Brilio.net - Setelah hiatus setahun, Hammersonic, festival musik cadas terbesar di Asia Tenggara bakal kembali menggebrak industri musik Tanah Air. Festival yang memasuki gelaran ke-8 ini bakal digelar pada 27-28 Maret 2020 di Pantai Karnaval, Ancol. Usai mengumumkan Slipknot sebagai salah satu performa, hari ini Hammersonic kembali mengumumkan salah satu grup musik trash metal legendaris asal California, Testament yang akan mengisi gelaran festival musik favorit para metalhead itu.

"Sebenarnya Chuck Billy sudah ngasih klu saat mereka (Testament) akan konser di Nepal. Di kasih hastag Hammersonicfestival. Nah hari ini kita umumkan bahwa Testament akan menjadi salah satu main line up Hammersonic 2020," ujar CEO Hammersonic Ravel Junardy saat jumpa pers di Hard Rock Café Jakarta, Kamis (19/12).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Booper Time. Fukumcrew. Katmandu let do this. #hamersonicfestival

Sebuah kiriman dibagikan oleh Chuck Billy (@chuckfcknbilly) pada

Kepastian Testament menjadi salah satu pengisi acara Hammersonic 2020 menambah panjang daftar line up yang telah resmi diumumkan pihak penyelenggara. Sebelumnya sudah ada Slipknot. Band heavy metal asal Iowa ini pertama kali datang ke Asia Tenggara.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

Kemudian ada juga Black Flag, pionier band punk legendaris asal California hingga Lacuna Coil yang mewakili metal gothic asal Italia, serta band-band kenamaan lainnya. Gelaran Hammersonic 2020 yang mengusung tema Rise of The Empire ini menjanjikan energi baru.

Hammersonic 2020 © 2019 brilio.netCEO Hammersonic Ravel Junardy (kiri) dan Fauzan "SanSan”, salah satu personel Killing Me Inside Reunion saat jumpa pers di Hard Rock Café Jakarta, Kamis (19/12). (@yans_brilio)

“Setelah beristirahat sejenak, kini kami kembali dengan spirit baru dan lebih besar. Perjalanan kami kembali dimulai dengan konsep yang berbeda. Hammersonic kali ini dipastikan lebih gahar dari gelaran-gelaran sebelumnya," lanjut Ravel.

Seperti apa kesiapan pargelaran Hammersonic 2020? Berikut tiga fakta teranyar yang berhasil dhimpun Brilio.net.

1. Line up musisi multigenre super cadas

Hammersonic 2020 © 2019 brilio.net

Pihak penyelenggara memastikan Hammersonic 2020 akan jauh lebih megah dibanding penyelenggaraan sebelumnya karena line up yang dipenuhi para legenda musik cadas mancanegara. Selain itu tata panggung serta suasana festival juga bakal spektakuler. Line up Hammersonic kali ini dipastikan semakin beragam dari segi genre musik. Hal ini direpresentasikan dengan kehadiran band internasional papan atas yang mewakili ragam genre tersebut.

Selain Slipknot, Black Flag, dan Lacuna Coil, jajaran line up Hammersonic 2020 juga akan diisi Sinister, death metal asal Schiedam, Belanda. Lalu ada juga Comeback Kid, band hardcore punk asal Kanada. Line up semakin lengkap dengan hadirnya Suicide Silence, deathcore asal Riverside, California.  

Lalu ada juga Vulvodynia, slam death Afrika Selatan. Kemudian ada Polaris, metalcore asal Australia. Selanjutnya ada Crossfaith, metalcore asal kota Osaka, Jepang. Gelaran Hammersonic 2020 makin semarak dengan kehadiran Stillbirth, brutality death metal asal Jerman. Lalu ada Uncured, progresif metal dari New Jersey, dan Trivium, heavy metal asal Florida, serta masih banyak lagi.

2. Line up musisi tanah air yang nggak kalah garang

Begini gaya Burgerkill menghentak panggung Preangerfest, cadas abis   © 2018 brilio.net(@yans_brilio)

Tidak hanya sampai di situ, hingga hari ini melalui akun media sosial Hammersonic, barisan line up masih terus diumumkan. Rencananya Hammersonic akan menghadirkan 27 band jagoan termasuk Burgerkill, Deadsquad, dan Killing Me Inside Reunion. Ketiga band Tanah Air tersebut terbilang cukup garang untuk dapat bersanding dengan berbagai band mancanegara yang dibawa Hammersonic 2020.

Fauzan 'SanSan' salah satu personel Killing Me Inside Reunion mengatakan dirinya sangat bangga bisa bergabung dalam line up Hammersonic. Baginya ini merupakan kesempatan langka karena untuk pertama kalinya Killing Me Inside Reunion manggung di festival musik cadas sebesar dan semegah Hammersonic.

“Walaupun Killing Me Inside hanya sebatas reuni, tapi kami akan mempersiapkan penampilan dengan sungguh-sungguh. Panggung Hammersonic dikenal spektakuler jadi kami tidak boleh main-main. Kami akan membawa semangat baru dan tentunya bersyukur bisa ikut membuka perjalanan baru Hammersonic," ujar Fauzan 'SanSan'.

3. Tidak ada penjualan tiket on the spot

Hammersonic 2020 © 2019 brilio.net

Sejak diumumkan Hammersonic 2020 akan digelar, animo metalheads begitu tinggi. Terbukti penjualan tiket early bird ludes hanya dalam hitungan menit. Nah buat para pemuja musik cadas, saat ini tiket preSale tahap 1 yang dibanderol harga Rp 1.250.000 masih dibuka dengan tambahan kuota. Pihak Hammersonic menjelaskan jika selanjutnya kuota tersebut habis, maka akan dibuka penjualan tiket presale tahap 2 seharga Rp 1.700.000.

"Tiket kami memiliki kuota yang disesuaikan dengan daya tampung ideal venue. Sehingga kami tidak akan menjual tiket on the spot jika seluruh kuota tiket sampai presale tahap 2 sudah habis terjual. Jadi para metalheads jangan menunggu waktu lama untuk membeli tiket sebelum kehabisan. Tiket tentu bisa didapatkan di situs kami," ujar Ravel.

Jadi buat para metalheads, pantengin terus berbagai info Hammersonic 2020. Jangan sampai terlewat ya.

(brl/red)

RECOMMENDED BY EDITOR