Brilio.net - Anthony Sinisuka Ginting untuk pertama kalinya berhasil menembus partai final turnamen bulutangkis level Super 1000. Atlet kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu mengandaskan perlawanan tunggal putra Taiwan, Chou Tien Chen dengan skor 12-21, 21-17, 21-15.

"Puji Tuhan saya bisa menang, saya bersyukur atas hasil hari ini," ujar Ginting dikutip badmintonindonesia.org, Sabtu (22/9).

Ginting mengaku pada game pertama kesulitan mengeluarkan permainan terbaiknya dan terus berada di bawah tekanan lawan. Beberapa kesalahan dilakukan Ginting sehingga ia tertinggal jauh 4-15.

"Di game pertama, Chou sering mendorong bola dan membuat posisi saya tidak enak. Saya ingin menetralkan bola tapi saya tidak dapat mengontrol kondisi angin di lapangan, jadi pengembaliannya kalau tidak out ya tanggung," sebutnya.

Ginting pun mengubah strategi di game kedua dan ketiga dengan permainan yang lebih cepat. "Chou ingin bermain seperti di game pertama, tapi pergerakannya tidak secepat di game pertama," tambahnya.

Loading...

Pria kelahiran 1996 ini mengaku tak ada persiapan khusus dalam menghadapi Chou. "Semalam saya cuma nonton video sekilas aja, habis itu istirahat," sebut Anthony.

Kemenangan Ginting ini menguatkan predikat sebagai 'pembunuh para raksasa' di kejuaraan ini. Sebelum Chou, tiga pebulutangkis hebat telah dikalahkan Ginting, yakni Lin Dan, Viktor Axelsen, dan Chen Long.

Kini, tinggal satu tantangan bagi Ginting untuk melengkapi daftar 'raksasa' yang ia taklukkan. Di final, Ginting akan menghadapi Kento Momota (Jepang) yang menang atas Shi Yuqi (China).

"Ini pertama kalinya saya ke final turnamen level super 1000, tapi saya belum puas karena kan belum juara. Masih ada satu pertandingan lagi," pungkasnya.

RECOMMENDED BY EDITOR