Brilio.net - Untuk mendapatkan pemain sepak bola yamg ciamik, perlu dipupuk sejak masih dini. Anak-anak yang tampak punya minat difasilitasi dengan baik, dilatih di sekolah-sekolah sepak bola yang ada di kabupaten/kota. Mereka perlu berlatih dan terus berlatih untuk mendapatkan skill yang mumpuni.

Salah satu bibit sepak bola Tanah Air yang tampak menonjol adalah Rendy Juliansyah. Remaja kelahiran 27 Juli 2002 ini adalah bintang di lapangan hijau. Berposisi penyerang, bungsu empat bersaudara ini moncer menyarangkan bola ke gawang lawan. Dari tendangan bebas, dia mampu membuat kiper kewalahan. Nah, berikut beberapa potretnya, seperti dirilis dari instagram rendyjuliansyah, Jumat (28/4).

1. Terpilih sebagai Player Of The Month (Desember 2016) Liga Kompas Gramedia Panasonic U-14 musim 2016/2017.

Rendy Juliansyah  © 2017 instagram

 

2. Ini prestasinya. Wow nggak?

Rendy Juliansyah  © 2017 instagram

 

3. Timnya menang di Menpora Cup, sedang dirinya menjadi best player.

Rendy Juliansyah  © 2017 instagram

 

4. Dilirik salah satu Tim Inggris.

Rendy Juliansyah  © 2017 instagram

 

5. TopScorer di Liga Topskor 2015.

Rendy Juliansyah  © 2017 instagram

 

6. Bersama Menpora.

Rendy Juliansyah  © 2017 instagram

 

7. Timnas U 16.

Rendy istimewa

 

8. Tendangannya wussss!

 

2 goals from freekick #MSG #gothiacup #topskorindonesia #freekick #indonesia #rj

A post shared by rj (@rendyjuliansyah) on

 

9. Berperan sebaga kapten ketika bermain di Liga Topskor.

 

#MSG #indonesia #bolaindonesia #topskor #pssi #rj

A post shared by rj (@rendyjuliansyah) on

 

10. Di tim Asiop Apacinti dia memilih nomor punggung 11.

 

Asiop Apacinti Mengunci Posisi "Pucuk" Dipenghujung Tahun Bertanding dipertandingan akhir pekan 19 Liga Kompas Gramedia Panasonic U-14 Musim 2016/2017, @asiopapacinti kembali mengincar kemenangan keenamnya secara beruntun ketika mengahdapi Mutiara Cempaka. "Mutiara Dari Senayan" unggul cepat terlebih dahulu melalui tendangan bebas Rendy Juliansyah dimenit 5 yang sekaligus menempatkan pemain nomor punggung 11 tersebut semakin kokoh di puncak Top skor dengan 14 Gol. Setelah gol tersebut Asiop Apacinti kembali mendominasi permainan dan selalu membuat serangan bertubi-tubi kepertahanan Mutiara Cempaka namun Gol tambahan yang diharapkan baru bisa tercipta tiga menit sebelum wasit meniup pluit panjang babak kedua yang dicetak oleh Saiful. Mutiara Cempaka terlambat Merespon karna hanya bisa membalas satu gol dimenit 59 melalui Muhammad Lutfi Usman. Skor akhir Mutiara Cempaka 1 - 2 Asiop Apacinti, Hasil ini tidak merubah posisi kedua tim dipapan Klasemen. Mutiara Cempaka di posisi 15 dengan mengumpulkan 5 poin sedangkan Bagi Asiop Apacinti hasil ini mengunci posisi "Pucuk" di penghujung tahun ini dengan mengumpulkan 46 poin atau unggul empat poin dari pesaing terdekatnya Bina Taruna. #LigaKG2016

A post shared by Liga Kompas Gramedia (@ligakgu14) on