Brilio.net - Setiap orang pasti pernah mengucapkan kata-kata belasungkawa kepada orang-orang atau kerabat dekat mereka. Hal ini banyak dilakukan lantaran rasa empati terhadap keluarga yang ditinggalkan, tentunya mereka merasa kehilangan dan sangat sedih. Dengan adanya kata-kata belasungkawa dari orang lain akan sedikit menenangkan.

Dalam kondisi sedih karena ditinggal oleh kerabat terdekat, tentunya seseorang atau keluarga membutuhkan orang lain untuk memberikan ketenangan, baik dari tindakan maupun ucapan. Memang tidak semua orang bisa menguatkan kamu dalam kondisi seperti itu. Namun paling tidak kamu akan merasa lega ketika ada kata-kata baik yang disampaikan, rasanya beban sedikit berkurang.

Nah bagi kamu yang ingin menyampaikan ucapan belasungkawa agar bisa menguatkan orang lain, berikut ini ada beberapa kata-kata ucapan belasungkawa yang bisa kamu gunakan, seperti yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (7/4).

1. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita. Segala sesuatu yang bernyawa sudah Allah tetapkan batas waktunya. Maka bersabarlah atas kejadian yang menimpamu ini. Percayalah pasti ada hikmah di balik semua ini."

2. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sahabat kecilku, engkau meninggalkanku begitu cepat. Semua kebersamaan yang pernah kita lewati kini telah menjadi sebuah kenangan. Semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi Allah."

Loading...

3. "Inna lillahi wainna ilaihi roji’un … Kami turut berduka cita, semoga ini menjadikan kita semakin taat beribadah kepada Allah swt. Aamiin."

4. "Inna lillahi wainna ilaihi roji’un … Saya dan keluarga turut berduka cita. Semoga amal dan ibadah almarhum/almarhumah diterima di sisi Allah swt dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan."

5. "Turut berbelasungkawa, atas wafatnya ibunda dari bapak Fulan, sahabat kita. Semoga yang ditinggalkan selalu bersabar. Bagi yang akan melayat ke Banten harap hubungi melalui pesan pribadi untuk bisa berangkat bersama. Terimakasih."

6. "Sebagaimana Engkau membersihkan baju yang berwarna putih dari segala kotoran, berikanlah rumah yang lebih baik dari pada rumahnya di dunia. Berilah keluarga atau istri di surgaMu nanti, yang lebih baik dari keluarganya di dunia. Masukkan ia ke surgaMu dan jauhkan ia dari api neraka."

7. "Ya Allah ampunilah dia dan berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia dari beberapa hal yang tidak ia sukai di alam sana. Maafkanlah ia dan tempatkan ia di tempat yang terbaik, dan juga mulai yaitu surgaMu. Luaskan kuburnya dan mandikan ia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan yang telah dilakukannya."

8. "Peliharalah dia dengan rahmatMu dari siksaan neraka yang jahim, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia. Berilah ia keluarga yang lebih baik dari keluarganya di dunia, dan ampunilah para pendahulu kami, anak-anak kami, dan orang-orang yang mendahului kami dari keimanan."

9. "Yang lalu biarlah berlalu, yang bisa kita lakukan sekarang adalah mendoakan dia yang telah pergi meninggalkan kita selama-lamanya."

10. "Semua ini adalah rencana baik Tuhan, dan kita harus menerima kepergiannya dengan ketabahan dan hati lapang."

11. "Kami atas nama keluarga besar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya (sebutkan namanya). Kami harap anda selalu bersabar dan selalu tabah dalam menghadapi kepergiannya. Ingatlah selalu ayat alquran yang berbunyi, kullu nafsin dzaiqotul maut. Semoga dengan mengingat ayat itu anda selalu merelakan kepergiannya."

12. "Sabar selalu saudaraku, aku tahu ini menjadi hal yang sangat berat bagimu dan seluruh keluargamu. Tapi janganlah berlarut-larut, ingatlah apa yang selalu diucapkan Rasulullah yang isi pesannya yaitu sesungguhnya mayat itu disiksa karena tangisan dari keluarganya. Yang tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya, maka ikhlaskanlah ia yang telah pergi."

13. "Tetesan air mata dari hati tidak akan pernah mampu mengembalikan seseorang yang telah pergi selama-lamanya. Tetaplah tegar sahabatku, anggaplah kepergian dia sebagai pengingat bahwa kita hanya manusia biasa yang juga akan menghadapi kematian. Jadi jalani hidup dengan keberanian dan ingatlah bahwa kita pun akan mengalami kematian.."

14. "Inna lillahi wainna ilaihi roji’un … Turut berduka cita atas meninggalnya ….. semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Percayalah pasti Allah akan mempertemukan kalian kembali kelak."

15. "Jika hari kemarin adalah sebuah hujan, di esok hari Tuhan selalu menjanjikan sebuah kesuburan dan kebahagiaan di atas tanah yang di hujani-Nya.
Maka bersabarlah."

16. "Bagi orang yang sedang diberikan cobaan oleh-Nya janganlah membuat hujan tangis yang deras. Sebab Tuhan akan segera memberikan sebuah kebahagiaan untukmu di sana."

17. Sebuah kelahiran adalah kehendak Tuhan dan bukan sebuah kehendak kita. Kematian juga bukanlah kehendak dan pilihan kita. Namun kehidupan kita adalah sebuah pilihan kita sendiri. Orang yang meninggalkan anda lebih bahagia ketika melihat anda bersuka ria daripada bersedih. Hanya doa yang bisa kita panjatkan semoga semua kebaikannya diterima di sisi-Nya. Sebab hanya itu saja yang pantas untuk segala jasanya selama masa hidupnya."

18. "Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah suatu hal yang mudah. Rasanya sungguh berat. Tapi, tak ada jalan yang lebih baik selain mengikhlaskannya.."

19. "Temanku, kepulanganmu kepada Sang Pencipta sungguh terasa begitu cepat. Kebersamaan yang telah dilalui bersama, kini yang tinggal hanyalah kenangan. Semoga segala amal ibadahmu diterima oleh-Nya. Amin."

20. "Sesungguhnya Allah memiliki hak untuk memberi dan mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Karena, segala sesuatu tersebut hanyalah sebuah titipan. Semoga engkau diberikan kesabaran dan ketabahan atas kepergian almarhum."

21. "Turut berduka cita atas kembalinya (diisi nama) ke Bapa di Surga. Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberikan kekuatan dan penghiburan pada keluarga yang ditinggalkan."

22. "Aku turut berdukacita atas kepergian saudaramu. Aku akan selalu di sini jika kamu membutuhkan."

23. "Aku nggak bisa membayangkan betapa sedihnya kamu sekarang. Tapi aku ingin kamu tahu, aku siap kamu telepon kapan saja. Turut berduka sedalam-dalamnya, ya."

24. "Kebaikan dan ketulusan hati beliau akan selalu aku ingat selamanya dalam hati. Semoga beliau sudah tenang di sisi-Nya ya. Aku turut bersedih dan berduka cita sedalam-dalamnya."

25. "Nggak ada yang bisa mengerti beratnya perpisahan, terutama perpisahan seperti ini. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk kamu dan keluarga ya. Semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan untuk melalui masa-masa sulit ini."

26. "Jiwa yang indah dan penuh kasih sayang telah bahagia bersama Tuhan yang lebih menyayanginya. Aku nggak bisa membayangkan betapa dalam dukamu dan keluarga yang ditinggalkan, tapi doaku semoga kalian tabah dan kuat melalui masa berduka ini."

27. "Mendengar kabar sedih hari ini dan hatiku turut berduka sedalam-dalamnya. Andai saja aku tahu cara untuk menghiburmu. Doaku supaya kamu sekeluarga tabah dan kuat."

28. "Turut berduka cita atas kembalinya (diisi nama) ke Bapa di Surga. Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberikan kekuatan dan penghiburan pada keluarga yang ditinggalkan."

29. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Aku turut berduka cita atas kehilangan yang telah menimpamu."

30. "Semua ini adalah rencana baik dari Allah. Kita harus menerima kepergiannya dengan ketabahan dan hati lapang."

2 dari 2 halaman

Umumnya penggunaan kata-kata belasungkawa ini dijadikan salah satu kata yang bisa menghibur keluarga yang sedang ditinggal, bukan hanya itu saja dengan mengucapkan ucapan ini kita juga bisa turut mendoakan seseorang yang sudah meninggal tadi.

foto: wellandgood.com

31. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka atas yang telah terjadi, berharap yang terbaik dan semoga kamu dan keluarga kuat untuk menjalani ini semua. Kami sekeluarga besar turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya."

32. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk kamu dan keluarga. Semoga almarhum/almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Semoga kamu dan keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan, jangan larut dalam kesedihan ya, tetap semangat."

33. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sahabat kecilku, mengapa kamu meninggalkanku begitu cepat. Semua kebersamaan yang pernah kita lewati kini telah menjadi sebuah kenangan. Semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi Allah. Yang tenang ya, sahabatku."

34. "Semua rasa sakit yang kamu alami selama ini sudah berakhir, Allah lebih menyayangimu daripada kita semua disini. Selamat jalan sahabatku, semoga kamu sudah tenang di surga sana."

35. "Semoga segala doa-doa terbaik yang kupanjatkan dikabulkan oleh Allah. Hanya satu yang bisa aku lakukan saat ini, kini biarkan aku mengenang dan mendoakanmu. Selamat jalan sahabatku."

36. "Semangat ga usah ada duka lagi, beliau udah tenang di sana semangat kamu bahagia pasti beliau bahagia, jangan lupa selalu kirim doa untuk dia – Turut Berduka Cita."

37. "Turut berduka cita atas musibah yang menimpa kamu dan keluarga. Semoga duka ini cepat berlalu."

38. "Turut mengucapkan duka cita yang mendalam atas yang menimpa kamu dan keluarga. Semoga musibah ini segera berakhir. Saya berdoa untuk kamu dan keluarga semoga diberikan kesabaran dan ketabahan hati dalam menghadapi musibah ini."

39. "Turut berduka cita atas musibah yang menimpa kamu dan keluarga. Mungkin musibah ini teguran, namun harus menjadi pelajaran yang sangat berharga juga untuk membuat hidup kamu menjadi kuat."

40. "Turut duka cita yang mendalam untuk beliau, semoga Surga Tuhan tetapkan untuk beliau."

41. "Turut berduka cita atas kepergian beliau. Semoga tabah dan Tuhan memberikan kesabaran dan penghiburan."

42. "Di balik ceria ada duka yang bersahaja, ada canda yg tak bisa tertawa, ada tangis tak mengeluarkan air mata, ada cita tanpa pencapaiannya, ada senyum tanpa pesona. Bahkan ada cerita tanpa sepatah kata."

43. "Sukacita & dukacita dalam hidup ini hanyalah bersifat sementara, tidak kekal. Hidup ini ada saatnya bergembira dan ada waktunya bersedih; ada waktunya berkumpul dan ada saatnya berpisah, seperti rembulan yang pada saatnya bundar purnama, dan ada saatnya tidak bundar."

44. "Sukacita dan dukacita adalah dua hal yang tak terpisahkan…bersamaan mereka datang dan ketika satu di antaranya duduk bersamamu…ingatlah bahwa yang lainnya sedang tidur di atas tempat tidurmu."

45. "Suatu saat pasti menjumpai berbondong orang datang menatap dan berucap 'turut berduka cita'. Suatu saat akan terasa, betapa kehadiran mereka meringankan duka. Betapa kepergiannya menoreh luka sanak saudara di luar sana. Betapa kepergiannya meninggalkan manfaat pada sesamanya."

46. "Turut senang, tiap orang yang pernah hadir dan ikut dalam rangkaian cerita, kini menemui bahagianya satu persatu. Sementara ia yang bercerita masih terus merangkai mimpinya dalam rajutan penuh canda, tawa, tangis suka cita dan tentu duka."

47. "Sangat prihatin dan turut berduka cita bagi seluruh korban peristiwa ini…. Kiranya Kasih karunia Tuhan menghibur dan memberikan kekuatan bagi keluarga duka dalam menerima peristiwa duka ini. Amin."

48. "Semoga Tuhan mengampuni segala salah nya di dunia dan di terima amal baik nya ketika masih hidup dan keluarga iklas di tinggalkan. Turut berduka cita atas wafatnya."

49. "Air mataku menetes di hari kepergianmu. Sungguh aku sangat kehilanganmu, terima kasih sudah mau menjadi sahabat terbaikku. Selamat jalan sahabat, semoga amal baikmu menjadi penerang di alam kuburmu."

50. "Percayalah semua cobaan yang Allah berikan pastinya mengandung sebuah hikmah kehidupan. Kita boleh bersedih, tetapi kesedihan itu tak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik dan tidak akan membuat ia yang telah meninggalkan kita kembali lagi. Sedih boleh, tapi ayo bangkit kembali."

RECOMMENDED BY EDITOR