Brilio.net - Siapa yang tak mengenal Pulau Bali? Pulau dengan sebutan Pulau Seribu Pura ini memang terkenal akan keindahannya hingga ke mancanegara. Bahkan, belum lama ini Bali sempat menyandang gelar sebagai pulau terindah kedua dunia versi majalah Travel + Leisure, Amerika Serikat.

Tak heran, pendapatan negara dari sektor pariwisata banyak datang lewat pulau ini. Namun dari semua fakta-fakta itu, bagaimanakah potret kehidupan masyarakat Bali di era kolonialisme Belanda?

WAJIB KAMU BACA: 15 Hal sederhana ini bisa tunjukkan kecintaanmu pada Indonesia, top!

Berikut brilio.net lansir dari akun Instagram Sejarah Bali tentang 23 foto lawas yang menunjukkan eksotisnya kehidupan masyarakatnya kala itu. Keren banget!


1. Jalan utama di Kota Denpasar, tahun 1919

Terlihat sebuah pemandangan jalan utama di Kota Denpasar.


2. Tentara Belanda dan penduduk pribumi

Sejumlah umat Hindu sedang melakukan ritual disaksikan tentara Belanda, tahun 1946.


3. Sebuah persimpangan jalan di sebelah timur Kota Denpasar, tahun 1948

Sebuah penunjuk jalan terlihat mengarah ke beberapa daerah terkenal di Bali. Seperti Baturiti, Bedugul, Tabanan, Singaraja, dan Pelabuhan Gilimanuk.


4. Pesawat Jerman berlambang Nazi

Pesawat tempur ini singgah di Bali, pada tahun 1938. Setelah melakukan penerbangan dari Medan, Batavia dan Surabaya.


5. Pertempuran rakyat Bali melawan Belanda, tahun 1900an

Pemerintah kolonial Hindia Belanda mengirimkan ekspedisi pasukannya ke Bali untuk membuat kerajaan-kerajaan di Bali takluk.


6. Potret kecantikan gadis Bali, tahun 1920

Sejak dulu, pesona kecantikan gadis Bali sudah dikenal bangsa Eropa sejak dimuat di Cover Majalah Die Woche. Dalam cover itu bergambar seorang penari sambil memegang panah yang diterbitkan tanggal 24 Februari 1937. Die Woche sendiri adalah majalah ilmu pengetahuan bergambar yang sangat populer di zaman Adolf Hitler.


7. Pasukan Belanda mendarat di Sanur, tahun 1906

Pada tanggal 14 September 1906 Batavia mengirim 16 Armada kapal. Terdiri dari sembilan Kapal perang dan tujuh kapal pengangkut, tiba di perairan Kerajaan Badung.


8. Tentara Belanda di sekitar Puri Kesiman, Denpasar

Tentara Belanda sedang berpose di dekat Puri Kesiman, Denpasar pada 19 September 1906.


9. Margaret Mead bersama penduduk pribumi

Margaret Mead bersama Masyarakat Desa Bayung Gede, Kintamani, Bangli, tahun 1936. Margaret Mead sendiri merupakan seorang antropolog Amerika Serikat yang dapat dikatakan sebagai salah satu antropolog yang paling terkenal sepanjang masa.


10. Presiden Soekarno menunggu kunjungan pemimpin Uni Soviet

Presiden Soekarno memayungi diri sendiri dan duduk di atas gulungan karpet merah, ketika menunggu kedatangan pemimpin Uni Soviet, Nikita Khurschev di Bandara Tuban (Bali International Airport Ngurah Rai sekarang), tahun 1960.


11. Menonton sabung ayam

Beberapa tentara Belanda terlihat berbaur dengan penduduk pribumi untuk menonton pertandingan sabung ayam, tahun 1947.


12. Presiden Soekarno bersama Nikita Khruschev

Presiden Soekarno foto bersama Nikita Khruschev, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet, saat berkunjung ke Bali dalam lawatannya di Indonesia, tahun 1960.


GIMANA, NGGAK NYANGKA KAN, KALAU DULU PANORAMA BALI SEPERTI ITU?

MASIH ADA YANG LAINNYA..

KLIK NEXT YA

2 dari 2 halaman




13. Seorang Turis sedang membeli bensin eceran, tahun 1975

Sebagai perbandingan di masa itu harga bensin masih sekitar Rp 57  per liternya.


14. Pelabuhan Gilimanuk

Sebuah perahu mengangkut mobil di Pelabuhan Gilimanuk, tahun 1929.


15. Presiden Soekarno mendampingi Perdana Menteri India di Kintamani Bangli, tahun 1950

Mantan PM India kala itu, Jawaharlal Nehru dan Presiden Soekarno merupakan pelopor kekuatan besar Asia. Kedua pemimpin karismatik itu tidak saja memegang peran kunci dalam perjuangan kemerdekaan masing-masing negara, tetapi mereka memiliki visi yang lebih luas bagi persatuan dan solidaritas di negara Asia.


16. Pura Tanah Lot, Tahun 1930

Pura Tanah Lot yang tersohor akan keindahannya di Tabanan, Bali.


17. Presiden Soekarno bersama sang ibunda, tahun 1950

Presiden Soekarno terlihat sedang sungkem kepada ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai. Ida Ayu Nyoman Rai sendiri lahir dari keluarga Brahmana, Bale Agung, Singaraja, Buleleng sekitar tahun 1881.


18. Pantai Kuta

Foto reproduksi Pantai Kuta, sekitar tahun 1970an. Ketika pantai Kuta masih amat sepi. Di pinggir pantai Kuta banyak tumbuh pohon kelapa, pohon kreket, pohon katang-katang, padanggalak, dan pandan.


19. Turis asing memotret penari Bali

Turis asing mengarahkan kamera mereka untuk mengabadikan gerakan seorang penari Bali, tahun 1940an.


20. Pantai Sanur, tahun 1953

Pantai Sanur ini dikenal sebagai lokasi pendaratan untuk para bala tentara Belanda ketika akan menyerang Kerajaan Badung.


21. Seorang pria mengenakan pakaian Tradisional Bali, tahun 1930an

Secara umum pakaian adat tradisional yang dikenakan oleh pria Bali terdiri atas udeng (ikat kepala), baju, kamen, saput (kampuh), serta umpal (selendang pengikat).


22. Jalan Legian, Kuta, Bali

Foto reproduksi Jalan Legian sekitar tahun 1970an. Terlihat masih sangat asri, jauh dari hingar bingar kehidupan malam.


23. Hotel Grand Inna Bali Beach, tahun 1971

Di Hotel ini terdapat kamar dengan nomor 327. Konon kamar ini diperuntukkan khusus untuk Presiden Soekarno kala itu.