Brilio.net - Pendidikan masih jadi masalah pelik di Indonesia sampai saat ini. Salah satu kendala adalah biaya pendidikan yang tinggi. Sehingga masih banyak masyarakat yang tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak karena terhalang permasalahan biaya.

Hal ini sempat dialami oleh Riska (23) dan adik-adiknya. Lahir dari keluarga yang jauh dari kata berkecukupan membuat Riska menjadi lebih dewasa dari usianya. Kondisi keuangan keluarga yang sulit tidak membuatnya kemudian menyerah dan menerima keadaan. Baginya meskipun berasal dari keluarga yang tidak mampu namun Riska tidak menyerah untuk terus berjuang demi bisa melanjutkan pendidikannya dan pendidikan adik-adiknya.

Riska yang berdomisili di Makassar ini mengakui bahwa dia membutuhkan perjuangan yang lebih demi bisa melanjutkan kuliah. Orangtua yang berprofesi sebagai penjual ikan hias membutuhkan banyak perjuangan demi mengumpulkan uang agar anak pertamanya tersebut bisa menempuh pendidikan disalah satu sekolah tinggi ilmu ekonomi yang ada di Sulawesi Selatan.

"Saya punya 5 saudara yang masih kecil yang juga menjadi tanggungan orang tua saya, kadang saya kasian melihat orang tua saya dengan berbagai kebutuhan biaya sekolah adik dan saya," cerita Riska kepada brilio.net melalui layanan storytelling, Minggu (25/10).

Prihatin dengan kondisi keuangan keluarga yang tidak menentu membuat Riska akhirnya memilih untuk bekerja sebagai salah satu pelayan yang ada di toko salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Makassar. Perempuan pemilik IPK 3,35 ini membagi waktu antara kuliah dan kerja sehingga dia masih bisa menempuh pendidikan dan mendapatkan biaya tambahan untuk pendidikannya. Kadang rasa capek menghampirinya, namun semangat untuk menyekolahkan adik-adiknya membuatnya tidak mudah mengeluh apalagi putus asa.

Loading...

"Kami pernah sekeluarga tidak makan karena tidak memiliki uang sama sekali sebab semua uang yang kami miliki habis untuk membayar kuliah dan biaya pendidikan adik-adik," lanjutnya

Ya, pendidikan menjadi hal penting bagi keluarga Riska. Ayah dan ibunya menyakini bahwa dengan pendidikan maka dapat merubah nasib keluarga, sehingga mereka rela tidak makan asalkan kebutuhan akan biaya pendidikan tetap dapat terpenuhi.

Riska pun selalu mengingat pesan orang tuanya agar dia sebagai anak pertama terus sekolah dan jangan sampai putus sekolah karena dialah yang akan menjadi harapan lima orang adiknya. Ketabahan Riska dan keluarga memang berbuah manis, Riska dikenal sebagai salah satu mahasiswi yang cukup berprestasi dan diunggulkan di kampusnya.

"Pesannya saya ingin sampaikan ke teman-teman yang di luar sana yang memiliki kesempatan sekolah jangan disia-siakan karena diluar sana masih banyak yang berjuang untuk memperoleh pendidikan seperti yang saya dan adik-adik saya rasakan," tandas Riska.

Cerita ini disampaikan oleh Riska melalui telepon bebas pulsa Brilio.net di nomor 0-800-1-555-999. Semua orang punya cerita. Ya, siapa pun termasuk kamu punya kisah tersembunyi baik cerita sukses, lucu, sedih, inspiratif, misteri, petualangan menyaksikan keindahan alam, ketidakberuntungan, atau perjuangan hidup yang selama ini hanya kamu simpan sendiri. Kamu tentu juga punya cerita menarik untuk dibagikan kepada kami. Telepon kami, bagikan ceritamu.