Brilio.net - Perkembangan teknologi kenyataannya bisa menjembatani cinta seseorang. Itulah yang sedang dirasakan oleh pria Medan bernama Erwin Agus Andreri (28) dan kekasihnya, Liana (24) dari Banda Aceh. Mulai dari jadian hingga hubungan berjalan sepuluh bulan, keduanya belum bisa bertemu. Ya, dari awal memang pasangan ini berkomitmen untuk menjalankan Long Distance Relationship (LDR). Bahkan, mereka jadian melalui sambungan telepon.

Boleh dibilang perkenalan mereka tidak sengaja. Di awal tahun 2015, Liana mengacak nomor kemudian tersambunglah ke ponsel Agus. Dari situlah perkenalan dimulai. Setelah dua hari intens SMS dan bertelepon, Agus langsung mengungkapkan perasaannya.

"Pas tanggal 11 Januari, saya menembak Liana," kata Agus kepada brilio.net melalui sambungan bebas pulsa 0800-1-555-999, Selasa (6/10). Itulah mengapa lagu Gigi berjudul 11 Januari sangat istimewa bagi karyawan pabrik ini.

Untuk melampiaskan rasa rindunya, Agus berencana menemui pujaan hatinya di bulan April. Akan tetapi niatnya ditolak oleh Liana karena ayahnya tidak sedang di rumah. Sebagai alternatifnya, Liana mengundang Agus untuk menemuinya di bulan September. Sayangnya pertemuan itu lagi-lagi kandas karena ayahnya masih sibuk urusan bisnis. "Ya, rencananya akhir tahun ini, aku ingin ke sana (Banda Aceh)," tuturnya dengan nada penuh harap.

Kegelisahan Agus mulai dirasakan dua minggu belakangan ini. Ketika ditanya penyebabnya, dia hanya merespons, "HPnya (milik Liana) rusak,". Tanpa sebuah ponsel, hubungan mereka terhambat. Apalagi mereka sudah terbiasa ngobrol via telepon selama berjam-jam setiap harinya.

Loading...

Kisah rusaknya ponselnya Liana sungguh menarik dalam perjalanan cinta mereka. Waktu itu Agus terkena guna-guna dari temannya yang iri terhadap hubungan percintaannya. Tanpa sadar, Agus sering marah-marah ketika ditelepon oleh Liana karena efek guna-guna tersebut. Karena kesal dan jengkel, Liana membanting ponselnya hingga rusak. Bahkan kartu memorinya juga dipotong-potong.

Agus mencoba menghubungi Liana melalui nomor kakaknya. Untung saja, kakaknya Liana menyambut dengan baik. Lewat mediasi kakaknya, akhirnya mereka bersatu kembali. Bahkan Liana juga sempat dipinjamkan ponsel kakaknya selama satu bulan. Setelah itu Agus kembali terbawa perasaan (baper) karena kakaknya Liana harus pergi ke luar kota. Otomatis, Liana tak lagi bisa meminjam ponselnya. Saat itu, hati Agus kembali galau. Bahkan bisa dibilang akut.

"Ya saya cuma minta cinta dan kesetiaannya saja," ujar Agus ketika ditanya soal arah hubungannya. Untuk mengobati kangennya, Agus sering membaca ulang SMS terakhir yang dikirim oleh Liana.

Cerita ini disampaikan oleh Erwin Agus Andreri melalui telepon bebas pulsa Brilio.net di nomor 0-800-1-555-999. Semua orang punya cerita. Ya, siapapun termasuk kamu punya kisah tersembunyi baik cerita sukses, lucu, sedih, inspiratif, misteri, petualangan menyaksikan keindahan alam, ketidakberuntungan, atau perjuangan hidup yang selama ini hanya kamu simpan sendiri. Kamu tentu juga punya cerita menarik untuk dibagikan kepada kami. Telepon kami, bagikan ceritamu.

RECOMMENDED BY EDITOR