Brilio.net - Selama ini, Tompi dikenal sebagai salah satu penyanyi terkenal Tanah Air. Musisi yang juga seorang dokter ahli bedah itu baru saja merambah dunia film dengan menjadi sutradara.

Pemilik nama asli Teuku Adifitrian itu baru saja menyelesaikan film berjudul Pretty Boys. Film tersebut mulai ditayangkan di bioskop sejak 19 September lalu. Dalam film yang dibintangi oleh duo Vincent Rompies dan Deddy Mahendra Desta itu, Tompi bertindak sebagai sutradara.

Film Pretty Boys berkisah mengenai persahabatan antara dua tokoh Rahmat Maha Esa dan Anugerah Santoso. Kedua sahabat tersebut sama-sama memiliki impian untuk terjun di dunia hiburan Tanah Air.

Selama terjun menjadi sutradara dalam film Pretty Boys, ternyata ada sejumlah fakta menarik dari Tompi untuk disimak. Debut film karya Tompi pun cukup menyita perhatian para penonton untuk datang ke bioskop.

Apa saja? Dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Minggu (22/9), yuk simak 8 fakta menarik Tompi saat debut jadi sutradara berikut ini.

Loading...

1. Gara-gara nonton film Partikelir.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Lewat vlog Pandji Pragiwaksono, Tompi mengungkapkan kalau pemicu pertamanya tertarik menjadi sutradara ialah gara-gara nonton film Partikelir yang dibuat Pandji. Menurut Tompi, film itu secara eksekusi bisa lebih baik apabila digarap lebih serius.

Karena tidak mau cuma berkomentar, Tompi kemudian memberanikan diri untuk memproduksi sendiri filmnya. Pada akhirnya, ia memproduksi film Pretty Boys.

2. Mau jadi sutradara dengan beberapa syarat.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Sebelum memulai syuting Pretty Boys, Tompi mengungkapkan sejumlah syarat kepada Desta, salah satu pemainnya sebelum mau menyutradarai film tersebut. Syarat tersebut antara lain, Tompi mau semua urusan gambar menjadi urusan penuh dirinya.

Selain itu, Tompi juga memberikan aturan ketat bagi para kru selama proses syuting berlangsung. Misalnya, Tompi sangat ketat dalam aturan jam makan dan istirahat bagi para kru. Ia juga melarang para kru untuk merokok selama proses syuting berlangsung.

3. Syuting cuma enam minggu.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Tompi mengungkapkan kalau proses syuting hanya memakan waktu selama enam minggu. Hal itu tentu menarik, sebab biasanya sebuah film layar lebar memakan waktu lama dalam proses syuting. Menurut Tompi, jadwal syuting yang singkat juga bertujuan untuk menekan biaya yang dikeluarkan untuk alat.

4. Cita-cita Tompi adalah membuat film, bukan jadi penyanyi.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Dalam sesi wawancara dengan Pandji, Tompi blak-blakan kalau cita-citanya selama ini sebenarnya adalah membuat film, bukan menjadi penyanyi seperti yang telah membesarkan namanya.

"Bikin lagu itu ngalir aja, kalau bikin film itu cita-cita gue, gue emang pengen," terang Tompi.

5. Apapun cuacanya tetap syuting.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Di debut pertamanya sebagai sutradara, Tompi mengaku banyak melakukan improvisasi selama proses syuting berlangsung. Salah satu kondisi yang bisa menghambat syuting yakni kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Namun, dengan tujuan menyelesaikan film tepat waktu, Tompi selalu bisa mengakali hal tersebut. Apapun cuacanya panas atau hujan, ia tetap memilih melanjutkan syuting dengan menyesuaikan alur ceritanya.

6. Ketagihan jadi sutradara.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Kendati membuat film adalah pengalaman pertamanya, Tompi  mengaku ketagihan meski kesusahan saat proses syuting.

"Nagih sih, cuma susah juga bikin film. Nggak bisa tidur. Gue itu kalau kerja belum beres, gue nggak bisa tidur," ujar Tompi dikutip dari kapanlagi.com

7. Tutup kliniknya selama enam minggu.

fakta tompi jadi sutradara Instagram

foto: Instagram/@dr_tompi

Proses syuting film Pretty Boys memaksa Tompi untuk menutup kliniknya selama enam minggu. Bukan tanpa alasan, itu semua agar dapat fokus menggarap film perdananya.

"Udah pasti enam minggu itu gue nggak praktik, nggak praktik sama sekali. Milih miskin dulu, demi hasil yang maksimal," tukasnya.

RECOMMENDED BY EDITOR