Brilio.net - Wijen merupakan biji-bijian kecil yang biasanya dapat ditemukan pada berbagai olahan makanan. Seperti onde-onde, kue, toping roti, sushi dan sebagai pelengkap salad. Biji wijen termasuk dalam jenis biji-bijian yang berasal dari tumbuhan wijen (Sesamum Indicum L. syn. Sesamum orientalis L.) yang masih termasuk dalam famili Pedaliaceae. Tanaman yang berasal dari Afrika ini dibudidayakan sebagai sumber minyak nabati atau lebih sering dikenal sebagai minyak wijen.

Ukuran biji wijen yang kecil seringkali hanya digunakan sebagai penghias dalam suatu hidangan. Meski berukuran kecil, jangan remehkan biji-bijian yang satu ini karena ternyata biji wijen memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh. Mau tahu apa saja manfaat yang dimiliki si penghias makanan yang satu ini?

Yuk simak penjelasannya di bawah ini yang brilio.net lansir dari khasiatsehat dan sejumlah sumber lain, Jumat (26/1).

1. Mengatur tekanan darah.
Kandungan alami dalam biji putih ini akan membuat tekanan darah tidak naik menjadi terlalu tinggi. Minyak alaminya akan mengurangi ketegangan pada sistem kardiovaskular dan membantu mencegah berbagai kondisi jantung. Selain itu, magnesium yang terkandung dalam biji wijen juga dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

2. Mencegah kanker.
Biji wijen diyakini dapat mencegah kanker leukimia, payudara, paru-paru, pankreas, usus dan kanker prostat. Hal ini karena kandungan vitamin, mineral, kandungan fitat, dan efek anti-karsinogenik yang kuat dari magnesium dalam biji wijen.

3. Membantu menyembuhkan diabetes.
Kandungan zat magnesium dalam biji wijen memiliki banyak manfaat. Seperti mengurangi kemungkinan diabetes, di mana minyak biji wijen dapat mempengaruhi dampak dari berbagai obat diabetes seperti glibenclamide pada pasien yang menderita diabetes tipe 2. Minyak biji wijen akan meningkatkan fungsi obat diabetes, kemudian mengatur insulin dan kadar glukosa dalam tubuh, sehingga membantu untuk menyembuhkan gejala diabetes.

4. Kesehatan tulang.
Selain magnesium, biji wijen juga memiliki kandungan seng, kalsium dan fosfor yang dapat mendorong kesehatan tulang pada tubuh. Ketiga kandungan mineral tersebut merupakan bagian integral dalam menciptakan materi tulang baru dan memperkuat dan memperbaiki tulang yang cedera atau kondisi tulang lainnya seperti osteoporosis.

5. Kesehatan pencernaan.
Meski berukuran kecil, biji wijen baik bagi sistem pencernaan karena mengandung serat yang dapat merangsang gerak peristaltik makanan melalui usus halus. Hal ini bisa mengurangi kondisi seperti sembelit, serta diare, juga melindungi kesehatan usus dan mengurangi kemungkinan penyakit gastrointestinal dan kanker. Serat juga baik untuk kesehatan jantung dengan mengurangi kolesterol LDL yang berbahaya dari arteri dan pembuluh darah.

6. Memiliki sifat anti-inflamasi.
Biji wijen juga dapat mengurangi peradangan pada sendi, tulang, dan otot serta memperkuat dinding pembuluh darah karena kandungan tembaga yang tinggi dalam biji wijen. Tembaga juga diperlukan untuk penyerapan zat besi yang merupakan komponen kunci dari hemoglobin, sehingga dapat memaksimalkan sirkulasi dan memastikan bahwa sistem organ dari seluruh tubuh menerima cukup oksigen.

7. Perlindungan terhadap radiasi.
Kandungan senyawa organik sesamol yang terdapat dalam biji wijen berfungsi melindungi DNA dari efek berbahaya radiasi. Dengan melindungi DNA dari radiasi, biji wijen dapat meningkatkan kekuatan dan mengurangi kemungkinan tertular bentuk lain dari kanker akibat mutasi sel.

8. Kesehatan mulut.
Minyak biji wijen memiliki efek antibakteri dan zat yang berguna bagi kesehatan mulut. Di samping itu, juga dapat mengurangi kehadiran bakteri Streptococcus, yang dapat membahayakan rongga mulut.

9. Kesehatan kulit dan rambut.
Kandungan seng yang tinggi dalam biji wijen bermanfaat bagi pembentukan kolagen yang berfungsi memperkuat jaringan otot, rambut dan kulit. Minyak biji wijen telah terbukti dapat mengurangi munculnya luka bakar dan masalah lainnya di kulit juga mengurangi tanda-tanda penuaan dini.

10. Fungsi Metabolik
Biji wijen mengandung jumlah protein yang tinggi yang dapat menambah kekuatan tubuh secara keseluruhan, pertumbuhan sel sehat, mobilitas, tingkat energi dan fungsi metabolisme tubuh.