Brilio.net - Kuseru namamu, Aortaku..
Banjiri semesta di tiap rongga..
Menari langit ikut berpesta..

Tiga baris kalimat di atas adalah penggalan reff tembang 'Kuseru Namamu, Aortaku' karya Gus Fuad Plered dan ROFA. Ya, bagi yang belum tahu, ROFA adalah grup band, kelompok seni musik tasawuf yang dibesut oleh Gus Fuad Plered (KH Muhammad Fuad Riyadi).

Pada Jumat 10 Januari 2020, ROFA telah merilis single 'Kuseru Namamu, Aortaku' itu via kanal YouTube mereka. Single ini merupakan salah satu langkah Gus Fuad Plered untuk istikamah berdakwah melalui cara yang lebih mudah dan menarik.

"Semenjak manusia menyadari kebutuhannya akan seni, tidak ada tema yang lebih seksi dan lebih menarik melebihi cinta sebagai sumber inspirasi. Mulai dari erotisme yang penuh hasrat, romantisme yang mengharu-biru, sampai kesunyian cinta yang transendental. Semua objek olahannya memenuhi, bahkan sampai ke sudut terkecil ruang-ruang kesenian. Semua berhak mengklaim sebagai hamba cinta dan beberapa di antaranya kemudian menjadi legenda," kata Yusron Mudzakir, salah satu santri Gus Fuad dalam siaran pers yang diterima brilio.net, Jumat (10/1).

Menurut Yusron, ROFA sebagai komunitas bermusik patut diberi catatan ihwal keberaniannya mengambil menu 'cinta spiritual' sebagai gagasan utamanya. Mengingat menu yang satu ini termasuk yang paling sepi pembeli, jika dibandingkan dengan menu-menu 'cinta' lainnya.

Serupa dengan lagu-lagu ROFA lainnya, 'Kuseru Namamu, Aortaku' ini juga menceritakan tentang kekaguman manusia kepada Kanjeng Nabi Muhammad yang tiada habisnya.

"Apakah Gus Fuad Plered dan ROFA dengan lagu-lagunya akan menjadi seperti Rumi ketika menorehkan diwan-diwannya? Silakan menyimak single terbarunya itu, 'Kuseru Namamu, Aortaku," tutup Yusron.

Lagu 'Kuseru Namamu, Aortaku' ini diaransemen oleh Ancal (Anshar Aziz), musisi muda berbakat yang masih bermusik serius di ALTEREGO dan Kazzmir. Selain meramu musiknya, Ancal yang juga gitaris ini juga turut mengisi penuh gitar akustik sekaligus elektrik di lagu tersebut.

Selain Ancal, session player yang turut mengisi dalam lagu 'Kuseru Namamu, Aortaku' ini adalah Zico Zikri (bass), Fakhriyan Ardyanto (drum), Defa Derian beserta Wedhar Pranata Jati (keyboard), dan Sandi Abdurakhman (vokal latar). Sementara itu, Gus Fuad Plered tentu saja mengisi vokal utama seperti lagu-lagu ROFA sebelumnya.


Loading...
2 dari 2 halaman



Sekadar diketahui, Gus Fuad Plered adalah kiai karismatik asal Jogja. Bermukim di Pleret, Bantul, daerah tenggara dari pusat kota Jogja, Gus Fuad bisa dibilang kiai multitalenta karena sudah melakoni beberapa cabang kesenian, yakni sastra, seni lukis dan musik.

Dibentuk sejak 1 Oktober 2015, Gus Fuad Plered dan ROFA sudah berkomitmen ingin membuat lagu tentang Kanjeng Nabi dan juga keberkahan sholawat hingga 100 lagu. Hingga lagu 'Kuseru Namamu Aortaku' ini, terhitung sudah hampir 30 lagu yang dibuat oleh Gus Fuad Plered dan ROFA.

Sebut saja seperti lagu Dia Slalu Menyayangimu, Rindu Kanjeng Nabi, Permataku, Manaqib Guru Sekumpul, Ya Rasulallah, Cintamu, dan seterusnya. Jika diamati dan didengarkan secara saksama, lagu-lagu mereka tak jauh-jauh dari benang merah musik rock. Tak heran jika kemudian Gus Fuad Plered dan ROFA mengklaim musik religi mereka bergenre Rock Sholawat.

Puluhan lagu ROFA tersebut sudah tersedia bebas di kanal YouTube mereka dan dibagikan pula di gerai-gerai musik digital seperti iTunes, Spotify, Deezer, Joox dan lainnya.

Hingga kini Gus Fuad Plered masih disibukkan mengajar ratusan santrinya di pondok pesantren miliknya, yakni Roudlotul Fatihah di Pleret, Bantul. Selain masih berdakwah musik dengan ROFA, diketahui kini Gus Fuad Plered mulai melukis lagi di waktu senggangnya.

RECOMMENDED BY EDITOR