Brilio.net - Lalu Muhammad Zohri (18) harus mengubur harapan menjadi yang terbaik dalam final atletik nomor 100 meter putra pada Minggu (26/8) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Start di lane 7, atlet asal Lombok tersebut mencatat waktu 10,20 detik untuk mencapai garis finish. Dia tertinggal dari sang juara pertama sprinter China, Su Bingtian yang membukukan waktu 9,92 detik.

Meskipun kalah, dukungan masyarakat mengalir untuk pemuda yang menjadi juara dunia dalam Kejuaraan Atletik Dunia U-20 di Finlandia pada Juli lalu tersebut.

Di Twitter, para pencinta olahraga memaklumi Zohri masih pada level junior, sementara lawan-lawannya sudah berpengalaman, seperti Su Bingtian (China), Nigeria Tosin Ogunode (pelari Qatar naturalisasi), dan Ryota Yamagata (Jepang). Tak pelak banyak yang tetap optimis Zohri memiliki banyak peluang bagus ke depannya.

Berikut beberapa dukungan untuk Zohri sebagaimana dihimpun brilio.net dari berbagai akun Twitter.

"Walau tidak menjadi juara tetap semangat zohri. Masa depan karirmu cerah, kau masih muda. Good luck!" ujar pemilik akun @Ziantozi.

Loading...

"Catatan terbaik Zohri di final 100m Asian Games 10.20 dtk . Semoga 4 tahun lagi sudah bisa masuk waktu klub 9 dtk /kelas pelari dunia," ungkap akun @FajarWidodo

"Proud of u, Zohri. Finalis termuda di nomor 100m (18thn). Juaranya, Su Bingtian, usia 28 thn," kata akun @EsiJuntak

"Gapapa dah zohri peringkat 7 dari 8 finalis. Debut di asian games sampai final merupakan pencapaian yang luar biasa," akun @dimss_dimass turut memberikan dukungan.

"Dari awal emang gak terlalu ngarepin Zohri dapet emas sih. Tapi gini lho, doi 18 tahun, ini Asian Games pertama dia, langsung masuk final, doi junior lawannya senior dah berpengalaman semua." Akun @napilupil turut menyuarakan dukungan.

RECOMMENDED BY EDITOR