Brilio.net - Presiden Jokowi akhirnya meminta DPR agar pengesahan RUU KUHP dapat ditunda. Jokowi ingin masukan dari berbagai kalangan dapat didengarkan. Setelah menyimpulkan, Jokowi menilai masih ada materi-materi yang butuh pendalaman lebih lanjut.

Wacana mengenai pengesahan RUU KUHP memang cukup meresahkan masyarakat. Bahkan tak sedikit pula sejumlah selebriti Tanah Air yang ikut memberikan komentar, salah satunya Krisdayanti, yang baru-baru ini terpilih menjadi anggota DPR RI.

Dilansir dari liputan6.com, selebriti yang tergabung dalam Partai PDIP ini mengatakan bahwa legilasi dan undang-undang dibuat untuk kebaikan seluruh masyarakat.

"Waduh! Sebetulnya legislasi dan undang-undang itu dibuat untuk kebaikan seluruh masyarakat Indonesia," tutur Krisdayanti seperti dikutip dari liputan6.com, Selasa (24/9).

kd © 2019 brilio.net

foto: Instagram/@krisdayantilemos

Pelantun Kutak Sanggup dan Yang Kumau menambahkan, perlu waktu untuk merevisi. Terkait pro kontra yang menyertai RUU KUHP, Krisdayanti menyebut hal ini adalah wajar.

"Banyak elemen yang harus diupayakan agar lebih sensitif terhadap gender. Jadi kayaknya perlu waktu untuk merevisi," sambungnya.

"Indonesia ini majemuk, banyak agama di situ, kita enggak bisa mengutamakan agama satu saja. Kalau bicara soal masyarakat ada banyak lapisan di sana. Ada beberapa agama yang harus dihormati di sana," ungkap istri Raul Lemos ini.

Krisdayanti menyebut komitmen partainya untuk meminta agar pengesahan RUU KUHP untuk ditunda. Ia juga menyampaikan empati kepada publik yang resah.

"Yang penting buat saya untuk merevisi sebuah lembaga apalagi undang-undang kan enggak bisa upaya sendiri, harus menunggu dan bersama-sama. Apalagi di DPR kerjanya kolektif, tidak bisa diputuskan sendiri apalagi oleh saya yang masih baru. Saya memahami, resah itu pastilah," ujar KD.