Brilio.net - Ekosistem e-Sport Tanah Air saat ini terus berkembang secara signifikan. Kondisi ini tak lepas dari berbagai turnamen yang digelar, baik untuk kalangan amatir maupun profesional. Sudah bukan rahasia lagi, kini turnamen e-Sport menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi milenial, khususnya mereka penikmat game.  

Selain menawarkan pendapatan yang menjanjikan, turnamen e-Sport juga bisa menjadi wahana untuk mengembangkan prestasi hingga ke dunia internasional. Tak heran banyak anak muda yang terus mengasah kemampuan mereka untuk mendulang prestasi di dunia game yang kini sudah diakui sebagai salah satu cabang olahraga.

Nah salah satu turnamen e-Sport di Tanah Air yang secara rutin dilaksanakan adalah Dunia Games League 2020. Tahun ini, babak kualifikasi turnamen besutan Telkomsel ini sukses digelar di 120 kota dan 64 kampus di Indonesia. Turnamen yang mempertandingkan game PUBG Mobile ini terbagi dalam empat kategori, yaitu Amateur Qualifier, Campus Qualifier, Online Qualifier, dan Pro Qualifier.

Dunia Games League 2020 © 2020 brilio.net

Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin P Tristram memaparkan Turnamen e-Sport Tingkat Amatir hingga Profesional Dunia Games League 2020 besutan Telkomsel

Loading...

Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Tristram mengatakan, pihaknya  melalui Dunia Games berkomitmen untuk senantiasa hadir bagi para penggemar online mobile game di seluruh Indonesia yang juga sebagai bagian dari upaya Telkomsel dalam memajukan industri e-Sport di Tanah Air.

Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui penyelenggaraan Dunia Games League 2020 yang merupakan wadah bagi para pemain tingkat amatir hingga profesional dalam menyalurkan minat di bidang e-Sport sehingga dapat menjadi aktivitas positif dan berprestasi.

Dunia Games League 2020 © 2020 brilio.net

“Dunia Games League juga dirancang untuk mendorong penguatan ekosistem esport secara menyeluruh dan berkelanjutan, sesuai dengan program unggulan pemerintah Republik Indonesia saat ini dan di masa mendatang,” ujar Crispin.  

Nah seperti apa keseruan kompetisi yang memberikan hadiah total lebih dari Rp1,6 miliar ini? Berikut empat faktanya yang berhasil dirangkum Brilio.net.

1. Diikuti ribuan peserta

Dunia Games League 2020 © 2020 brilio.net

Babak Grand Final kompetisi tahunan online mobile games taraf nasional ini dilaksanakan pada 29 Februari hingga 1 Maret di Basketball Hall Gelora Bung Karno, Jakarta. Pada babak kualifikasi di 120 kota dan 64 kampus di Indonesia, kompetisi ini telah diikuti 6.820 tim dengan lebih dari 34.000 gamers yang bertanding di lebih dari 2.000 pertandingan. Tak hanya itu, kompetisi ini juga memproduksi konten Youtube Dunia Games League lebih dari 3.8 juta watch time hours dengan total views lebih dari 20 juta views.

2. Babak final menampilkan 16 tim terbaik

Dunia Games League 2020 © 2020 brilio.net

Sukses melampaui seluruh babak kualifikasi, 16 tim terbaik bertanding pada Grand Final Dunia Games League 2020 yang mengusung sistem skor untuk menentukan pemenang. Sistem skor menghasilkan klasemen berisi para peserta, dengan pemuncak klasemen adalah pemilik skor tertinggi dan berhak menjadi pemenang. Menariknya, pada gelaran kali ini juga diselenggarakan Ladies Match yang diikuti 16 tim profesional yang turut menerapkan sistem skor. Pada Grand Final Dunia Games League 2020 dihadiri juga Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Raden Isnanta sebagai bentuk dukungan kepada penguatan ekosistem eSport di Indonesia.

3. Sang juara

Dunia Games League 2020 © 2020 brilio.net

Dari 16 tim terbaik yang bertanding pada Grand Final Dunia Games League 2020, Morph Team berhasil menjadi juara setelah mengoleksi 136 poin. Sedangkan Bigetron RA dan RRQ Ryu masing-masing menduduki peringkat kedua dan ketiga dengan torehan 119 poin dan 107 poin. Lalu, pada Ladies Match, Belletron Ace sukses meraih predikat Juara 1 setelah berhasil mengumpulkan 63 poin. Di posisi kedua dan ketiga ada YnF Zoo dan Alter Ego Rox yang masing-masing memperoleh 53 dan 47 poin.

4. Nggak cuma bertanding, ada hiburan seru juga loh

Dunia Games League 2020 © 2020 brilio.net

Pengunjung yang hadir dalam gelaran Grand Final Dunia Games League 2020 dihibur dengan penampilan grup musik Pee Wee Gaskins, serta kehadiran sejumlah cosplayer kenamaan, beragam booth menarik yang salah satunya menyediakan penukaran merchandise eksklusif Dunia Games League 2020 untuk para pengunjung yang beruntung.

“Kami berharap, Dunia Games League tidak hanya menciptakan semangat berkompetisi yang sehat bagi para peserta, namun juga menjadi wadah untuk saling bertukar ilmu antar sesama penggiat online mobile game serta menguatkan ekosistem gaya eSport yang solid ke depan,” ungkap Crispin.

RECOMMENDED BY EDITOR