Brilio.net -  

Hampir semua orang pernah merasakan cegukan. Meski dianggap wajar dan tidak mengkhawatirkan, namun sebagian besar orang kesal karena cegukan yang dirasakannya tak kunjung berhenti. Terlebih lagi jika cegukan tak kunjung berhenti hingga berhari-hari maka patut untuk diwaspadai.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber artikel kesehatan, cegukan merupakan kontraksi yang terjadi pada diafragma (otot yang memisahkan dada dan perut) dengan sendirinya. Otot diafragma ini memiliki peran penting dalam mengatur pernapasan manusia.

Cegukan bisa dialami oleh semua kalangan usia, termasuk bayi. Durasi seseorang mengalami cegukan sangat bervariasi, namun kebanyakan hanya beberapa menit bahkan ada yang berhari-hari.

Ada beberapa penyebab cegukan yang dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (4/12):

Loading...

- Makan makanan pedas

- Makan dengan cepat

- Makan terlalu banyak

- Minum minuman bersoda

- Minum minuman beralkohol

- Minum minuman panas

- Masuk angin

- Perubahan suhu yang ekstrim dan tiba-tiba

- Perut kembung

- Merokok atau menghisap asap rokok.

Selain penyebab di atas, terdapat pula berbagai pemicu yang mengakibatkan cegukan bertahan lama hingga lebih dari 48 jam. Penyebab dari munculnua gejala tersebut dapat diakibatkan berdasarkan kondisi-kondisi medis tertentu. Berikut brilio.net kumpulkan penyebab itu dirangkum dari berbagai sumber

1. Masalah otak.

Kondisi pembuluh darah otak yang mengalami masalah dapat mengakibatkan terganggunya fungsi otak. Kondisi ini akan mempengaruhi munculnya cegukan. Beberapa penyakit akibat bermasalahnya pembuluh darah otak yang dapat menyebabkan munculnya kondisi tersebut seperti, stroke, lupus eritematosus sistemik (SLE) dan aneurisma otak.

2. Masalah pada sistem saraf perifer.

Cegukan yang dirasakan dalam jangka panjang atau behari-hari bisa disebabkan karena adanya kerusakan atau iritasi pada sistem saraf perifer, yang juga memengaruhi pergerakan otot diafragma.

3. Kelainan pada sistem pencernaan.

Beberapa studi menyebutkan, cegukan adalah kondisi yang kemungkinan memiliki kaitan erat dengan masalah sistem pencernaan seperti, Kenaikan asam lambung, kesulitan menelan, tumor atau kanker esofagus dan Infeksi bakteri H. pylori.

4. Kelainan sistem metabolisme.

Sistem metabolisme tubuh yang bermasalah juga dapat menjadi penyebab seseorang mengalami cegukan jangka panjang. Penyakit-penyakit yang biasanya berkaitan dengan sistem metabolisme adalah, diabetes, gagal ginjal, hipokalemia dan uremia.

Dilansir dari liputan6.com, cegukan terbagi menjadi dua jenis, yakni cegukan ringan dan cegukan berat.

- Cegukan ringan merupakan cegukan yang kebanyakan terjadi pada orang. Cegukan ringan hanya berlangsung sebentar atau menit.

- Cegukan berat, tentu saja perbedaan utamanya adalah cegukan yang dialami hingga berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Bagi kamu yang mengalami hal ini harus waspada, karena bisa saja menjadi pertanda bahwa ada hal tidak beres terjadi dalam tubuh.

Hal yang mungkin terjadi ketika cegukan keras dan lama adalah adanya gangguan pada otak, penyakit kronis, infeksi, herpes, gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, atau karena kamu sedang dalam pengaruh obat-obatan. Sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Faktor risiko cegukan.

Penyebab cegukan Istimewa

foto: infosmi.net

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya cegukan di antaranya:

1. Jenis kelamin.

Pria biasanya lebih mungkin untuk mengalami cegukan jangka panjang jika dibandingkan wanita.

2. Masalah emosional.

Kondisi mental atau emosional juga dapat menyebabkan cegukan, misalnya kecemasan, stres, dan kegembiraan sering dikaitkan dengan beberapa kasus cegukan jangka pendek maupun panjang.

3. Pembedahan.

Beberapa orang mengalami cegukan setelah menjalani anestesi umum atau setelah prosedur yang melibatkan organ-organ perut.

Lalu bagaimana cara mengatasi cegukan agar cepat berhenti? Berikut ulasannya yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (4/12).

1. Menahan napas.

Manahan napas merupakan cara paling umum yang dilakukan orang untuk menghilangkan cegukan. Menahan napas dipercaya sebagai cara menghilangkan cegukan karena kadar karbondioksida dalam tubuh akan bertambah. Caranya dengan kamu menahan napas langsung selama yang kamu sanggup.

2. Minum air hangat.

Air hangat sangat baik untuk tubuh. Pasalnya air hangat dapat melancarkan peredaran darah dan oksigen, sehingga oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi.

Caranya adalah dengan meminum air hangat lalu menahan napas dengan posisi tubuh membungkuk selama yang kamu bisa. Kemudian kembalikan posisi tubuh dalam keadaan tegap masih dengan menahan napas. Baru kemudian masukkan dalam tubuh atau diminum dan bernapas seperti biasa.

3. Menahan napas dengan melipatkan kedua lutut.

Menahan napas dengan melipat kedua lutut juga bisa kamu praktekkan sebagai cara menghilangkan cegukan.

4. Bernapas dengan kantong plastik atau kertas.

Cara ini sebenarnya sama dengan menahan napas, yaitu agar kadar karbondioksida meningkat. Karena bernapas dengan menggunakan kantong plastik atau kertas, maka sebenarnya kamu sedang menghirup lagi karbondioksida yang dikeluarkan.

5. Menjulurkan lidah.

Mungkin sebagian dari sudah banyak yang melakukan cara ini. Menjulurkan lidah dilakukan untuk merangsang nasofaring dan saraf vagus. Saraf ini mempengaruhi otot-otot mulut, tenggorokan, dan mengatur kontraksi yang terjadi pada diafragma.

6. Mengulum gula.

Percaya atau tidak mengemut gula bisa menghentikan cegukan. Pasalnya gula dapat merangsang otot diafragma. ngemut gula selama 5 menit lalu bisa kamu telan atau dikeluarkan.

7. Es batu.

Es batu juga bisa jadi cara yang ampuh untuk menghilangkan cegukan. Usapkan es batu pada tenggorokan kamu perlahan-lahan akan membantu saraf menjadi lebih santai sehingga cegukan akan hilang.

8. Menggunakan minyak kayu putih.

Oleskan minyak kayu putih pada leher dan bagian perut. Minyak atsiri dan sensasi panasnya dapat menghilangkan cegukan.

9. Headstand.

Melakukan hal ini memang tidak mudah. Namun dengan membalikkan tubuh maka peredaran darah dan oksigen akan terbalik.

10. Jeruk nipis.

Banyak kandungan pada jeruk nipis yang bermanfaat untuk tubuh. Kamu bisa menggunakan jeruk nipis untuk menghilangkan cegukan. Caranya adalah dengan meminum langsung air perasan jeruk nipis, jadi diperas langsung di mulut. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi akan menghilangkan gangguan pada saraf vagus.

RECOMMENDED BY EDITOR