Brilio.net - Kamu nggak akan pernah bisa mengingkari bahwa suatu hari nanti kita pasti akan meninggal. Seberapa kuat dan keras kamu menjaga kesehatan, suatu hari, momen itu jelas pasti akan datang.

Memang ada benarnya jika banyak orang yang bilang hidup itu memang rumit. Tapi jika benar-benar direnungi, pada saat itu datang, dan kamu hanya bisa terbaring lemah di ranjangmu, kamu hanya memiliki dua hal yang akan kamu pikirkan saat itu. Kamu akan mensyukuri atau justru malah menyesali perbuatan-perbuatan yang kamu lakukan selalu hidup. Iya nggak?

Tapi selama kamu masih hidup, kesempatan untuk bisa hidup lebih baik lagi akan selalu datang setiap hari. Dan setiap hari adalah hari yang tepat buat kamu untuk mengubah jalur hidupmu. Memang sih, hidup itu sudah ada yang menentukan, tapi mati dalam keadaan baik atau buruk adalah tetap konsekuensi dari pilihan hidup yang kamu jalani.

Ada pepatah, penyesalan selalu datang belakangan. Ketika kamu memilih hidup dengan hal-hal yang nggak baik, suatu hari nanti, saat ajal menjemput, kita baru akan menyesali ini dan itu yang kita lakukan sebelumnya, yang sayangnya sudah terlambat untuk diperbaiki.

Dikutip brilio.net dari laman Lifehack, Minggu (4/10), ini beberapa penyesalan yang sering dirasakan oleh orang-orang ketika menemui ajalnya. Jika bisa kamu bisa lebih belajar merenungi, justru kamu mampu untuk mengubah hidupmu menjadi lebih baik.

Loading...

1. Membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain

Pernah dengar orang bilang, rumput tetangga emang lebih hijau? Nah, kamu sering lebih ingin menjadi orang lain ketimbang menjadi diri kita sendiri? Padahal sebenarnya nggak ada keuntungannya dengan membandingkan diri kamu dengan orang lain.

Daripada melakukan itu, mending coba deh kamu ingat-ingat lagi, kebaikan-kebaikan apa saja yang pernah kamu lakukan untuk orang lain. Bukan untuk sombong lho, tapi untuk mengingatkan kamu lagi bahwa hidupmu sebenarnya bermanfaat untuk orang lain.

2. Kurang aktif dan berinisiatif

Orang-orang sering takut untuk memulai aksi terlebih dahulu karena berbagai ketakutan bahwa mereka nggak bakal mampu merubah keadaan. Atau takut kalau orang lain nggak akan mendengarkan omongan mereka.

Ketakutan-ketakutan ini yang akhirnya bakal bikin kamu nggak berkembang, dan justru malah bikin kamu terdikte untuk mengikuti perintah orang lain.

3. Tak mau mendengarkan saran dan kritik orang lain

Orang-orang terdekat sering mencap kamu dengan berbagai macam hal, dan mendikte apa yang seharusnya kamu perbuat. Hey, mendengarkan orang lain itu memang perlu, tapi bukan berarti kamu nggak boleh melakukan apa yang kamu ingin untuk dilakukan.

Sepanjang hal itu bisa memberi efek positif, kenapa nggak? Let think it first both the good and bad side before doing it!

4. Buang-buang waktumu sendiri

Kadang kamu sering menunda pekerjaan atau sering mengulur-ulur waktu dalam menyelesaikan sesuatu hal. Pada akhirnya kamu selalu membuat excuses untuk melakukannya di kemudian hari.

Namun siapa yang tahu hari esok? Yakin kamu masih bisa hidup sampai hari esok?

5. Takut karena tak punya banyak kesempatan

Takut ditolak atau takut gagal sering menjadi alasan kamu untuk nggak mengambil kesempatan besar yang bisa saja cuma datang sekali dalam hidupmu. Go get your life! Banyak hal yang bisa kamu dapatkan dengan mencoba segala hal. Jika gagal, justru itu bisa jadi pelajaran untuk jadi lebih baik ke depannya. Oke?

6. Sering gampang menyerah

Seberapa berani kamu menerima tantangan, risiko kegagalan bisa saja terjadi. Tapi yang paling penting adalah, seberapa berani kamu bangkit dari kegagalan untuk mengejar kesuksesanmu. Jika kamu menyerah, kamu akan kehilangan segalanya.

7. Tidak mau jujur soal perasaan pada orang lain

Semua orang ingin dicintai dan juga diapresiasikan keberhasilannya. Tapi bisa jadi, sedikit orang yang berani untuk berbicara dan mengapresiasikannya kepada orang lain. Tell them often, before it's too late!

8. Tidak menghargai diri sendiri

Manusia memang nggak pernah puas dengan apa yang sudah dimilikinya dan selalu berusaha untuk bisa lebih lagi, bahkan melebihi orang lain. Bagus sih, tapi kalau berlebihan, kamu jadi nggak mensyukuri apa yang sudah kita miliki. Bener nggak?

9. Malas merawat tubuh

Eits, jangan salah. Merawat diri itu bukan berarti kamu mesti olahraga gila-gilaan, setiap hari nge-gym biar bisa punya tubuh six pack lho. Merawat diri di sini artinya membuat pilihan yang baik agar kamu bisa hidup dengan lebih baik pula. Kamu nggak mau kan karena hobi merokokmu, suatu saat kamu terkena kanker paru-paru? Kamu bakalan menyesal, "Aduh coba saja dulu aku nggak merokok, pasti kan nggak kayak gini."

10. Jarang menjadi pendengar yang baik

Setiap orang sering berpikir bahwa mereka adalah yang paling benar, dan bahkan mereka sering menjudge orang lain dengan apa yang mereka pikirkan. Mendengarkan orang lain tanpa memberikan penilaian-penilaian negatif adalah yang tantangan paling sulit untuk kamu lakukan.