Novel merupakan salah satu karya sastra berbentuk prosa naratif yang panjang. Banyak orang menyukai novel dengan berbagai alasan. Ada yang mengatakan bahwa novel bisa menjadi suatu hiburan di kala penat, misalnya dengan membaca kisah-kisah ringan yang ada di dalam novel.

Sementara itu, ada pula yang merasa novel bisa memberikan pandangan baru bagi pembacanya. Baik pandangan soal kehidupan, cinta, dan lain sebagainya.

Ketika membaca novel, kita juga akan menemukan banyak kutipan atau quotes dari sang penulis. Beberapa quotes ini menjadi hal berkesan bagi pembacanya. Kadang kala quotes juga bisa mewakili perasaan hati.

Melalui quotes, pembaca bisa menemukan perspektif baru tentang banyak hal. Nah, sebagai bahan bacaan, berikut 40 kata-kata mutiara dari kutipan novel yang dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (22/9).

Kata-kata mutiara kutipan novel tentang kehidupan.

<img style=

foto: freepik.com

1. "Yang terpenting, bukanlah seberapa besar mimpi kalian, melainkan seberapa besar upaya kalian mewujudkan mimpi itu" (Sang Pemimpi, Andrea Hirata)

2. "Aku rasa hidupku seperti musik. Itu mungkin bukan musik yang bagus tapi tetap mempunyai bentuk dan irama." (East of Eden, John Steinbeck)

3. "Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karena ilmumu terbatas. Kau hanya yakin, bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih memesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah." (Darwis)

4. "Bagi saya, hidup terlalu singkat untuk dilewatkan dengan biasa-biasa saja." (Perahu Kertas, Dewi Dee Lestari)

5. "Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi." (Andrea Hirata)

6. "Dan Tuhan memelihara ketidakpastian itu pada seluruh umat manusia agar manusia terus belajar, terus bermimpi dan ujung-ujungnya kita akan kembali padanya." (5 cm, Donny Dhirgantoro)

7. "Di saat kunikmati, hidup ini indah. Dan langsung pusing ketika mulai kupikirkan." (Pidi Baiq)

8. "Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekadar bekerja, kera juga bekerja." (Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Hamka)

9. "Kita tak tahu dan tak pernah pasti tahu hingga semuanya berlalu. Benar atau salah, dituruti atau tidak dituruti, pada akhirnya yang bisa membuktikan cuma waktu." (Rectoverso)

10. "Manusia sempurna adalah justru yang memiliki kekurangan dan kelebihan." (Pidi Baiq)

11. "Orang-orang itu telah melupakan bahwa belajar tidaklah melulu untuk mengejar dan membuktikan sesuatu, namun belajar itu sendiri, adalah perayaan dan penghargaan pada diri sendiri." (Padang Bulan)

12. "Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring." (Filosofi Kopi, Dee Lestari)

13. "Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa-apa." (Bumi Manusia,Pramoedya Ananta Toer)

14. "Semua orang pernah gagal. Sebagian menyerah, sebagian bangkit kembali. Maka ada pecundang, ada pemenang." (Marshmallow Cokelat)

15. "Tampilkan kelemahan ketika kamu sedang kuat, dan kuatlah meski kuat sedang lemah." (The Art of War)

16. "Tidak ada niat yang baik yang boleh dicapai dengan cara buruk, dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik." (Rembulan Tenggelam Diwajahmu)

17. "Berhentilah merasa hampa, berhentilah minta tolong untuk dilengkapi. Berhentilah berteriak-teriak ke sesuatu di luar sana. Berhentilah bertingkah seperti ikan di dalam kolam yang malah mencari-cari air. Apa yang Anda butuhkan semua sudah tersedia." (Supernova)

18. "Jika kamu mencari kesempurnaan, kamu tidak akan pernah tenang." (Leo Tolstoy, Anna Karenina)

19. "Pernahkah kau penasaran tentang nilai manusia? Pagi itu, saudaraku hanya dihargai jam saku." (Between Shades of Gray, Ruta Sepetys)

20. "Kita menghancurkan satu sama lain dengan tetap bersama. Kita menghancurkan mimpi satu sama lain." (Run, Kate Chisman)

21. "Aku akan selalu mencari sisi buruk dan baik pada orang-orang. Aku melihat kejelekan dan kecantikan mereka. Dan aku bertanya bagaimana keduanya bisa sama." (The Book Thief, Markus Zusak)

22. "Jika kamu tak membayangkannya, tak ada sesuatu pun yang akan terwujud." (Paper Towns, John Green_

23. "Jika kamu hanya membaca buku yang orang lain baca, kamu hanya bisa memikirkan apa yang orang lain pikir." (Norwegian Wood, Haruki Murakami)

24. "Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?" (Winter in Tokyo, Ilana Tan)

25. "Kalau seseorang tak bisa memahami indahnya kehidupan, mungkin karena hidup tak pernah memahami keindahan dalam dirinya." (Killosophy, Criss Jami)

26. "Tidak ada yang baru di bawah matahari. Semuanya sudah dilakukan sebelumnya." (Sherlock Holmes, Arthur Conan Doyle)

27. "Kita tidak seharusnya malu dengan air mata kita sendiri." (Great Expectations, Charles Dickens)

28. "Orang-orang biasanya melihat apa yang mereka cari, dan mendengar apa yang mereka ingin dengar." (To Kill a Mockingbird, Harper Lee)

29. "Jika kita ibaratkan, maka peradaban manusia persis seperti roda. Terus berputar. Naik-turun. Mengikuti siklusnya." (Bidadari Bidadari Surga, Tere Liye)

30. "Itu adalah keuntungan bahwa kita tidak ikut minum dengan para peminum berat." (The Great Gatsby, F. Scott Fitzgerald)

31. "Mengalah itu bukan kalah, melainkan menang secara hakiki." (99 Cahaya di Langit Eropa, Hanum Salsabiela Rais)

32. "Jangan pernah meremehkan seseorang karena Tuhan sekalipun tidak pernah." (5 Cm, Donny Dhirgantoro)

33. "Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, setelah beberapa lama, tanpa Anda pernah merasakannya, Anda akan mulai untuk pamer. Setelah itu, Anda tidak akan pernah dipandang baik lagi." (The Catcher in the Rye, J. D. Salinger)

34. "Semua hal bisa berubah dalam satu hari." (The God of Small Things, Arundhati Roy)

35. "Manusia tidak diciptakan untuk kalah." (The Old Man and The Sea, Ernest Hemingway)

36. "Rahasia kehidupan adalah jatuh tujuh kali dan bangun delapan kali." (The Alchemist, Paulo Cuelho)

37. "Apa pun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang." (The Museum of Innocence, Orhan Pamuk)

38. "Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil." (Negeri 5 Menara, Ahmad Fuadi)

39. "Seseorang yang jujur tidak akan menyembunyikan perbuatannya." (Wuthering Heights, Emily Bronte)

40. "Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana." (Pride and Prejudice, Jane Austen)

41. "Di mana ada kehidupan, ada harapan." (Lord of the Rings, J.R.R Tolkien)

42. "Hidup sama dengan mati bila hati tak dapat berkata lagi." (Positif, Nada Untuk Asa, Ita Sembiring)

43. "Kuharap setiap hari adalah Halloween sehingga kita bisa memakai topeng sepanjang waktu. Lalu kita bisa berkenalan satu sama lain sebelum akhirnya melihat apa yang ada di balik topeng itu." (Wonder, R.J. Palacio)

44. "Mengapa benda mati disebut sesuatu yang mati? Terkadang mereka lebih 'hidup' dan lebih jujur memberikan saksi." (Pulang, Leila S. Chidori)

45. "Tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang, kecuali terang itu sendiri." (Anak Semua Bangsa 1981, Pramoedya Ananta Toer)

46. "Hidup memang aneh. Banyak penjelasan di dalam ketidakjelasannya. (Supernova)

47. "Satu-satunya hal yang membatasi kita adalah imajinasi kita yang terbatas." (How to Cheat a Dragon's Curse, Cressida Cowell)

48. "Hidup ini menang dipenuhi orang-orang yang kita inginkan, tetapi tak mengingankan kita, dan sebaliknya." (Ayah, Andrea Hirata)

49. "Dalam banyak hal kita tidak bisa memilih waktu terbaik. Saat sesuatu itu datang, kita hanya bisa bersiap menghadapinya." (Pergi, Tere Liye)

50. "Terkadang yang tak bisa kamu lupakan adalah seseorang yang tak pernah bisa kamu miliki." (All You Can Eat, Christian Simamora)

Kata-kata mutiara kutipan novel tentang cinta.

<img style=

foto: freepik.com

51. "Aku mencintaimu. Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu." (Hujan Bulan Juni, Sapardi Djoko Damono)

52. "Jangan rindu. Ini berat. Kau tak akan kuat. Biar aku saja." (Dilan 1990, Pidi Baiq)

53. "Karena hati tidak perlu memilih, ia selalu tahu ke mana harus berlabuh," (Perahu Kertas, Dee Lestari)

54. "Mungkin ada benarnya juga buku-buku itu bilang. Orang-orang yang jatuh cinta terkadang terbelenggu oleh ilusi yang diciptakan oleh hatinya sendiri." (Berjuta Rasanya, Tere Liye)

55. "Perempuan, kau pasti tahu sakitnya cinta yang tak terkatakan. Cinta yang hanya mampu didekap dalam bungkam, kata orang bahkan diam berbicara." (Emak Ingin Naik Haji, Asma Nadia)

56. "Aku memikirkanmu dua kali sehari, ketika aku sedang sendiri dan ketika aku sedang bersama orang lain." (Amit Kalantri, I Love You Too)

57. "Aku tidak pernah keberatan menunggu siapa pun berapa lama pun selama aku mencintainya." (Linguae, Seno Gumira Ajidarma)

58. "Cara yang paling mudah untuk tahu apakah kita cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika kita merasa lupa waktu." (Marmut Merah Jambu, Raditya Dika)

59. "Cinta itu kaya, tak selayaknya ia membuatmu menjadi pengemis." (Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang, Boy Candra)

60. "Cinta itu macam musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti." (Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah, Tere Liye)

61. "Lepaskanlah. Maka besok lusa jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan." (Rindu, Tere Liye)

62. "Mau ganteng atau tidak, kalau hatinya tidak satu frekuensi, bagaimana?" (Habibie & Ainun, B.J Habibie)

63. "Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk." (Tere Liye)

64. "Suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu. Ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya, waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat, menggetarkan jantung. Hanya orang–orang yang beruntung yang bisa melihat cahaya itu, apalagi berkesempatan bisa merasakannya." (Tere Liye, Berjuta Rasanya)

65. "Tuhan, ajari aku mengenal cinta sebagaimana orang-orang lain mengartikannya. Karena kata orang, dia adalah sumber segala-galanya." (Jejak Langkah, Pramoedya Ananta Toer)

66. "Kita berdua mungkin punya kesamaan, kita sedang berlari. Aku berlari menuju sesuatu. Kamu berlari menjauhi sesuatu." (Rantau 1 Muara, Ahmad Fuadi)

67. "Sebenarnya aku tidak bermaksud menghindarimu. Aku hanya berusaha menghindari perasaanku sendiri dengan menghindarimu." (Sunshine Becomes You, Ilana Tan)

68. "Orang yang membuat kita sangat terluka biasanya adalah orang yang memegang kunci kesembuhannya." (Critical Eleven - Ika Natassa)

69. "Aku ingin kau rindukan, aku ingin kau kejar, aku ingin kau buatkan puisi. Lalu, aku akan bertingkah tak peduli, agar kau tahu rasanya jadi aku." (Garis Waktu, Fiersa Besari)

70. "Jika tak kau temukan cinta, biarkan cinta yang menemukanmu." (Assalamualaikum Beijing, Asma Nadia)

71. "Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya." (Hujan, Tere Liye)

72. "Aku tidak tahu cara membencimu dengan baik dan benar, seperti kau tidak tahu cara menyayangiku dengan baik dan benar." (Garis Waktu, Fiersa Besari)

73. "Aku percaya, selalu ada kejutan yang tak pernah kita duga. Mungkin dengan orang yang tak pernah kita duga pula." (Catatan Pendek untuk Cinta, Boy Candra)

74. "Cinta sejati adalah melepaskan. Besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan." (Rindu, Tere Liye)

75. "Tidak semua rasa cinta berakhir seperti yang kita inginkan. Karena smeua orang memiliki hati dan keinginan berbeda-beda." (Mariposa)

76. "Aku nggak bisa maksain diri menyukai apa yang sebetulnya bukan minatku, walaupun aku mampu." (Perahu Kertas, Dee)

77. "Suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa orang yang kau cintai. Sebab, dengan atau tanpa seseorang yang kamu kasihi, hidup harus tetap dijalani." (Galaksi Kinanthi, Tasaro G.K.)

78. "Aku tidak ingin cintanya kembali karena dia merasa berhutang budi." (Berjuta Rasanya, Tere Liye)

79. "Siapa bilang cinta tidak bisa logis. Cinta mampu merambah dimensi angka dan rasa sekaligus." (Selagi Kau Lelap, Dee)

80. "Apakah wajah itu penting saat kau jatuh cinta? Bukankah banyak yang bilang, karakter nomor stau, fisik nomor dua?" (Berjuta Rasanya, Tere Liye)

81. "Sebenarnya aku tidak bermaksud menghindarimu. Aku hanya berusaha menghindari perasaanku sendiri dengan menghindarimu." (Sunshine Becomes You, Hana Tan)

82. "Mencintai seseorang merupakan hal yang fantastis, meskipun orang yang dicintai itu merasa muak." (Ayah, Andrea Hirata)

83. "Akhirnya aku belajar melepasmu bukan karena aku tidak lagi mencintaimu. Bukan juga karena sayangku sudah habis di dalam hati. Namun aku sadar, mencintaimu sendirian bukanlah cinta yang wajar." (Sebuah Usaha Melupakan, Boy Candra)

84. "Cinta itu seperti angin, kamu tidak bisa melihatnya tapi bisa merasakannya." (A Walk to Remember, Nicholas Sparks)

85. "Aku pasti sangat mencintaimu dulu." (Mockingjay, Suzanne Collins)

86. "Untuk apa jauh-jauh lagi mencari, sementara dalam dirimu saja aku sudah menemukan alasan hidup: Bahagia bersamamu." (Dear You: Demi Apa? Demikian Aku Mencintaimu, Moammar Emka)

87. "Aku hanya ingin kau tahu bahwa kalau kau butuh seseorang untuk diajak bicara, aku ada di sini. Aku mungkin tidak bisa banyak membantu, tapi aku bisa mendengarkan." (Sunshine Becomes You, Ilana Tan)

88. "Kalau kau memberikan hatimu pada seseorang dan mereka meninggal, apakah hati itu akan mereka bawa ke alam baka? Apakah kau akan menghabiskan sisa hidupmu dengan hati yang berlubang dan tak akan pernah bisa ditambal lagi?" (19 Minutes, Jodi Picoult)

89. "Mungkin tanganmu tak pernah merasakan kesepian. Tapi jika merasakannya, sahabatku, ketahuilah bahwa tanganku selalu ada untuk kamu genggam." (Born to Love Cursed to Feel, Samantha King)

90. "Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik." (Rindu, Tere Liye)

Kata-kata mutiara kutipan novel tentang kekecewaan.

<img style=

foto: freepik.com

91. "Kau boleh kecewa ditolak cinta, tetapi disebabkan oleh karena dia tidak mendapatkan dirimu yang ingin membahagiakannya." (Pidi Baiq)

92. "Aku tak bisa lagi merasakan nikmatnya mengenang sesuatu. Rasa itu sudah diambil dariku, karena aku sudah tak punya seseorang lagi untuk dikenang." (John Green)

93. "Mantan kekasih persis seperti utang, kita tidak pernah betul-betul melupakannya. Kita hanya selalu pura-pura melupakannya." (Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi, M. Aan Mansyur)

94. "Beberapa orang tidak memahami janji yang diucapkan ketika mereka membuatnya." (The Fault in Our Stars, John Green)

95. "Kau tahu, saat itu akhirnya aku menyadari, aku tidak akan pernah bisa melanjutkan hidup dengan hati yang hanya tersisa separuh. Tidak bisa. Hati itu sudah rusak, tidak utuh lagi. Maka aku memutuskan membuat hati yang baru. Ya, hati yang benar-benar baru." (Sepotong Hati Yang Baru, Tere Liye)

96. "Ketenangannya yang terlatih berhasil membungkus rasa gelisah, cemas, dan takutnya dengan baik. Teramat baik." (Jingga dan Senja, Esti Kinasih)

97. "Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis, apalagi kau pamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan itu semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk mensugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sesuka itu." (Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah, Tere Liye)

98. "Kamu tidak bisa menjalani hidupmu untuk orang lain. Kamu harus melakukan apa pun yang tepat untukmu, walaupun itu menyakiti beberapa orang yang kamu sayangi." (The Notebook, Nicholas Sparks)

99. "Terkadang kau merasa kehilangan, bahkan meski kau tidak melakukan apa-apa. Mungkin itulah yang namanya kecewa. Merasa kehilangan atas sesuatu yang tak pernah kau miliki." (Deb Caletti, The Nature of Jade)

100. "Kamu harus dewasa. Sadari apa yang kamu butuhkan sekarang dan apa yang membuatmu tidak bisa hidup tanpanya." (Prison of Paradise, Holly Hood)

101. "Aku bisa menghadapi kesakitan apa pun selama hal itu memiliki arti." (Haruki Murakami, 1Q84)

102. "Bahkan, kegelapan malam pun akan berakhir dan matahari akan terbit." (Les Misérables, Victor Hugo)

103. "Perubahan tidak selalu untuk yang terbaik." (The Best of Me, Nicholas Sparks)

104. "Bagaimana pun kita sudah menjalani semua itu. Biarlah segalanya menjadi kenangan. Suatu hari nanti kita akan melupakan." - (Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai, Boy Chandra)

105. "Aku ada di sisimu. Tapi kau tak mengetahuinya, karena hatimu buta." (The Stranger, Albert Camus)

106. "Aku menyia-nyiakan setidaknya satu jam per hari untuk berbaring di tempat tidur. Lalu aku menyia-nyiakan waktuku untuk mondar-mandir. Lalu untuk berpikir, serta diam dan tak mengatakan apa pun karena aku takut akan tergagap." (It’s Kind of a Funny Story, Ned Vizzini)

107. "Aku berpikir untuk menusuk wajahku sendiri. Tidak sungguh-sungguh sih, tapi aku merasa itu bisa menggambarkan apa yang sedang kurasakan." (Nobody Is Ever Missing, Catherine Lacey)

108. "Sudah beberapa kali aku menjadi korban optimismeku sendiri dalam perkara cinta." (Elizabeth Gilbert; Eat, Pray, Love)

109. "Tak perlu khawatirkan aku. Pergi dan bersenang-senanglah. Aku akan tetap di sini dan bersedih." (Eeyore)

110. "Hancurkan hatiku, hancurkan ribuan kali kalau perlu. Sejak awal hati ini memang milikmu untuk kauhancurkan." (The Selection, Kiera Cass)

111. "Aku tak ingin peduli. Kalau aku peduli, semuanya akan bertambah buruk. Pasti ada hal lain yang harus kukhawatirkan. Aku tak akan merasa terlalu sakit kalau aku tak peduli." (Less than Zero, Bret Easton Ellis)

112. "Katamu kau akan selalu ada di sisiku, tapi nyatanya tidak." (The Lion King, Simba)

113. "Terkadang kau merasa kehilangan, bahkan meski kau tidak melakukan apa-apa. Mungkin itulah yang namanya kecewa. Merasa kehilangan atas sesuatu yang tak pernah kau miliki." (The Nature of Jade, Deb Caletti)

114. "Pada kenyataannya, sesuatu yang kukira sempurna diambil dariku. Dan aku tak ingin sempurna lagi. Aku ingin berada di tengah dan tak terlalu peduli, sehingga aku tak akan pernah kehilangan sesuatu yang benar-benar kucintai lagi." (The Time of My Life, Cecelia Ahern)

115. "Aku tak bisa lagi merasakan nikmatnya mengenang sesuatu. Rasa itu sudah diambil dariku, karena aku sudah tak punya seseorang lagi untuk dikenang." (The Fault in Our Stars, John Green)