Brilio.net - Untuk mendapatkan buah hati memang bukanlah perkara yang mudah. Seorang ibu harus bersabar mengandung dan menunggu kelahiran bayinya sampai 9 bulan.

Banyak juga rintangan dan cobaan saat hamil. Tak jarang ibu hamil mengeluh sering sesak napas, asam lambung naik dan bahkan kakinya menjadi bengkak.

Pembengkakan kaki saat hamil biasanya sering dialami pada trimester ketiga, dan ini merupakan hal yang normal yang terjadi pada ibu hamil. Pembengkakan pada kaki saat hamil disebut juga dengan edema.

Tidak hanya pada kaki, edema juga bisa terjadi di tangan, wajah, dan pergelangan kaki. Pembengkakan saat kehamilan disebabkan oleh penambahan darah dan cairan dalam tubuh.

Retensi ekstra cairan yang terjadi diperlukan untuk melembutkan tubuh, yang memungkinkannya ikut berkembang seiring dengan perkembangan bayi. Pelepasan hormon-hormon selama kehamilan juga bisa memicu tubuh menahan lebih banyak cairan dan sodium dalam tubuh. Jadi, jika terjadi pembengkakan pada bagian tubuh selama kehamilan trimester ketiga, ini merupakan hal yang normal.

Loading...

Oleh karena itu, ibu hamil tak perlu khawatir secara berlebihan. Sebaiknya, cari tahu penyebab dan bagaimana cara mengatasi pembengkakan yang terjadi pada tubuh. Bagaimanapun, hal ini menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada diri.

Berikut adalah penyebab kaki bengkak pada ibu hamil dan cara mengatasinya yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (22/11).

Faktor yang menyebabkan pembengkakan saat hamil

Penyebab kaki bengkak saat hamil dan cara mengatasinya berbagai sumber

foto: freepik

Pembengkakan pada tubuh saat hamil merupakan hal normal. Berikut ini adalah faktor yang mendukung pembengkakan pada kaki saat hamil:

1. Berdiri dalam jangka waktu yang terlalu panjang atau lama.

2. Udara di musim panas.

3. Diet rendah potasium.

4. Aktivitas panjang dan sangat melelahkan sehari-hari.

5. Tingkat asupan sodium melebihi kebutuhan ibu hamil.

6. Konsumsi kafein tingkat tinggi atau tidak sesuai takaran untuk ibu hamil.

Penyebab pembengkakan tubuh selain pada kaki

Penyebab kaki bengkak saat hamil dan cara mengatasinya berbagai sumber

foto: freepik

Memang pembengkakan saat kehamilan merupakan hal yang wajar. Namun, jika kamu mengalami pembengkakan mendadak di wajah dan tangan, itu dapat menjadi tanda pre-eklamsia.

Pre-ekslamsia sendiri adalah suatu komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan organ, misalnya kerusakan ginjal yang ditandai dengan tingginya kadar protein pada urine.

Jika terjadi hal ini, sebaiknya kamu menghubungi dokter kandungan dan berkonsultasi terkait pembengkakan yang terjadi. Meski sering tak disadari oleh sang ibu hamil, pre-eklamsia bisa berkembang menjadi eklamsia yang akan mengancam keselamatan ibu hamil dan janin yang dikandung.

Pre-eklamsia juga bisa ditandai dengan bertambahnya berat badan secara cepat. Tetapi, jika tekanan darah dan urine kamu normal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil

Penyebab kaki bengkak saat hamil dan cara mengatasinya berbagai sumber

foto: freepik

Kaki yang bengkak tentu akan sangat mengganggu bagi kita apalagi saat hamil. Kaki yang dipakai untuk berjalan dan menumpu berat badan yang terus bertambah, dan mengalami pembengkakan akan sangat menyiksa karena memberikan rasa pegal dan nyeri. Kita pun terhambat dalam beraktifitas.

Oleh karena itu, segerakan untuk mengatasi kaki yang bengkak saat hamil. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil:

1. Gunakan compression stocking.

2. Hindari berdiri terlalu lama dan menyilangkan tungkai. Usahakan untuk duduk dengan posisi mengangkat kaki dan secara teratur putar pergelangan kaki. Ibu juga bisa duduk di bawah dan mempertahankan tungkai pada posisi lebih tinggi.

3. Minum air mineral dalam jumlah cukup, yaitu 10 gelas atau setara dengan 2,3 liter perhari selama kehamilan.

4. Berbaring miring ke kiri. Dalam posisi ini, tekanan pada pembuluh darah besar atau vena cava inferior yang dilewati darah dari tubuh bagian bawah ke jantung, berkurang. Ibu bisa meletakkan bantal di bawah tungkai untuk menjaga posisinya lebih tinggi.

5. Rendam kaki dalam air hangat dengan campuran garam.

6. Lakukan aktivitas fisik yang rutin seperti berjalan mengelilingi lingkungan rumah, berenang, atau bersepeda.

7. Kompres dingin pada daerah yang bengkak.

8. Pijat kaki secara teratur.

9. Hindari terpapar panas secara langsung.

10. Pakailah sepatu yang nyaman, dan hindari sepatu hak tinggi terutama jika ibu sudah memasuki kehamilan trimester ketiga.

11. Hindari pakaian yang kelewat ketat di pergelangan tangan atau pergelangan kaki, karena hal ini bisa menghambat lajunya darah dan cairan serta bisa mempercepat pembengkakan di tubuh ibu hamil.

12. Berenang sekitar 15-30 menit untuk melancarkan peredaran darah. Jika diperlukan, beristirahatlah setiap 5 menit sekali.

13. Meminimalisir asupan sodium (garam) dan batasi penggunaan garam dalam makanan.

Namun, jika pembengkakan terjadi pada salah satu kaki saja lebih baik konsultasikan ke dokter. Karena bengkak di salah satu kaki, merupakan tanda terjadinya pembekuan darah. Jika gumpalan menyebar sampai organ-organ vital, seperti otak, paru-paru dan jantung, maka kondisi ini dapat mengancam nyawa ibu hamil dan janin yang dikandung.

mgg/Hameda Rachma

RECOMMENDED BY EDITOR