Brilio.net - Sebagai makhluk sosial, manusia pasti berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Interaksi sosial tersebut penting untuk menjalin kehidupan bersama berdasarkan sistem sosial yang telah disepakati. Beberapa bentuk interaksi sosial misalnya hubungan antarindividu, individu (seseorang) dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

Manusia hidup di banyak level lingkungan. Lingkungan paling dekat ialah keluarga, ada juga lingkungan sekolah, tetangga, dan lain sebagainya. Dalam lingkungan tersebut banyak sekali ragam manusia dengan sifat yang berbeda. Perbedaan tersebut terkadang memicu masalah.

Banyak sekali problematika dalam kehidupan bersama. Dalam setiap hubungan baik keluarga, pertemanan, profesional dan lain sebagainya kerap terjadi masalah-masalah. Terkadang masalah tersebut dianggap sepele, namun sebenarnya amatlah krusial dan butuh diperhatikan.

Problematika kehidupan seringkali susah dijelaskan. Seorang ilustrator Indonesia, Mimi N mencoba menjelaskan beberapa masalah kehidupan melalui ilustrasi. Mimi N tergabung dengan SUN Project. Adapun SUN Project dibentuk oleh sebuah agensi independen dan fokus menggambarkan kehidupan kelam sehari-hari atau isu sosial.

Hasil karya tersebut menggambarkan problematika yang susah dijelaskan. Yuk simak hasil karya Mimi N dilansir brilio.net dari akun Instagram @futarinokizuna_, Jumat (23/11).

1. Gambaran dari sebuah perceraian, anak jadi korban.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

2. Kompetisi seringkali berujung pekelahian.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

3. Beberapa orang mencoba tetap tersenyum saat diprotes. Namun hati terdalamnya juga berontak.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

4. Banyak orang yang kerap ragu dengan dirinya sendiri.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

5. Pilihan untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan terkadang memberikan luka yang banyak.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

6. Menikah hanya karena uang. Sering terjadi.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

7. Banyak orang tunduk dan hormat dengan sesama hanya karena uang.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

8. Beberapa anak terkungkung dan tidak bebas bermain.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

9. Gambaran buruk hierarki dalam pertemanan.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

10. Orangtua menekan anak untuk mendapat nilai terbaik.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

11. Meratapi orang yang meninggalkan kita hanya akan membunuh diri sendiri.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

12. Hubungan percintaan penuh kebohongan.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

13. Sebuah pertemanan seolah baik-baik saja di dunia maya. Padahal ada yang tersakiti.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

14. Percekcokan dalam rumah tangga. Lagi-lagi anak yang harus jadi korban.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

15. Di balik tawa ceria, ada depresi yang menanti.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

16. Air mata palsu yang dipamerkan di dunia maya.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

17. Melakukan perundungan sama dengan membunuh, kejam.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

18. Orangtua yang tidak puas dengan anaknya dan selalu menuntut, sebenarnya perlahan membunuh mental buah hatinya.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

19. Penghakiman melalui dunia maya sangat menyakitkan.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_

 

20. Dunia maya hanya lah panggung sandiwara.

ilustrasi realita kehidupan yang kejam ©Instagram/@futarinokizuna_