Brilio.net - Menjelang akhir tahun 2020, Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi melakukan reshuffle atau perombakan pada Kabinet Indonesia Maju. Dilansir brilio.net dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (22/12), Presiden Jokowi membacakan deretan nama menteri baru pada kabinetnya.

Pembacaan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta menjelang sore hari Selasa (22/12). Dalam reshuffle ini, sejumlah menteri lama dicopot dan digeser posisinya, dan ada pula nama baru.

Berikut nama-nama menteri baru yang diumumkan Presiden Jokowi. Ada pun pelantikannya, kata Jokowi, akan dilakukan Rabu (23/12).   

1. Tri Rismaharini.

Tri Rismaharini atau dikenal Risma ini sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Risma kini diberi tanggung jawab sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari P Batubara yang tersandung kasus dugaan korupsi.

Loading...

2. Sandiaga Salahudin Uno.

Sandiaga Uno diperkenalkan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama. Sebelumnya, Sandiaga menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta dan ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

3. Budi Gunadi Sadikin.

Budi Gunadi Sadikin diberi amanah sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan. Budi pernah menjabat sebagai direktur utama Bank Mandiri, direktur PT Asahan Alumunium, dan wakil menteri BUMN.

4. Yaqut Cholil Qoumas.

Yaqut Cholil Qoumas ditugaskan menjadi Menteri Agama menggantikan Fachrul Rozi. Yaqut merupakan ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

5. Sakti Wahyu Trenggono.

Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya menjabat sebagai wakil Menteri Pertahanan. Saat ini, diberi tanggung jawab sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang terkena kasus dugaan korupsi.

6. Muhammad Luthfi.

Muhammad Luthfi kembali duduk di kursi menteri setelah menjabat pada era Presiden SBY. Luthfi yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), duta besar Indonesia untuk Jepang, dan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu diamanahi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto.

RECOMMENDED BY EDITOR