Brilio.net - Lagu Keke Bukan Boneka yang sempat menjadi trending YouTube saat rilis ini menimbulkan masalah. Seperti diketahui, Kekeyi tersandung masalah dengan Rinni Wulandari. Hal ini lantaran Lagu 'Keke Bukan Boneka' dianggap menjiplak salah satu single Rinni berjudul 'Aku Bukan Boneka'.

Permasalahan itu membuat lagu yang dipopulerkan oleh Kekeyi itu harus di-take down dari YouTube. Namun begitu, video tersebut diunggah ulang dan kembali mendapatkan puluhan juta viewers.

Kali ini Kekeyi kembali mendapat cobaan. Putra dari pencipta lagu anak-anak Papa T Bob, Tbob Vargo, mempermasalahkan lagu yang dinyanyikan Kekeyi. Pasalnya reffrain 'Keke Bukan Boneka' sangat mirip dengan lagu ciptaan ayahnya, 'Menulis Di Atas Kertas'.

Loading...
2 dari 2 halaman

Dilansir dari liputan6.com, Lagu "Menulis Di Atas Kertas" dipopulerkan oleh 5 Anak Centil pada era 1990-an. Tembang lawas ini juga bisa kita dengarkan di salah satu unggahan di YouTube.

Melalui YouTube Bozz Channel, Tbob Vargo membeberkan kemiripan lagu tersebut. Ia memperdengarkan bagian yang sama persis pada kedua lagu tersebut.

"Hubungannya sama 'boneka' itu, sama pas bagian reff-nya. Menurut gua itu jiplak. Plek ketiplek sama persis ngejiplaknya," ungkap Tbob Vargo

Selain itu, Tbob juga mengungkapkan bahwa sewaktu lagu 'Keke Bukan Boneka' dirilis, dirinya belum mendapatkan permintaan izin dari tim kreatif Kekeyi.

"Gue tahu sih mungkin dia juga enggak ngerti. Tapi kalian, hai tim-tim kreatif! Kalau kalian benar-benar tim kreatif, mestinya enggak kayak begitu. Mestinya izin, pasti kita izinin kok," terangnya.

Tbob menegaskan bahwa dirinya tak menuntut apapun dari pihak Kekeyi. Bahkan, tak ada maksud menyudutkan juga. Ia hanya ingin tim kreatif di balik lagu 'Keke Bukan Boneka' memperlihatkan itikad baik mereka.

"Maksud kita bikin video ini adalah buat tim kreatifnya si mbak itu (Kekeyi) supaya bisa hubungi kita, gimana sih enaknya. Kita juga enggak mau ruwet-ruwet," ujar Tbob Vargo

"Kalau tim kreatifnya melihat ini tolong respons. Kita akan selesaikan secara kekeluargaan," sambungnya.


RECOMMENDED BY EDITOR