Brilio.net - Parto Patrio merupakan salah satu komedian kawakan yang laris manis. Pria kelahiran 1961 itu memiliki nama asli Eddy Soepono. Namanya kian tenar setelah ia tampil jadi dalang di Opera Van Java (OVJ). Kerapnya tampil di panggung, pundi-pundi uang terus mengalir menghampiri Parto.

Terbukti dari megahnya hunian yang dimiliki Parto yang berada di daerah Kemang Pratama, Pekayon, Bekasi. Di rumah berlantai dua itu Parto memiliki berbagai spot keren dan megah, sebuah ruang karaoke misalnya. Selain itu Parto diketahui memiliki sederet mobil mewah berjejer di garasi depan.

Sayangnya pada awal tahun ini, rumah Parto terkena banjir Jakarta. Banjir tersebut cukup merata di daerah Ibu Kota dan membanjiri rumah Parto. Airnya merendam beberapa mobil mewahnya itu, ada sekitar 6 mobil terendam banjir. Parto sempat mengunggah keadaan mobil-mobilnya tersebut oada Instagram pribadinya.

Memasuki bulan ketiga 2020, Parto kembali memperlihatkan keadaan garasinya. Saat didatangi Sule di akun YouTubenya, Parto menceritakan mengenai keadaan mobilnya kala kena banjir. Semenjak terendam banjir, Parto mengaku mobilnya sudah tidak bisa digunakan lagi.

mobil mewah Parto dibuang instagram

Loading...

foto: YouTube/@SULE Channel

"Mobil ada yang rusak nggak?," tanya Sule pada Parto seperti dikutip brilio.net dari akun YouTube @SULE Channel pada Selasa (31/3).

"Enam, habis itu udah nggak bisa dipakai lagi," jawab Parto.

"Mobil enam nggak bisa dipakai, trus gimana, dijual?" tanya Sule lagi.

"Kebetulan yang tiga asuransi Le, balik lagi, asuransi dikembalikan duitnya aja 70%. Misalkan harganya seribu, cuman dikembaliin tujuh ratus," ucap Parto.

Saat ditanya apakah hasil uangnya dipakai untuk membeli mobil lagi, Parto pun menjawab belum sempat membeli lantaran butuh biaya tambahan.

"Cuman mau beli lagi kan harus nambah lagi Le," kata Parto kepada Sule.

Secara rinci Parto menjelaskan mengenai keadaan mobilnya yang sempat terendam banjir. Namun ada tiga mobil yang tidak dijelaskan Parto ia apakan mobil itu. Pasalnya ada tiga mobil yang tidak berasuransi.

"Yang tiga asuransi, yang tiga nggak asuransi. Dua lagi (sempat terkena juga), dengan rincian per satu mobil biaya bengkel Rp 250 juta," jelas Parto.

RECOMMENDED BY EDITOR