Brilio.net - Perhelatan Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2021 telah digelar pada Rabu (10/11) malam. Mengambil tema 'Sejarah Film dan Media Baru', banyak aktor dan aktris muda yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi ini.

Salah satu diantaranya Arawinda Kirana. Dara 20 tahun ini sukses menyabet penghargaan Pemeran Utama Terbaik dalam film Yuni yang disutradarai Kamila Andini. Jadi prestasi yang membanggakan, Arawinda menyebut jika perjuangannya mencapai titik ini tidaklah mudah.

Dilansir brilio.net dari Kapanlagi.com, aktris pendatang baru yang kerap disapa Ara ini sempat mengalami kondisi yang sulit. Sebelum dipercaya jadi pemeran film Yuni, ia sempat ditolak casting lantaran warna kulitnya. Berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber, kisah Arawinda Kirana peraih Piala Citra 2021 pada Kamis (11/11).

1. Dibully waktu SD.

kisah arawinda kirana peraih piala citra © instagram

foto: Instagram/@arawindak

Diskriminasi warna kulit rupanya pernah dialami Arawinda Kirana sejak duduk di bangku SD. Sempat tak percaya diri, ia bahkan sampai merubah rambutnya dengan smoothing. Namun kondisi tersebut membuat rambutnya mengalami kerontokan.

"Dari SD aku nggak punya teman karena saya sering di-bully karena anggapannya saya kotor, kusam, dekil. Aku tuh dulu nggak pede banget sampai rambut rontok karena smooting tiap hari biar bisa fit in di sekolah," tutur Arawinda dilansir dari Kapanlagi.com

2. Ditolak gebetan.

kisah arawinda kirana peraih piala citra © instagram

foto: Instagram/@arawindak

Nggak hanya kerap jadi bahan bullyan teman-temannya, Arawinda bahkan sempat ditolak cowok yang disukai karena faktor tersebut. Kondisi itu membuatnya sakit hati.

"Pas SMP aku pernah suka sama kakak kelas, terus pas dia dicengin dia bilang 'Ara item, jelek!'. Oh my God, itu sakit hati banget," curah dara berusia 20 tahun ini.

3. Sempat ditolak casting.

kisah arawinda kirana peraih piala citra © instagram

foto: Instagram/@arawindak

Tahukah kamu, sebelum dipercaya untuk menjadi pemeran utama di film Yuni, dara 20 tahun ini sempat ditolak casting. Hal ini lantaran warna kulitnya yang berbeda dari standar kecantikan wanita.

"Saya sudah sering casting beberapa kali dan ditolak. Mungkin karena saya kurang memenuhi template standar kecantikan," tambahnya.

4. Diskriminasi warna kulit.

kisah arawinda kirana peraih piala citra © instagram

foto: Instagram/@arawindak

Nggak hanya ditolak, Ara sapaannya juga mengaku mendapatkan komentar kurang menyenangkan. Namun hal tersebut tak membuatnya patah arang, dari kerja keras dan usahanya, kini ia sukses menjadi salah satu aktris muda yang berbakat.

"Saya sering dikasih comment, kamu terlalu item, rambut kamu terlalu keriting. Menurut saya seperti itulah kecantikan Indonesia tapi jarang di-potrait," kata Arawinda.

5. Berterima kasih pada sutradara Yuni.

kisah arawinda kirana peraih piala citra © instagram

foto: Instagram/@arawindak

Kesuksesan yang didapatkan Ara tak terlepas dari dukungan sutradara Yuni, Kamila Andini. Dipercaya debut akting lewat film tersebut, Ara mengucapkan rasa terima kasih karena mampu melihat sosoknya dari sudut pandang berbeda.

"Akhirnya saya dapat kesempatan dari Mbak Dini yang bisa melihat saya lebih jauh dari penampilan fisik saya yang punya kulit gelap. Dari Mbak Dini pula saya terlibat QUARANTINE TALES," ungkap sosok yang akrab disapa Ara ini.

(brl/guf)

RECOMMENDED BY EDITOR

(brl/guf)