Brilio.net - Berlatarbelakang dari keluarga tidak mampu tidak lantas membuat Rasman ciut nyali untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sejak SMA hingga kuliah, pemuda asal Cilacap, Jawa Tengah, ini memang langganan menjadi siswa berprestasi. Kini, dia sukses menjadi penerima beasiswa LPDP untuk melanjutkan S2 di University of Birmingham, Inggris. Wow!

Keluarga Rasman memang bukan tergolong keluarga berkecukupan. Ayah Rasman berprofesi sebagai buruh tani dan pemetik kelapa. Semenetara ibunya adalah seorang pengrajin tempe. Meski hidup serba pas-pasan, kedua orangtuanya tidak pernah melarang anak-anaknya untuk bersekolah.

Kendati demikian, keluarga Rasman pernah memiliki pengalaman pahit soal pendidikan. Kakak pertama Rasman terpaksa dropped out (DO) dari SMK saat duduk di kelas 1. Bukan karena nakal atau kurang pintar, dia memang berinisiatif keluar dari sekolah karena kondisi ibunya yang sedang sakit-sakitan dan tidak memiliki biaya untuk membayar SPP. Padahal, selama 2 semester di SMK, dia selalu menyabet ranking pertama.

Kakak Rasman yang kedua pun mempunyai pengalaman yang tak jauh berbeda. Dia berhenti bersekolah setelah lulus MTs. Bukan karena NEM-nya yang tak cukup, namun lagi-lagi karena keterbatasan ekonomi. Padahal, ia lulusan dengan NEM tertinggi di MTs-nya.

Pengalaman demi pengalaman buruk yang dialami kedua kakaknya itulah membuat Rasman semakin giat belajar dan menelurkan berbagai prestasi. Rasman percaya bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghambat baginya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Loading...

Berkat beasiswa yang diterima, dia telah menyelesaikan masa studinya selama 4 tahun di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Selama kuliah, selain menyandang predikat Mahasiswa Berpretasi, dia juga kerap menjuarai kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat nasional. Bahkan, di tahun 2014, dia menjadi delegasi Indonesia di ajang World Universities Debating Championship, India.

Kini, impian Rasman berlanjut. Setelah dinyatakan lolos seleksi beasiswa LPDP, rencananya 29 September 2015 mendatang, Rasman akan terbang ke Inggris untuk melanjutkan studi S2 di University of Brimingham.

Menurutnya, kesuksesan yang dia raihnya tersebut tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh kedua orangtuanya. "Walaupun hanya lulusan SD, kedua orangtua saya mendidik seperti profesor. Mendidik dengan teladan. Mereka juga tak pernah sekalipun melarang saya untuk melanjutkan pendidikan tinggi," ujarnya saat dihubungi brilio.net, Kamis (21/5).