Brilio.net - Ekosistem dari kecerdasan buatan adalah salah satu dari 10 teknologi yang muncul di tahun 2016, yang telah diadaptasi oleh banyak sistem aplikasi terkemuka yang kamu pasti sudah sering menggunakannya, seperti Amazon Echo, Apple Siri dan Microsoft Cortana. Perusahaan-perusahaan yang membuat sistem aplikasi tersebut telah menunjukkan bahwa asisten pribadi digital yang mampu memudahkan kegiatan manusia kini telah menjadi kenyataan, dan disebut sebagai Internet of Things.

Salah satu keuntungan yang kebanyakan orang telah alami adalah bahwa mereka tidak perlu menghabiskan banyak waktu mengurusi hal-hal yang tidak penting, membuat rencana perjalanan, mencari informasi yang mereka inginkan, karena mereka memiliki asisten pribadi yang menangani hal-hal seperti itu. Apple Siri, Microsoft Cortana, Google OK, dan layanan Amazon Echo adalah sistem yang baik yang berfungsi dengan cara mengekstrak pertanyaan dan perintah dari suara menggunakan pengolahan bahasa dan kemudian melakukan serangkaian hal yang berguna, seperti mencari restoran, mendapatkan petunjuk arah, atau menjalankan pencarian web sederhana. Namun sering kali respon mereka terhadap permohonan bantuan adalah "Maaf, saya tidak tahu tentang itu" atau "Inilah yang saya temukan di web" yang membuat kamu kesal.

Tapi selama beberapa tahun terakhir, beberapa teknologi baru telah dihubungkan bersama dengan cara yang membuatnya lebih mudah dalam bentuk robot. Ekosistem ini menghubungkan tidak hanya untuk perangkat mobile dan komputer, serta tidak hanya melalui pesan, kontak, keuangan, kalender dan data-data penting, tetapi juga hal-hal sehari-hari yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Interkoneksi Internet dengan Internet of Things dan data pribadi kamu sendiri, semua langsung tersedia hampir di mana saja melalui percakapan lisan dengan robot tersebut, seperti yang dilansir dari gereports.com, Jumat (23/12).

Hingga kini, mesin dalam robot telah banyak menyadari rincian pekerjaan kita, tubuh kita, kehidupan kita. Bahkan, robot tersebut tahu kapan kamu, stres, bosan, lelah atau lapar. Personal asistant dalam bentuk robot tahu siapa dan apa yang penting bagi kamu, dan juga apa yang akan kamu pilih. Sistem kecerdasan buatan dalam robot di masa depan ini mampu untuk memperoleh dan menginterpretasikan isyarat kontekstual sehingga mereka dapat membantu dan memudahkan pekerjaan kamu.