Brilio.net - Baru-baru ini ramai diperbincangkan di jagat maya tentang sosok M Nuh. Namanya trending di Twitter dan sosoknya jadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam sebuah acara konser amal virtual 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo', sebuah motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Jokowi berhasil dilelang seharga Rp 2,25 miliar. Hasil lelang rencananya akan didonasikan untuk penanganan dan korban terdampak corona.

Motor bertanda tangan Jokowi tersebut akhirnya berhasil dilelang kepada M Nuh. Sosoknya disebutkan sebagai seorang pengusaha dari Kampung Manggis, Jambi. Namun yang terjadi setelahnya justru mengagetkan.

Mapolresta Jambi mengamankan M Nuh pada Kamis (20/5) dini hari. Dia diamankan karena adanya dugaan penipuan karena sampai saat ini belum membayar lelang motor listrik tersebut.

Lantas sebenarnya siapakah sebenarnya sosok M Nuh ini? Berikut brilio.net rangkum fakta pemenang lelang motor listrik Jokowi dari berbagai sumber, Jumat (22/5).

1. Menjadi pemenang lelang motor listrik di konser amal virtual.

Loading...
 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Selain memberikan donasi sembari menyaksikan konser virtual Berbagi Kasih Bersama BIMBO, ikuti juga pelelangan motor listrik bertandatangan Presiden Jokowi. Hasil donasi dan lelang akan diberikan untuk para pekerja seni yang terdampak Covid-19. Saksikan Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama BIMBO yang disiarkan secara langsung dari Studio TVRI, Minggu 17 Mei 2020, pukul 19.30 - 22.00 WIB.

A post shared by MPR RI (@mprgoid) on

Konser amal virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo yang diselenggarakan pada hari Minggu (17/5) di TVRI melakukan sesi lelang untuk membantu korban terdampak langsung Covid-19. Barang yang dilelang pada saat itu adalah motor listrik Presiden Jokowi yang dibubuhkan tanda tangan beliau.

Motor yang dibuat oleh Teknologi Surabaya ini sebetulnya memiliki harga sekitar Rp 24 juta. Namun seorang pria berhasil menawar motor tersebut dengan harga paling tinggi yaitu Rp 2,25 miliar. Karena lonjakannya sangat tinggi, akhirnya motor tersebut pun dijual dengan harga fantastis itu.

Penawaran yang cukup tinggi ini berasal dari seorang pria bernama M Nuh. Dia mengaku sebagai seorang pengusaha asal Kampung Manggis, Jambi. M Nuh berhasil memenangkan harga tertinggi dibandingkan penawaran sebelumnya. Namun setelah ditunggu-tunggu dia tidak melakukan pembayaran sesuai dengan janji yang telah disepakati.

2. Bukan seorang pengusaha.

sosok pemenang lelang motor listrik  Berbagai sumber

foto: Liputan6.com

Setelah ditelusuri, M Nuh bukanlah seorang pengusaha seperti yang diketahui oleh panitia dan seluruh orang yang ada di konser amal virtual tersebut. Tetapi ia adalah seorang buruh harian lepas di Kampung Manggis, Jambi. Dia merupakan seorang warga biasa yang tinggal di Sungai Asama Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

3. M Nuh ditangkap untuk dimintai keterangan.

sosok pemenang lelang motor listrik  Berbagai sumber

foto: Twitter/@roziq_sagadaqu

Dilansir dari Liputan6.com, setelah tidak kunjung membayar motor lelang tersebut, M Nuh akhirnya diamankan di Mapolresta Jambi pada hari Kamis (21/5) dini hari.

Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, pihaknya hanya meminta keterangan terhadap yang bersangkutan seperti yang dilansir dari merdeka.com, "Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman, Kamis (21/5).

4. Tidak tahu aturan main lelang.

sosok pemenang lelang motor listrik  Berbagai sumber

foto: Twitter/@almon_ybp14

Pasca diamankan di Mapolresta Jambi, M Nuh dimintai keterangan terkait dirinya yang melakukan lelang motor listrik namun tidak kunjung membayar. Dia mengaku bahwa dirinya tidak tahu acara tersebut adalah acara lelang yang ditayangkan secara live di TVRI.

"Yang bersangkutan setelah di wawancara, yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah," ujarnya Kapolda Jambi.

5. Takut ditagih.

sosok pemenang lelang motor listrik  Berbagai sumber

foto: Twitter/@roziq_sagadaqu

Kepada media, Kapolda Firman Shantyabudi mengatakan yang bersangkutan saat ini justru malah meminta perlindungan dari pihak berwajib. Ia ketakutan jika akan ditagih setelah memenangkan lelang motor listrik yang diselenggarakan di konser amal virtual pada hari Minggu (17/5) lalu.

RECOMMENDED BY EDITOR