Brilio.net - Umat Islam memiliki berbagai prinsip-prinsip kehidupan dan tertuang dalam kitab Alquran. Alquran dijadikan sumber hukum pertama umat Islam yang berisi tentang akidah, ibadah, peringatan, kisah-kisah Nabi Muhammad SAW yang kemudian dijadikan pedoman. Dari hal yang terkecil hingga hal yang terbesar, semua prinsip, akidah dan aturannya tertuang dalam kitab suci tersebut.

Tak terkecuali dalam hal menjaga kebersihan. Seorang muslim diwajibkan untuk menjaga kesucian dan kebersihan diri maupun sekitar. Perintah ini wajib dilaksanakan semata-mata untuk kesejahteraan, baik di dunia maupun di akhirat nantinya. Allah SWT menyukai kebersihan, maka dari itu ketika seorang muslim beribadah dalam kondisi kotor Allah tidak akan menerima amalan ibadah. Sebagaimana yang tertuang dalam hadist sebagai berikut:

"Dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam: Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu."

(HR. Tirmizi)

Aktivitas menjaga kebersihan diri atau kebersihan lainnya kerap dilakukan di kamar mandi. Dalam hal ini agama Islam mengajarkan adab saat hendak masuk dan keluar kamar mandi, salah satunya dengan membaca doa.

Membaca doa keluar kamar mandi diucapkan sebagai bentuk mengharap ampunan apabila saat berada di dalam kamar mandi, barangkali ada kesalahan yang kita perbuat semisal tidak sengaja membayangkan hal yang tidak-tidak dan lain sebagainya. Begitu juga dengan doa masuk kamar mandi, hal tersebut sebagai bentuk mengharap perlindungan agar terhindar dari godaan jin.

Kali ini brilio.net telah merangkum doa masuk kamar mandi dan keluar kamar mandi lengkap beserta adabnya dari berbagai sumber pada Selasa (27/4).

Doa masuk kamar mandi

Sebelum memasuki kamar mandi ini, maka sebaiknya diawali dengan membaca doa masuk kamar mandi yang dibaca sebelum masuk atau didepan pintu kamar mandi. Berdasarkan Imam al-Tirmizi dari Sayyidina Ali, dia berkata bahwa Nabi bersabda:

"Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki kamar mandi, lalu dia mengucap "bismillah".

Berikut doa masuk kamar mandi sesuai ajaran Islam.

Bismillâhi Allâhumma innî a’ûdzu bika minal khubutsi wal khabâitsi

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari (godaan) setan laki-laki dan setan perempuan".

Doa keluar kamar mandi

Setelah bersih-bersih di kamar mandi, hendaknya seorang muslim membaca doa keluar kamar mandi sebagai berikut.

Guhfroonaka alhamdulillahi alladzi adzhaba ‘anni al-adza wa ‘aafaani. Allahumma ij’alni minat tawwaabiina waj’alni minal mutathohhiriin. Allahumma thohhir qolbi minan nifaaqi wa hashshin farji minal fawaahisyi

Artinya:

“Dengan mengharap ampunanmu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku, dan mensehatkan aku. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. Ya Allah, bersihkan hatiku dari kemunafikan, dan jaga kelaminku dari perbuatan keji (zina).”

Adab masuk dan keluar kamar mandi

Berikut ini adab masuk kamar mandi menurut Imam Abi Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali yaitu sebagai berikut:

1. Mendahulukan kaki kiri ketika hendak masuk ke kamar mandi dan mendahulukan kaki kanan ketika keluar kamar mandi.

2. Dilarang membawa sesuatu yang di dalamnya ada Asma Allah SWT dan Nabi atau Rasulnya.

3. Hendaknya masuk dalam kondisi kepala memakai penutup (kopiah atau sejenisnya) dan memakai alas kaki.

4. Ketika hendak masuk (di depan pintu toilet) membaca doa masuk ke toilet atau kamar mandi.

5. Ketika hendak keluar membaca doa ke luar kamar mandi.

6. Hendaknya (tidak wajib) menyediakan (membawa) 3 (tiga) batu sebagai alat istinja (cebok) sebelum menggunakan air. Mungkin batu merupakan alat yang digunakan di masa itu. Masa ketika Imam Al-Ghazali menulis kitabnya. Namun untuk saat ini mungkin bisa diganti dengan tisu sebagaimana kebiasaan orang barat. Hanya saja, jika kebiasaan orang barat adalah menggunakan kertas tisu saja, maka Islam menganjurkan penggunaan air setelah menggunakan batu atau tisu untuk istinja.

7. Tidak boleh beristinja (cebok) di dalam tempat air (bak mandi) tempat istinja’ melainkan harus disiram di luar bak mandi.

8. Menuntaskan buang air (kecil) dengan berdehem 3 (tiga) kali dan memijat kemaluan 3 (tiga) kali. Maksudnya untuk memastikan dan supaya semua kotoran keluar dari tubuh.

9. Menggunakan tangan kiri untuk membersihkan kotoran pada kemaluan. Dan menggunakan tangna kanan untuk menyiramkan air.

(brl/guf)

RECOMMENDED BY EDITOR

(brl/guf)