Brilio.net - Tara Basro merupakan salah satu artis Tanah Air yang kerap mencuri perhatian. Bukan hanya kariernya yang cemerlang, namun juga mengenai pribadinya. Perempuan kelahiran 11 Juni 1990 ini menjadi inspirasi banyak orang karena penampilan yang apa adanya. Tara Basro berhasil membuat orang di luar sana menjadi lebih percaya diri.

Setelah menikah dengan Daniel Adnan, pada 17 Juni 2020 lalu, Tara mulai diserbu dengan pertanyaan mengenai momongan. Bahkan beberapa waktu lalu ketika dia tampil di hadapan publik dengan badan berisi, Tara disebut tengah hamil. Padahal itu tidak benar.

Melalui QnA di Instagram pribadinya, kebetulan Tara mendapatkan pertanyaan dari warganet apakah dirinya pernah ditanya mengenai kapan punya anak.

Jawaban Tara Basro soal momongan Instagram

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: Instagram/@tarabasro

"Tara gimana caranya menghadapi pertanyaan2 publik kaya kapan punya baby," tanya salah seorang warganet.

Tara pun memberikan jawaban yang cukup santai. Dia mengatakan ini bukan kali pertama pertanyaan seperti ia terima, semenjak menikah pertanyaan-pertanyaan ini bermunculan dan terjadi berkali-kali bak kaset rusak.

"Setiap hari aku dengarin pertanyaan ini udah kaya kaset rusak. Secara langsung, secara DM (Direct Message), secara telpon, semuanya," kata Tara Basro.

Tara tak menyalahkan bagi siapapun yang menanyakan hal itu. Namun menurut pemain Perempuan Tanah Jahanam ini menanyakan hal itu merupakan kebiasaan yang benar-benar harus dihilangkan.

"Dan mungkin untuk yang nanya, mungkin tidak ada niat jahat, atau apa ya? Tapi menurut aku ini merupakan kebiasaan yang benar-benar harus diubah," sambung Tara.

Tara pun memberikan jawaban bagi siapapun yang menanyakan mengenai kehamilan pada dirinya.

"Sekalian jawab buat yang nanya, belum. Terima Kasih sudah bertanya. Doain aja, karena kehamilan itu seperti hadiah dari Tuhan. jadi hanya Tuhan yang tahu kapan," kaya Tara Basro.

Tak hanya sekadar memberikan jawaban saja, Tara Basro juga mencoba memberikan pandangan mengenai pertanyaan yang dianggap cukup sensitif itu. Bagi Tara mempertanyakan hal itu bisa saja membuat perempuan-perempuan di luar sana tidak nyaman.

"Ketika orang menanyakan pertanyaan ini ke seorang perempuan, ini ibaratnya menaruh orang tersebut di posisi harus menjawab iya atau tidak. Dan ini biasanya bikin orang ada di posisi rentan atau malu atau nggak nyaman, dan aku cuma suka heran aja gitu, kenapa sih yang bertanya itu suka banget memposisikan diri, memperlakukan diri gitu, kalau ternyata jawabannya nggak kan malu nggak sih yang nanya?" ujar Tara.

"Tapi beneran deh sebisa mungkin hindari pertanyaan ini. Kecuali orang yang bersangkutan yang memulai terlebih dahulu ngomongin soal topik ini apakah dia hamil, apakah dia tahu gender anaknya apa. Karena ini adalah sifatnya itu sangat personal dan sensitif gitu. Kebayang nggak sih banyak orang yang struggling gitu ada yang punya masalah fertilitas, ada orang yang misalkan baru ngelahirin terus nggak bisa nurunin berat badan," sambung Tara.

Tara pun coba untuk memberikan kemungkinan yang dirasakan oleh perempuan mana pun jika ditanyakan mengenai hal tersebut.

"Karena menurut gue perempuan hamil itu pasti badannya akan berubah sekali dan rasanya pasti sulit untuk perempuan ngerasa seperti dirinya lagi, tubuhnya gitu. Kebayang nggak orang sudah mencoba punya anak segala macam tapi memang belum dikasih, terus kita seenaknya nanya "Oh kapan hamil? Oh lagi hamil ya?" kebayang nggak sih rasanya kaya apa ditanyain kaya gitu? " ujar Tara Basro.

"Atau misalkan ada yang baru mengalami keguguran atau orang punya kondisi medis, di mana penyakitnya bikin dia naik berat badan terus hal-hal kaya gitu kan nggak enak gitu kalau ditanya. Sebenarnya untuk ngomongin soal kehamilan juga itu pilihan orang itu sendiri, bagi yang mau atau nggak gitu." pungkasnya.

(brl/guf)

RECOMMENDED BY EDITOR