Brilio.net - Jodoh memang masih misterius bagaimana datangnya. Begitu juga yang dialami oleh Anu Multani, wanita berusia 30 tahun yang Mei lalu baru saja menikah dengan Imran Garana (32). Sebelum itu Anu sudah bertahun-tahun mencari jodoh yang pas, namun baru bertemu setelah ia bergabung dengan aplikasi yang bernama Inclov.

aplikasi inclov © 2016 brilio.net

Srinivasan, co-founder Inclov bersama dengan Garana dan Anu Multani saat hari pernikahan mereka. foto: Mashable.

Seperti dilansir dari Mashable, Garana dan Anu Multani, keduanya adalah penderita polio, dan bertemu lewat Inclov. aplikasi biro jodoh terbaru dari India khusus bagi mereka yang menyandang difabel atau gangguan kesehatan.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

"Aku sudah mencoba aplikasi yang lain, tapi masih sering ragu untuk mengungkapkan penyakitku, tapi dari Inclov ini berbeda karena dari awal sudah disebutkan penyakitnya seperti apa, dan informasi sudah dijelaskan dari awal sebelum pertemuan pertama," ungkap Anu.

 

aplikasi inclov © 2016 brilio.net

Keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh aplikasi Inclov.

Inclov memang berfokus pada penyandang difabel tapi tidak melarang orang yang tidak menyandang difabel untuk bergabung. Aplikasi ini diluncurkan pada awal 2016 lalu, dan sejauh ini ada 3.600 user tersebar di 55 kota di India.

Co-founder Inclov, Shankar Srinivasan mengatajan bahwa kecenderungan orang India untuk mengucilkan orang-orang yang difabel masih sangat besar.

"Banyak tempat seperti mall, bar, restoran belum bisa menerima dan tidak mengizinkan orang difabel untuk masuk, ini yang menyebabkan orang difabel masih susah untuk bersosialisasi. Untuk itulah Inclove dibuat agar memberikan mereka kesempatan untuk berinteraksi dan bertemu dengan orang lain." ungkap Shankar.

"Karena tidak semua orang ingin mencari jodoh atau ingin menikah. Aplikasi ini bukan hanya untuk biro jodoh saja, tapi juga untuk mereka yang butuh teman," lanjutnya.

Ke depan, Shankar berharap agar Inclov bisa mendunia. "Ada sekitar 1,2 miliar penyandang difabel di dunia ini, dan teknologi semacam ini juga sangat dibutuhkan bagi mereka," pungkasnya.

(brl/swh)

RECOMMENDED BY EDITOR