Brilio.net - Bagi pasangan yang sudah menikah, kehadiran buah hati menjadi bagian yang paling dinanti-nantikan. Sebagian orang menginginkan untuk memiliki anak dalam jumlah banyak, sebagian lagi pasangan memilih untuk memiliki anak sedikit. Pada dasarnya, setiap orang atau pasangan suami-istri memiliki pendapat dan pertimbangan masing-masing terkait keinginan memiliki keturunan.

Fenomena memiliki banyak anak, memang terkadang terdengar tak biasa. Namun, nggak sedikit orang memilih untuk memiliki banyak keturunan. Di Indonesia sendiri, kita mengenal nama Gen Halilintar. Ya, keluarga Gen Halilintar ini terdiri dari 11 orang anak. Tapi, Gen Halilintar bukan satu-satunya keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga di Indonesia. Baru-baru ini, viral cerita seorang ibu berusia 30 tahun yang memiliki pengalaman melahirkan delapan anak.

Sosok wanita yang viral diperbincangan warganet bernama Dewi. Wanita asal Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung dalam keseharian berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Melalui akun Facebooknya seperti dirangkum brilio.net, Jumat (11/11), Dewi menceritakan pengalaman suka duka melahirkan dan mengasuh 8 anak di usia yang masih produktif.


Dewi menikah pada Februari 2004 lalu saat usianya menginjak 16 tahun. Dirinya dan sang suami dikaruniai anak pertama pada tahun 2005. Dewi menjadi ibu tepat satu tahun di usia pernikahannya. Saat sang anak menginjak usia setahun, Dewi kemudian hamil anak kedua yang lahir pada tahun 2007. Tak berselang lama, Dewi hamil lagi dan melahirkan anak ketiga dan keempatnya pada kurun waktu 2008-2009.

Pada tahun 2014, Dewi kembali dikaruniai buah hati. Ia melahirkan anak kelimanya. Setahun berselang, ia melahirkan anak keenam di bulan Desember. Dirinya sempat hamil lagi beberapa waktu setelah itu, tetapi mengalami keguguran. Tahun 2017 dan 2018, Dewi menambah dua momongan, yakni anak ketujuh dan kedelapan.

ibu delapan anak © 2019 berbagai sumber

foto: facebook.com/Dewi Mak Ganak D'shop


Total sembilan kali hamil dan delapan kali melahirkan, Dewi mengaku tak pernah manja kepada sang suami. Bahkan, saat waktu melahirkan tiba atau perutnya merasakan kontraksi, Dewi pergi sendiri ke klinik hingga saat pulang usai melahirkan. Sementara itu, sang suami sibuk bekerja untuk menafkahi keluarganya.

ibu delapan anak © 2019 berbagai sumber

foto: facebook.com/Dewi Mak Ganak D'shop


Menurut penuturan Dewi, banyak suka duka yang dialaminya dalam mengasuh anak-anaknya tersebut. Terlebih, selisih umur mereka tidak terpaut jauh. Banyak kejahilan-kejahilan khas anak-anak yang pasti akan bikin Dewi kerepotan. Namun begitu, ia tak mengeluh dan menjalaninya dengan ikhlas. Dewi menghabiskan waktunya untuk mengurus sang anak sewaktu mereka masih kecil. Kini, saat mereka beranjak besar, sang anak dapat saling bantu untuk menjaga satu sama lain. Pekerjaan Dewi menjadi lebih ringan. Ia juga mengaku tak kapok memiliki banyak anak dan justru senang dengan hal tersebut.

Perjuangan Dewi menjadi ibu rumah tangga bahkan sudah dimulai saat dirinya duduk dibangku kuliah. Sambil menyelesaikan studinya, Dewi juga menjalani kesibukan beriringan dengan masa kehamilan pertamanya. Namun, wanita yang satu ini tak kerepotan, bahkan dirinya mendapat nilai yang cukup baik, yakni lulus dengan IPK 3,7.

Sembari tetap mengurus sang anak, Dewi mulai menekuni hobi berdagang. Dirinya menjual jamu di alun-alun Kota Pangkalpinang untuk membantu suami menafkahi keluarga mereka. Dewi juga memberikan pesan kepada ibu-ibu di luar sana untuk menjalani segala kewajiban mereka dengan rela dan ikhlas. Meski harus melewatkan indahnya masa-masa nongkrong dengan teman atau sekedar berkumpul dan melakukan berbagai kegiatan dengan teman, namun menjadi ibu adalah hal yang paling berkesan dan spektakuler untuknya.

Menurut Dewi, masa-masa repot mengasuh anak ini hanya akan terjadi sekali seumur hidup dan tidak akan pernah bisa diulang. Suatu saat, para ibu akan merindukan masa-masa repotnya mengasuh dan mengurus banyak anak.