Brilio.net - Sempat menjadi trending topic, nama Dita Karang kini telah banyak dikenal publik. Ia merupakan member K-Pop pertama yang berasal dari Indonesia.

Dita menjadi salah satu dari anggota girlband Secret Number yang dinaungi oleh agensi Vine Entertainment. Dita dan keempat member lainnya yakni Lea, Soodam, Jinny, dan Denise resmi debut dengan membawakan lagu bertajuk 'Who Dis'.

Keberhasilan Dita debut di Korea Selatan ini membuatnya banjir pujian dan ucapan selamat. Salah satu yang mencuri perhatian adalah ucapan selamat yang datang dari aktris cantik Dian Sastro. Bahkan Dian sempat berbincang dengan Dita melalui Live Instagram dan mengunggahnya di IG TV.

Pada momen tersebut, Dita juga menceritakan perjalanan karier dan perjuangannya sebelum debut sebagai member Secret Number. Penasaran seperti apa ceritanya?

Berikut lima cerita Dita Karang yang menginspirasi, seperti dihimpun brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (27/5).

Loading...

1. Menekuni bidang yang ia sukai.

cerita Dita Karang Berbagai sumber

foto: Instagram/@ditakarang

Sejak kecil Dita sudah mengikuti kelas balet dan tari. Dian Sastro yang sempat tinggal serumah dengan keluarga Dita di Yogyakarta pun mengungkapkan rasa kagumnya.

"Jadi Dita masih SD, aku ngelihatnya ini anak manis sekali, les balet, nari Bali juga. Aku merasa ciut dan minder sama Dita karena buat dia menari itu sudah mendarah daging sekali," ujar Dian Sastro menjelaskan.

Dita juga sudah bertekad untuk serius di bidang yang ia sukai sejak SMA. "Emang aku suka dance kan, dari dulu. Mulai kepikiran mungkin SMA, karena habis itu kuliah aku mulai mikir kayaknya performing in general itu aku kayak ada adrenaline rush yang nggak bisa digantikan dengan apapun, jadi I want to do my career," jawab Dita.

2. Mendiskusikan dengan orangtua.

cerita Dita Karang Berbagai sumber

foto: Instagram/@secretnumber.official

Setelah memutuskan cita-citanya, Dita juga tak lupa mendiskusikannya dengan orangtuanya. Baginya, dukungan keluarga sangatlah penting.  

Dita ingin dukungan keluargalah yang menjadi semangat jika kelak ia mengalami masa sulit saat berjuang. Ia pun berhasil meyakinkan kedua orangtuanya untuk melanjutkan studi bidang tari di Amerika Serikat dan mencari beasiswa.

"Dari sana aku pulang ke Indonesia, aku bilang ke orangtua, aku mau ikut 1Milion Dance di Korea, sekalian mau audisi lagi di company yang tadi bilang interested." jelasnya.

3. Audisi di Amerika.

cerita Dita Karang Berbagai sumber

foto: Instagram/@ditakarang

Sebelum berkarier di Korea, Dita ternyata sempat mengikuti audisi di Amerika dan mencoba peruntungan di bidang drama musikal. Sayangnya ia hanya mendapatkan peran kecil.

Dari situ pula, Dita menyadari bahwa persaingan dunia hiburan begitu ketat. "Setelah aku lulus, kan udah mulai audisi-audisi tuh. Persaingannya ketat banget. Dari semua role di dunia ini kok aku nggak dapat," kenangnya.

4. Sempat ditolak oleh banyak agensi.

cerita Dita Karang Berbagai sumber

foto: Instagram/@secretnumber.official

Sebelum debut, Dita mengaku sudah sering mengalami kegagalan saat audisi dan menerima penolakan dari banyak agensi.

"Aku audisi berkali-kali kok nggak ada yang dapet sih, nggak ada yang nyangkut. Jadi karena aku suka K-Pop, jadi aku daftar kelas K-Pop dance di NY. Di situ ada audisi macem-macem company gede gitu, Di antara semuanya, dia (Vine Entertainment) interested, tapi nggak ada kabar abis itu". Meski begitu, Dita tetap tidak menyerah dan terus mencoba.

5. Mau menyesuaikan diri dan belajar bahasa asing.

cerita Dita Karang Berbagai sumber

foto: Instagram/@secretnumber.official

Dita yang memutuskan berkarier di Korea ternyata sempat kesulitan dalam hal bahasa. Perjuangannya untuk adaptasi dengan lingkungan juga harus cepat.

"Aku ke Korea sendirian, nggak kenal siapa-siapa, belum bisa ngomong Korea, aku audisi lagi dan langsung diterima deh, akhirnya masuk aku keterima dan mulai training, les bahasa karena aku mau debut di sini," ungkapnya.

Selama masa training, Dita pun rutin mengambil les bahasa selama satu jam, menonton drama Korea, dan berlatih dengan para staf dan member Secret Number lainnya.

RECOMMENDED BY EDITOR