Brilio.net - Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa olahraga memberikan efek positif bagi tubuh dan kesehatan. Tak heran apabila banyak orang rela meluangkan waktunya untuk berolahraga. Namun penelitian terbaru mengungkapkan hasil yang mengejutkan.

Dikutip dari laman UKActive, Selasa (26/9), manusia sekarang lebih banyak menghabiskan waktu untuk duduk di toilet dibanding berolahraga dalam seminggu. UKActive sendiri merupakan organisasi yang fokus pada peningkatan pola hidup sehat di Inggris. Organisasi tersebut melakukan survei yang menunjukkan hasil bahwa rata-rata orang dewasa menghabiskan waktu sekitar 3 jam 9 menit berada di toilet dalam seminggu.

Lama orang menghabiskan waktu duduk di kamar mandi ini ternyata lebih lama jika dibandingkan dengan berolahraga. Rata-rata orang Inggris menghabiskan waktu selama 1 jam 30 menit untuk aktivitas fisik dalam seminggu. Sementara orang menghabiskan waktu di kamar mandi selama 3 jam 9 menit. Angka tersebut menunjukkan adanya kebiasaan memprihatinkan yang hidup dalam perilaku manusia saat ini.

Dari total responden sebanyak 2.000 orang, hanya 12 persen yang mengetahui waktu ideal untuk berolahraga. Brilio.net melansir dari laman Menshealth, Selasa (26/9) waktu ideal yang dihabiskan seseorang untuk beraktivitas fisik dalam seminggu adalah sekitar 150 menit. Durasi tersebut merupakan rekomendasi dari the National Health Service (NHS) Inggris.

 lebih lama duduk dibanding olahraga © 2017 brilio.net

Loading...

foto: shape.com

Kecenderungan orang lebih lama menghabiskan waktu di kamar mandi adalah duduk sembari menggunakan gawai. "Ketidakaktifan fisik adalah pembunuh diam-diam atau silent killer masyarakat," ungkap Steven Ward, CEO UKActive yang dikutip dari Menshealth. Steven Ward pun menambahkan bahwa cara terbaik untuk mengubah kebiasaan tersebut adalah dengan mulai bergerak.

Penelitian UKActive pun mengungkapkan ada sekitar 64 persen orang menghabiskan waktu sebanyak 6 jam untuk duduk. Hal tersebut mampu meningkatkan risiko kematian seperti tekanan darah tinggi yang berujung pada stroke, kolesterol tinggi, diabetes, dan penyakit jantung. Besarnya responden yang lebih banyak menghabiskan waktu duduk dalam keseharian ini ada berbagai alasan.

Salah satu faktor yang membuat orang lebih banyak duduk dibanding berolahraga karena pekerjaan. Hal tersebut diamini oleh sekitar 20 persen responden yang mengungkapkan bahwa pekerjaan jadi alasan mereka kurang bergerak. Kendati demikian, penelitian ini juga menghasilkan kesimpulan yang menarik di mana sekitar 40 persen responden berusia 18-24 tahun ini mengaku termotivasi berolahraga lewat media sosial instagram.

RECOMMENDED BY EDITOR