Brilio.net - Kebahagiaan tengah dirasakan oleh artis cantik Rianti Cartwright. Setalah menunggu 9 tahun lamanya, pada Sabtu (25/7) lalu, Rianti telah melahirkan buah hati pertamanya di RSIA Bunda Jakarta. Bayi mungil berjenis kelamin perempuan tersebut diberi nama Cara Rose Kanaya Nainggolan.

Kabar kelahiran buah hati pertamanya tersebut ia umumkan lewat Instagram pribadinya. Namun bukan hanya kabar kelahirannya saja yang diunggah oleh Rianti, sebab ia juga menceritakan proses persalinannya yang penuh dengan perjuangan. Pada 24 Juli pukul 11.00 WIB, mantan VJ MTV ini mengalami pecah ketuban. Ia pun mengungkapkan perasaan menegangkan saat harus menunggu pembukaan hingga 19 jam lamanya.

Perjuangan Rianti Cartwright menyusui bayinya © 2020 Instagram/@riantic

foto: Instagram/@riantic

"Cara Rose’s birth story was quite eventful. Ketuban pecah pada hari Jumat tgl 24 Juli jam 11 malam. Untungnya aku sudah berada di RS jadi bisa langsung turun ke ruang persalinan. Disana aku harus tidur terlentang sambil menunggu pembukaan (rencana labour dance dan bouncing on my pregnancy ball buyar but I had to trust in His plan). Ternyata tidur terlentang dan nunggu pembukaannya sampai 19 jam lebih. Rasanya uwoww," tulis Rianti dilansir brilio.net pada Jumat (7/8).

Loading...

Setelah melalui masa kontraksi yang panjang, Rianti Cartwright akhirnya melahirkan bayi pada Sabtu (25/8) pukul 18.50 WIB dengan berat 3,74 kilogram dan panjang 51 cm. Mengalami ketuban pecah terlalu dini pun membuat proses pembukaan yang dialami Rianti cukup lama. Selain itu beberapa faktor lain yang dialami Rianti membuat sang bayi yakni Cara Rose harus dilarikan ke ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) setelah dilahirkan.

"Cara Rose lahir pada hari Sabtu tgl 25 Juli jam 6.50 malam dengan berat 3.74kg dan panjang 51cm. Karena faktor2 diatas (ketuban pecah dini, proses pembukaan lama etc) Rose langsung dibawa ke NICU dan harus dirawat dengan antibiotik selama beberapa hari," tambahnya.

Sebagai ibu, tentu keadaan ini membuatnya sedih. Namun pemain Ayat-Ayat Cinta ini bersyukur karena penanganan dokter yang cepat, sehingga putrinya pun dapat dinyatakan sehat dan boleh segera pulang ke rumah.

Perjuangan Rianti Cartwright menyusui bayinya © 2020 Instagram/@riantic

foto: Instagram/@riantic

"Perasaanku waktu itu campur aduk antara takut, sedih, khawatir etc etc semua jadi satu. Puji Tuhan, berkat keahlian dan bantuan para dokter, bidan dan perawat di RSIA Bunda, Rose dinyatakan sehat seratus persen dan bisa pulang," ungkapnya lebih lanjut.

Keadaaan ini pula yang membuat istri dari Cassanova Alfonso tak bisa melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMB). Hal ini pastinya membuat Rianti bersedih. Emosinya yang tak stabil pun rupanya dapat dikontrol oleh sang suami yang selalu mendampinginnya dan memberikan semangat kepadanya.

"Yang bikin aku sedih selama Rose di NICU adalah aku tidak bisa IMD langsung setelah lahiran. All our plans went out the window (@casalfonso says that this taught him to be humble and always expect the unexpected)," terangnya.

Kendati demikian, Rianti ingin memberikan yang terbaik kepada buah hatinya. Ia pun tetap memberikan ASI dengan dipompa dan dikirim ke kamar NICU. Di sinilah perjuangan menyusui dimulai dengan keadaan yang tak terbayangkan.

Perjuangan Rianti Cartwright menyusui bayinya © 2020 Instagram/@riantic

foto: Instagram/@riantic

"Akhirnya aku pumping di kamar dan kirim ASI ke NICU setiap beberapa jam. ASInya dikasih ke Rose lewat selang. Perawat di NICU bilang “Ibu jangan nangis terus nanti ASInya bisa berhenti”. Praise God, walaupun perasaan tidak karuan tapi ASI tetap lancar (I think this is a miracle)," ungkapnya.

Artis kelahiran Bandung, 22 September 1983 ini kemudian bersyukur dapat melewati proses perjuangan yang panjang dan tak mudah. Setelah beberapa hari dirawat di NICU, selang ASI-nya bisa dilepas. Sang anak akhirnya bisa menyusui langsung.

"Setelah beberapa hari selang ASInya Rose bisa di lepas. Aku diperbolehkan turun ke NICU setiap 2-3 jam untuk menyusui langsung," kata Rianti di akhir caption.

RECOMMENDED BY EDITOR