Brilio.net - Hidup tanpa stres atau tekanan, memang terasa hambar. Namun keseringan stres dan larut juga bisa merugikan dirimu, baik secara mental maupun fisik.

Kerugian fisik yang terjadi akibat stres adalah gangguan pada kulit dan rambut. Dikutip brilio.net dari laman THE TIMES OF INDIA, Kamis (30/7), seorang dokter kulit dan ahli spesialis transplantasi rambut dari MedLinks (pusat perawatan kulit dan rambut), Pankaj Chaturvedi, menyebutkan beberapa gangguan pada kulit dan rambut, yaitu:

1. Jerawat
Kulit dan pikiran kita memang terkait. Hormon stres bisa dilepaskan saat stres, sehingga produksi minyak di kulit meningkat dan menyebabkan jerawat.

2. Penuaan
Sangat mudah untuk mengidentifikasi orang-orang yang stres karena tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan lingkaran hitam mulai terlihat di wajah jauh lebih awal dari yang seharusnya.

3. Rambut rontok
Karena stres, pembuluh darah mengalami penyempitan dan folikel rambut tidak mendapatkan cukup oksigen dan nutrisi lainnya, yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Kurangnya nutrisi sering menyebabkan rambut rontok bagi kamu yang mengalami stres.

Selanjutnya, bagaimana mengatasi permasalahan tersebut? Yang perlu kamu lakukan adalah mengurangi stres dengan cara sebagai berikut:

- Pijatlah untuk merilekskan tubuh dan membuka saluran energi yang terblokir akibat stres
- Rajin berolahraga supaya banyak asupan oksigen ke otak, darah, dan tubuh, supaya bisa menyokong perbaikan emosi dan peningkatan energi positif
- Perbaiki pola makan menjadi makan makanan yang sehat. Contoh makanan yang membantu menghilangkan stres antara lain almond, blueberry, dan salmon
- Tidur cukup setidaknya tujuh sampai delapan jam. Tidurlah secara berkualitas, bukan sesekali terbangun dan gelisah.

Sekarang kamu tak perlu khawatir lagi kulit dan rambutmu rusak, ladies. Selamat mencoba!