jahit 100 gaun anak © 2020 brilio.net

foto: YouTube/@South China Morning Post

"Saya berharap, video-video ini bisa menangkap momen-momen berharga kami. Ketika dia dewasa, dia bisa melihat kembali apa yang pernah kami lakukan bersama. Dia juga bisa menunjukkannya pada putrinya kelak, dan menjadi ibu yang baik," harap Ruiqing.