Brilio.net - Jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat, Emmeril Kahn Mumtadz baru saja dimakamkan di pemakaman keluarga yang terletak di Islamic Center Baitul Ridwan, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada hari Senin (13/6). Sebelumnya, jenazah Eril tiba di Tanah Air pada Minggu (12/6) sore.

Pemakaman Eril penuh haru dan menyentuh. Tak cuma keluarga, namun ribuan orang ikut mengantar Eril ke peristirahatan terakhirnya. Sebelumnya, beberapa pejabat juga melayat Eril, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

tangis nabila pecah di samping jenazah eril © TikTok

foto: Instagram/@nabilaishma

Ribuan warga Kota Bandung juga turut ikut serta mengantarkan Eril dengan untaian kalimat selawat dan tahlil. Tak hanya itu, sang kekasih, Nabila Ishma juga tampak hadir di pemakaman Eril siang tadi. Sebelumnya, sang kekasih juga melayat ke Gedung Pakuan tempat Eril disemayamkan. Momen 'perjumpaannya' dengan Eril pun terasa haru. Ia tak kuasa menahan tangis di depan peti jenazah Eril.

Usai prosesi pemakaman yang digelar pada siang hari tadi, Nabila Isma mengunggah ulang unggahan Instagram ibunda Eril dengan latar makam Eril dalam nuansa foto hitam putih. Dalam unggahan tersebut pula Nabila mengungkapkan isi hatinya dan menuliskan pesan terakhir yang menyentuh untuk Eril. Ia mengungkapkan jika dirinya akan kuat dan ikhlas melepas kepergian Eril untuk selama-lamanya.

Nabila Isma tulis pesan terakhir untuk Eril: I will find own happiness © Instagram

foto: Instagram/@nabilaishma

"A Eril, selamat istirahat dengan tenang. Terima kasih untuk semuanya yaa a. You don't have to worry about anything no more. Insyaallah mulai sekarang aku akan kuat dan ikhlas. I promise you, I will findy my own happiness and keep living my life, like you want me to do," ujar Nabila dikutip brilio.net pada Senin (13/6).

Kepergian Eril menjadi pukulan baginya. Sejak Eril dinyatakan hilang dan meninggal, Nabila tak henti memanjatkan doa untuk sang kekasih.

Bagi Nabila, Eril adalah sosok yang selalu menebarkan kebaikan untuk banyak orang. Hingga akhirnya kebaikan itu pula yang membuat ribuan orang ikut mendoakan dan mengantarkannya menuju ke tempat peristirahatan terakhir.