Brilio.net - Nama Raffi Ahmad tentu sudah tak asing lagi bagi sebagian orang. Ia merupakan presenter sekaligus aktor ternama di Indonesia. Raffi diketahui mulai berkarier di dunia akting sejak awal 2000-an.

Tak hanya sendiri, hampir sebagian besar anggota keluarga Raffi juga berkecimpung sebagai artis. Sebut saja istrinya Nagita Slavina, kedua adiknya Nisya Ahmad dan Syahnaz, dan sang mama Amy Qanita.

Menjadi publik figur, pastilah membuat kehidupan seorang Raffi Ahmad pun kerap jadi perbincangan khalayak. Termasuk pula mengenai dirinya yang sering disapa dengan sebutan sultan. Belum lama ini, Amy Qanita sempat menceritakan tentang sosok putra pertamanya tersebut.

Berikut ini brilio.net rangkum dari kanal YouTube Melaney Ricardo, Kamis (27/5), pengakuan Amy Qanita soal Raffi Ahmad.

Loading...

1. Tidak pernah berekspektasi apa pun.

pengakuan Amy Qanita © 2021 brilio.net

foto: YouTube/Melaney Ricardo

Amy menjelaskan tidak pernah berekspektasi mengenai apa pun karier Raffi. Kendati begitu, ia selalu mendukung segala keinginan sang putra.

"Sebagai orang tua, kita nggak pernah berharap sesuatu 'anak gue harus gini gini'. Cuma, awalnya melihat Raffi mencintai dunianya. Mama melihatnya kerja keras," kata Amy Qanita.

2. Kehidupannya jadi lebih sering terekspos.

pengakuan Amy Qanita © 2021 brilio.net

foto: YouTube/Melaney Ricardo

Seiring dengan ketenaran Raffi, hampir seluruh kehidupan keluarganya ikut terekspos, termasuk dirinya. Amy pun mengungkap perasaannya tentang kondisi ini.

"Sebenarnya ini adalah suatu berkah, suatu keberuntungan kita. Tapi, setelah ini semua pasti ada risiko-risikonya, salah dikit dikomplain orang, di-bully orang, tapi itu hak mereka. Yang penting kita semua tetap pada rel-rel yang harus dijalani, aturan yang bener lah," ungkap Amy.

3. Risih saat Raffi disebut sultan.

pengakuan Amy Qanita © 2021 brilio.net

foto: YouTube/Melaney Ricardo

Seperti diketahui, sejak beberapa tahun terakhir nama Raffi sendiri populer dengan sebutan Sultan Andara. Namun siapa sangka, Amy justru sering merasa risih dengan panggilan tersebut.

"Kalau dibilang sultan, risih juga ya. Risih lah sebagai orang tua, sebenarnya kan nggak seperti itu. Soal harta masalahnya kan privasi banget. Cuma kalau orang meresponsnya seperti itu, mau gimana lagi," jelasnya.

RECOMMENDED BY EDITOR