Brilio.net - Belakangan ini game Among Us jadi pembicaraan. Game yang dibuat dua tahun lalu tersebut baru tenar namanya tahun ini berkat banyaknya streamer yang memainkannya. Selain itu game besutan InnerSloth ini dinilai sangat seru karena memberikan sensasi yang berbeda.

Maklum, sebagai permainan kerja sama, game ini bisa dimainkan 4 sampai 10 orang (multiplayer deduction game) secara online atau bisa juga dilakukan secara lokal melalui Wifi. Selama bermain, seorang pemain bisa menjadi crewmate (orang baik) atau impostor (orang jahat) secara random.

Cara memenangkan game ini adalah dengan menebak siapa pemain dibalik sosok impostor atau para crewmate dan cepat-cepat menyelesaikan misi sebelum seluruh crewmate mati dibunuh impostor. Yang bikin seru, pemain dalam game ini bisa tiba-tiba berubah jadi pengkhianat. 

Nah gegara ini juga tidak jarang saat bermain game ini kerap terjadi saling tuduh tanpa dasar. Ya asal tuduh saja. Padahal ada loh cara jitu agar kamu menang saat bermain game ini, baik menjadi crewmate atau impostor. Ya menggunakan cara mikir seorang programmer. Lantas, bagaimana caranya? Nih cara mikir programmer yang bisa kamu pakai selama bermain Among Us.   

1. Pakai logika berpikir

Saltacademy Among Us © 2020 brilio.netinstagram/@saltacademy.id

Kamu mungkin sering mendengar ungkapan begini. “Si A nih impostornya. Tadi gue papasan sama dia keluar dari electrical sebelum gue nemuin mayat si C di situ.” Dari nungkapan tersebut kamu bisa menggunakan logical thinking.

Logikanya, kalau dia bukan impostornya, seharusnya dia sudah melaporkan mayat si C yang ada di dalam electrical dong? Lalu si A tidak bisa membunuh kamu karena killing timenya 25 detik. Itu artinya dia gak punya banyak waktu untuk bunuh kamu kan.

2. Mau jadi impostor atau crewmate, observatif deh

Saltacademy Among Us © 2020 brilio.netDok. InnerSloth

Mengamati adalah salah satu cara menang. Jika kamu menjadi impostor, amati dulu sekelilingmu. Bukan hanya di satu area saja, tapi juga area yang bersampingan dengan tempat eksekusimu.

Sebaliknya jika kamu jadi crewmate, perhatikan gerak-gerik pemain lain sebelum dan sesudah melakukan misi menjadi sangat penting. Jangan sampai, nanti kamu kalah saat sedang melaksanakan misi.

3. Kuncinya team work

Saltacademy Among Us © 2020 brilio.netsaltacademy.id

Seringkali kita suka lupa. Jadi impostor itu terkadang nggak sendirian. Apalagi crewmate yang jumlahnya banyak. Coba deh pastiin kamu kompak sama tim. Kalau kamu impostor, saling back up impostor lain. Sebaliknya jika kamu crewmate, menyelesaikan tugas menjadi salah satu pengaplikasian team work yang baik. Apabila ada satu atau dua pemain yang kamu rasa satu tim denganmu, saling menjaga dan perhatikan teman setimmu.

4. Menentukan langkah pakai data dong

Saltacademy Among Us © 2020 brilio.netsaltacademy.id

Kemampuan menganalisa data yang didapatkan juga menjadi salah satu poin penting. Mengumpulkan pernyataan pemain lain saat diskusi serta menganalisa korelasi dari setiap data yang didapatkan jadi modal besar agar kamu tidak asal nuduh alias fitnah. Untuk memiliki cara berpikir layaknya seorang programmer, tidak bisa tumbuh dengan belajar secara mandiri.

Kamu harus didukung lingkungan yang mampu memberikan pengalaman yang dapat mengasah skill-skill di atas. Salah satu rekomendasi tempat pengasahan kemampuan menjadi programmer adalah SALT Academy, sebuah akademi teknologi berbasis premium guided online learning yang mampu mendampingi kamu memulai karier sebagai spesialis di bidang teknologi.

SALT Academy hadir untuk mewujudkan impian kamu menjadi profesional di bidang teknologi. Akademi ini menerima siapa pun dengan passion di teknologi untuk dapat berkarier dan siap menghadapi dunia pekerjaan yang riil.

Nah akademi ini hadir dengan tiga jenis program, yaitu Fullstack Developer using JavaScript, Creative UI/UX dan Mobile Hybrid Development using Reach Native yang berdurasi 4 bulan dengan 100% penempatan kerja. Kalau kamu mau belajar dan menjadi programmer dengan kemampuan seperti di atas, cek websitenya deh.

RECOMMENDED BY EDITOR