Brilio.net - Tuberkulosis (TB/TBC) merupakan penyakit yang menginfeksi paru-paru dan tersebar lewat udara. Dari beberapa sumber artikel kesehatan, TBC tidak hanya menyerang paru-paru namun juga bisa menyerang tulang, usus, atau kelenjar.

Penyakit ini disebabkan kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia. TBC ditularkan melalui dari percikan ludah yang keluar penderita TBC, ketika berbicara, batuk, atau bersin.

Pada penderita TBC yang tidak menimbulkan gejala (TBC laten), kuman TBC tetap tinggal di dalam tubuhnya. Kuman TBC dapat berkembang menjadi aktif jika daya tahan tubuh orang tersebut melemah, seperti pada penderita AIDS. Namun, TBC laten ini tidak menular.

Penyakit TBC memang tidak mudah dikenali pada stadium awal. Sebab gejalanya memang mirip dengan batuk pada umumnya. Sesaat setelah tertular, gejala-gejala yang muncul terlihat biasa saja seperti orang terkena flu.

Gejala penyakit TBC dimulai secara bertahap dan berkembang dalam jangka waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan. Untuk dapat mendeteksi penyakit ini, berikut beberapa gejalanya yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (26/11).

Loading...

1. Batuk terus menerus.

Gejala umum TBC adalah batuk terus-menerus dan menyakitkan selama lebih dari 2 minggu. Jika kamu mengalaminya, lebih baik segera periksakan ke dokter.

2. Batuk darah.

Selain itu yang perlu kamu ketahui adalah batuk hingga mengeluarkan darah. Jika kamu mengalami ini, maka segera periksakan diri ke dokter.

3. Penurunan berat badan.

Gejala lain yang bisa dirasakan adalah penurunan berat badan. Hal ini lantaran adanya bakteri yang berkembang di dalam tubuh kamu.

4. Demam.

Infeksi TBC juga ditandai dengan demam. Jka kamu merasakan demam secara tiba-tiba, maka periksakan diri ke dokter.

5. Rasa sakit di paru-paru.

Seperti yang diketahui TBC merupakan penyakit yang menginfeksi paru-paru. Jika kamu merasakan nyeri di paru-paru yang cukup parah, maka jangan membiarkannya.

6. Menggigil di malam hari.

Jika kamu menggigil di malam hari padahal udara sedang tidak dingin, hal ini bisa jadi tanda TBC. Sebab infeksi dari bakteri TBC ini akan menyebabkan menggigil di malam hari.

7. Urin kemerahan.

Gejala TBC juga bisa dilihat dari perubahan urin. Di mana urin berwarna kemerahan.

Cara mengobati TBC

Menurut beberapa artikel kesehatan, TBC dapat dideteksi melalui pemeriksaan dahak. Beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini, yaitu foto rontgen dada, tes darah, atau tes kulit (Mantoux).

Salah satu cara pengobatannya adalah dengan melakukan pemeriksaan. Si penderita juga harus patuh dalam mengonsumsi obat-obatan yang disarankan oleh dokter. Si penderita perlu minum beberapa jenis obat untuk waktu yang cukup lama, yakni minimal 6 bulan. Obat-obatan yang paling umum digunakan untuk mengobati tuberkulosis meliputi:

- Isoniazid

- Rifampisin (Rifadin, Rimactane)

- Etambutol (Myambutol)

- Pirazinamid

Penceganan TBC

Seperti yang disebutkan sebelumnya, TBC merupakan penyakit yang menular dan dapat merusak jaringan paru-paru. Meskipun disebut dalam kategori penyakit menular, kamu masih bisa mencegahnya dengan berbagai cara.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghentikan penularannya. Caranya dengan mengidentifikasi penderita TBC, kemudian merawat, dan memberikan pengobatan. Berikut ini cara pencegahan TBC:

1. Pemberian vaksin.

Dilansir dari beberapa artikel kesehatan, vaksin Bacillus Calmette-Guerin (BCG) efektif untuk mencegah TBC sampai seseorang berusia 35 tahun. Efektivitas BCG bisa meningkat bila tidak ada pengidap TBC di lingkungan tempat tinggal kamu.

2. Menjaga lingkungan tempat tinggal.

TBC merupakan penyakit yang menular melalui udara. Risiko infeksi bisa dikurangi dengan membuat sistem sirkulasi udara atau ventilasi yang bagus di rumah.

Jika sirkulasi udara tidak bagus, maka bakteri TBC dapat mengendap di rumah. Karenanya membersihkan rumah, membiarkan cahaya matari masuk akan membuat bakteri mati. Pasalnya Sinar UV dari matahari mampu membunuh bakteri TBC dengan baik.

3. Tingkatkan sistem imun.

Agar penyakit tidak mudah menyerangmu, maka kamu harus meingkatkan sistem imun. Cara yang paling sederhana kamu lakukan adalah dengan rajin berolahraga.

Tak hanya itu saja, kamu juga harus mengatur pola makan yang sehat. Konsumsi makanan-makanna sehat, seperti sayur, buah dan lainnya.

Macam-macam TBC

Ada beberapa jenis TBC yang perlu kamu ketahui, berikut ulasannya dikutip dari berbagai sumber, Selasa (26/11).

1. TB Laten

Pada kondisi ini, kamu memiliki infeksi TB, tapi bakteri dalam tubuh dalam keadaan tidak aktif serta tak menimbulkan gejala. TB laten juga disebut TB tidak aktif atau TB infeksi yang tak menular. Namun, bisa berubah menjadi aktif sehingga pengobatan penting bagi TB laten untuk membantu mengendalikan penyebaran.

2. TB aktif

Kondisi membuat kamu sakit dan bisa menularkan ke orang lain. Ini bisa terjadi beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri TB atau beberapa tahun kemudian.

RECOMMENDED BY EDITOR