Brilio.net - Masa isolasi diri sudah dijalankan masyarakat Indonesia kurang lebih selama 3 bulan. Wabah virus corona yang masih berlangsung membuat masyarakat harus menjaga diri agar tidak terinfeksi.

Ya, kamu pasti sudah paham dong kalau kita harus rajin mencuci tangan dan menjaga jarak dengan orang lain. Jangan cuma sekedar tahu ya, kamu juga perlu disiplin melakukannya agar terhindar dari serangan virus ini. Ingat, orang yang bisa menjagamu adalah dirimu sendiri. Jadi lakukan penjagaan diri sebaik mungkin agar tidak merugikan orang banyak.

Yaps, nggak cuma kamu yang akan rugi ketika terjangkit virus ini, orangtua dan keluarga terdekatmu juga bisa menjadi korban selanjutnya. Nah selain membatasi kontak fisik dengan orang lain, kamu juga perlu membangun benteng pertahanan tubuh agar semakin kuat.

Di samping mengonsumsi makanan dengan nutrisi lengkap, kamu juga bisa memperkuat imun dengan tetap berolahraga. Meskipun harus di rumah saja, kamu juga tetap bisa berkeringat untuk menjaga kesehatan. Bahkan saat ini juga semakin banyak lho olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah.

Untuk panduan olahraga di rumah, kamu bisa melihat dari media sosial ataupun mengikuti kelas online. Tapi jangan lupa juga untuk memperhatikan beberapa ketentuan agar kamu tetap aman berolahraga selama pandemi.

Loading...

Jangan sampai kamu masuk dalam golongan orang yang nggak peka sama kesehatan dan mudah menyepelekan ya. Simak yuk ulasan brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (3/6).

1. Memastikan kebersihan diri.

-foto: freepik.com

Yang pertama harus kamu pahami adalah kebersihan diri sendiri. Walaupun kamu berolahraga secara sendirian tapi jangan sampai kamu lengah dengan kebersihan diri ya.

Pastikan tubuh dalam keadaan bersih untuk menghindari perpindahan virus. Selain itu, kamu juga perlu memastikan tubuh dalam keadaan prima untuk berolahraga ya. Ingat, olahraga nggak harus sampai banjir keringat.

Lakukan olahraga yang tepat dan benar untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Jangan paksakan diri untuk langsung melakukan kegiatan fisik berat, apalagi kalau kamu sudah lama nggak melakukan olahraga.

2. Membersihkan lingkungan olahraga.

Olahraga selama new normal © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Selain diri sendiri, penting untuk kamu memastikan lingkungan dalam keadaan aman. Dengan melakukan ini kamu bisa meminimalisir penyebaran virus corona. Kamu bisa memulai dengan membersihkan lingkungan sekitar sebelum melakukan olahraga. Selain itu bersihkan juga peralatan olahraga yang kamu gunakan. Lakukan hal ini sebelum dan sesudah berolahraga ya. Kamu juga bisa mebuat jadwal rutin untuk membersihkan peralatan olahragamu agar lebih terawat.

3. Melakukan pemanasan dan penginginan.

Olahraga selama new normal © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Pasti kamu ingat dong ketika masa sekolah kerap melakukan pemanasan sebelum memulai olahraga. Ini adalah salah satu bagian penting lho dalam berolahraga. Dengan melakukan pemanasan sebelum olahraga, mampu meregangkan otot-otot tubuh. Dengan begitu, tubuh akan lebih siap untuk melakukan gerakan olahraga yang lebih aktif selanjutnya.

Oiya, jangan lupa untuk melakukan peregangan tubuh juga ketika di sesi akhir olahraga. Gerakan-gerakan peregangan otot saat pendinginan ini bisa membuat tubuh kembali rileks setelah berolahraga. Dengan begitu, otot bisa sedikit demi sedikit kembali tenang sebelum akhirnya berhenti.

4. Menjaga jarak.

Olahraga selama new normal © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Aturan menjaga jarak tetap harus kamu lakukan selama masa pandemi ini. Sebaiknya hindari olahraga yang terlalu berdekatan dengan orang lain. Karena kamu tidak tahu bagaimana kondisi tubuh orang lain ketika sedang bersamamu.

Virus yang memiliki ukuran begitu kecil susah untuk dideteksi mata ketika berada dalam tubuh seseorang. Dan terpenting, jangan lupa juga pastikan kondisi tubuhmu juga dalam keadaan sehat untuk melakukan olahraga agar tidak membahayakan untuk orang lain.

5. Memperhatikan intensitas dan durasi.

Olahraga selama new normal © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Pakar Kedokteran Olahraga UGM , Dr.dr. H. Zaenal Muttaqin Sofro,. AIFM., seperti dilansir brilio.net dari situs resmi ugm.ac.id menjelaskan dalam melakukan aktivitas olahraga tidak boleh berlebihan. Zaenal mengatakan hal tersebut dapat menyebabkan over training yang bisa berdampak pada gangguan kesehatan.

"Banyak physical exercise yang justru mengganggu kesehatan karena over training maka harus benar benar mengacu FITT principle yakni frequency, intensity, time, and type," jelasnya.

Maka dari itu, disarankan olahraga fisik dilakukan dalam 3-5 kali dalam seminggu. Durasi selama berolahraga juga cukup dilakukan dalam 30-35 menit.

6. Memastikan tubuh tetap terhidrasi.

Olahraga selama new normal © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Ketika kamu berolahraga, jangan lupa untuk perhatikan kondisi tubuhmu. Pastikan cairan tubuh selalu dalam keadaan cukup. Karena berolahraga akan membakar kalori dan membuat tubuh kehilangan cairan.

Nggak heran kalau setelah berolahraga kamu sering merasakan lelah dan kehausan. Maka Zaenal menganjurkan untuk minum air putih 30 menit sebelum melakukan olahraga dan setelahnya. Hal ini dilakukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh melalui keringan. Dengan begitu, kebutuhan hidrasi tubuh dapat tercukupi kembali.

RECOMMENDED BY EDITOR