Brilio.net - Duel panas nan sengit yang tersaji di di Stadion Manahan Solo, Jumat (3/11) antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung menyisakan perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.

Salah satu momen yang menjadi kontroversi adalah dianulirnya gol N'Douassel di menit ke-27 menyelesaikan umpan lambung Supardi Natsir. Dalam tayangan ulang terlihat bola menyentuh jaring gawang, namun wasit tak melihatnya sebagai gol.

Buntutnya, Persib melakukan aksi protes keras dengan tidak melanjutkan pertandingan di menit ke-82. Manager Persib Bandung Umuh Mochtar menarik semua pemainnya ke pinggir lapangan.

Tak hanya soal gol yang dianulir oleh wasit, warganet juga mempertanyakan tindakan Bambang Pamungkas yang seolah tak acuh menyaksikan kejadian tersebut dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PERSIB BANDUNG (@igpersib) pada

Sebagai kapten sekaligus legenda sepak bola Indonesia, Bepe seharusnya menunjukkan sikap sportif dengan mengakui gol yang bersarang di gawang timnya. Bahkan, warganet membanding-bandingkan sikap Bepe dengan legenda Jerman Miroslav Klose saat berada di situasi yang sama.

Loading...

Dalam video tersebut, Klose tampak mencetak gol menggunakan tangan dan wasit mengesahkannya. Namun kemudian Klose mendatangi wasit dan mengakui aksi curang yang dilakukannya itu.

"Bang @bepe20, tak ada yg meragukan lagi skill abang, dentuman kaki kanan, kiri maupun kepala anda kerap merobek jala lawan abang. Baik saat berkostum Persija, PBR maupun Timnas Indonesia.

Saya kagum dengan gol abang saat lawan Bahrain di Piala Asia 2007 yg mungkin jadi gol paling bersejarah bang @bepe20 bagi abang dan timnas pada umumnya," tulis @kayyis_kuzs di akun Instagramnya.

"Namun, hari ini. Selepas pertandingan Persija vs Persib kemarin, pandangan saya terhadap bang @bepe20 sepertinya bakal berubah, sangat jauh dengan apa yg dilakukan Klose.

Dihadapan bang @bepe20, bola sundulan N'doussel yg masuk ke gawang dan keluar lagi membuka ego abang, bahwa tim anda lebih harus dijunjung daripada Fair Play," imbuhnya.

RECOMMENDED BY EDITOR