Brilio.net - Kebahagiaan artis cantik Sandra Dewi saat semakin terasa dengan kehamilan anak kedua. Setelah dikaruniai seorang anak laki-laki yang tampan, yakni Rapahel Moeis dari pernikahannya dengan Harvey Moeis. Kini ia tengah mengandung buah hati keduanya. Saat ini Sandra tengah memasuki usia kandungan 8 bulan.

Sandra Dewi mengaku selama menjalani kehamilan, banyak ketakutan dan kegalauan yang ia rasakan. Karena ia menikah di usia kepala tiga, di mana usia tersebut banyak orang yang beranggapan sulit memiliki anak.

"Memang informasi yang salah membuat kita gak percaya diri. Pas saya tanya dokter kandungan masih bisa hamil. Info yang salah kita dapetin bisa bikin stres galau. Padahal kalau hamil harus happy biar melahirkan anak yang happy juga," ucap Sandra Dewi saat konferensi pers peluncuran buka Teman Bumil di Jakarta.

Tak sampai di situ, di kehamilan ketiganya, wanita 33 ini kembali merasa galau karena hamil saat sang anak masih berusia satu tahun. Dimana ia tidak bisa memberikan ASI secara eksklusif lagi.

"Aku takut, mampu nggak ya menjadikan anak yang sehat seperti ibu yang lainnya. Ngerasa bersalah juga sama anak pertama, dia masih setahun dan masih asi tapi saya hamil lg," ucapnya.

Loading...

Beruntungnya, saat ini ia memiliki koleksi buku dari Teman Bumil yang membantunya agar tidak galau lagi yakni buku Kehamilan Tanpa Galau dan Parenting Tanpa Galau. "Ini tentu membuat saya semakin percaya diri menghadapi kehamilan dan persalinan anak kedua. Apalagi bukunya dikemas sangat menarik dan informatif," ucapnya.

Sementara itu, Dokter Kandungan dr Ardiansyah Dara mengatakan kasus seperti Sandra Dewi yakni ibu hamil yang kerap mengalami kegalauan memang wajar terjadi. Namun ia menyarankan kepada ibu dan juga para calon ibu untuk mencari informasi yang tepat dan sesuai.

"Banyak informasi yang selama ini membuat galau para perempuan seputar kehamilan mereka. Tidak hanya tentang pengetahuan dasar kehamilan seperti kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang janin, namun banyaknya mitos seputar kehamilan pun sering menjadi sumber kegalauan para calon ibu," ucapnya.