Brilio.net - WhatsApp menjadi aplikasi chatting paling populer. Hampir di seluruh dunia menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi pengganti sms. Tak hanya sekadar bertukar teks, WhatsApp juga bisa dimanfaatkan untuk berkirim gambar dan video. Bahkan orang juga bisa saling melihat satu sama lain dengan menggunakan fitur video call.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, WhatsApp kini sudah mencapai 1,5 miliar pengguna. Mungkin kamu adalah salah satunya yang menggunakan WhatsApp sebagai alat komunikasi paling efektif. Berbeda dengan SMS, WhatsApp membutuhkan internet agar pengguna bisa terhubung satu sama lain. Jika setiap hari kamu harus menggunakan WhatsApp dan berkomunikasi dengan banyak orang, tentunya akan memakan banyak kuota internet.

Tanpa kita sadari kuota internet akan terkuras, hal ini membuat seseorang terkadang berpikir bagaimana caranya agar kuota internet tidak terlalu banyak terkuras ketika menggunakan WhatsApp, sehingga mereka bisa menghemat pengeluaran untuk membeli kuota internet.

Nah bagi kamu yang bertanya-tanya bagaimana caranya? Berikut ada beberapa trik yang bisa kamu terapkan agar kuota internet bisa lebih hemat ketika menggunakan WhatsApp, seperti dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (22/1).

Loading...
2 dari 3 halaman


1. Nonaktifkan auto-download.

foto: tweakbiz.com

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk menghemat kuota internet adalah dengan menonaktifkan auto-download. Berikut caranya:

- Buka aplikasi WhatsApp, kemudian tap ikon tiga titik vertikal di pojok kanan atas.
- Pilih setting.
- Kemudian pilih Data and storage usage.
- Akan ada dua opsi yang ditawarkan menggunakan auto-download, yakni When using mobile data dan When connected on Wi-Fi.
- Hilangkan centang pada semua opsi, kemudian klik ok.

2. Gunakan fitur Low Data Usage.

foto: tapsmart.com

Cara ini mungkin masih belum banyak diketahui orang, jika kamu menggunakan Low Data Usage maka akan sedikit mengurangi ukuran transaksi data dalam pesan. Jadi kamu bisa menghemat kuota internet. Berikut caranya:

- Buka aplikasi WhatsApp, kemudian tap ikon tiga titik vertikal di pojok kanan atas.
- Pilih setting.
- Kemudian tap Data and storage usage.
- Di bagian bawah, centang opsi Low data usage.

Jika sudah selesai maka secara otomatis WhatsApp akan mengompres data sebelum kamu terima.

3. Atur kapan saja WhatsApp lakukan backup chat.

foto: meprinter.com

Melakukan backup chat menjadi keharusan bagi WhatsApp, bahkan secara otomatis melakukan backup chat ke akun Google Drive yakni setiap pukul 02.00 pagi. Nah bagi kamu yang ingin backup chat kapan saja, kamu bisa mengaturnya.

- Buka aplikasi WhatsApp, kemudian tap ikon tiga titik vertikal di sisi kanan atas.
- Pilih setting.
- Pilih chats, lalu chat backup.
- Pada Google Drive settings, tap Back up to Google Drive.
- Kemudian pilih Only when I tap "Back up".

4. Matikan background data.

foto: spainsnews.com

Dilansir dari beberapa sumber, meski kamu tidak membuka atau menggunakan WhatsApp untuk kebutuhan chatting dan lainnya, kuota internet akan tetap tersedot. Untuk menghindari hal ini, kamu bisa mematikan atau menonaktifkan background data.

- Buka Android Settings kemudian cari Data usage. Setiap versi Android mungkin memiliki nama menu yang agak sedikit berbeda
- Pilih Cellular data usage
- Cari WhatsApp
- Lalu matikan Background data.

Perlu kamu ketahui, jika kamu mematikan background data, maka kamu tidak akan menerika notifikasi, kamu akan mengetahui ada pesan masuk ketika kamu membuka WhatsApp.

3 dari 3 halaman



Fitur terbaru WhatsApp

WhatsApp menjadi aplikasi yang banyak diandalkan oleh orang, oleh karenanya setiap pihak WhatsApp terus melakukan perbaikan agar penggunanya semakin nyaman menggunakan WhatsApp. Beragam fitur bisa dinikmati, beberapa bahkan cukup menarik. Nah apa saja fitur terbaru WhatsApp? Berikut lansiran brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (22/1).

1. WhatsApp bisa jadi pengingat.

WhatsApp sekarang bisa membantumu untuk jadi pengingat atau menerima peringatan di aplikasi. Fitur ini muncul setelah aplikasi milik Facebook ini bekerja sama dengan Any.do (aplikasi pengingat populer). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat tugas dan mendapatkan pengingat waktu di WhatsApp.

Cara mudah untuk mengaktifkannya, kamu harus download aplikasi Any.do terlebih dulu. Kemudian menautkannya ke WhatsApp. Setelah Any.do aktif, maka aplikasi akan secara otomatis mengirimkan pengingat. Sayangnya aplikasi Any.do ini bersifat premium, mereka akan memberikan pelayanan gratis selama seminggu. Setelah itu kamu diminta untuk membayar USD 2.99 atau setara dengan Rp 42 ribu per bulan untuk dapat mengakses kembali fitur pengingat.

2. Panggilan tunggu WhatsApp.

Diluncurkan baru-baru ini, fitur panggilan tunggu di WhatsApp adalah fitur yang sangat berguna. Fitur panggilan tunggu WhatsApp berbeda dari fitur panggilan tunggu tradisional. Namun tidak seperti pada panggilan telepon biasa. Kamu dapat menahan orang atau secara bersamaan berbicara dengan dua orang dengan beralih di antara panggilan. WhatsApp kamu hanya dapat menerima satu panggilan pada satu waktu.

Fitur baru ini akan memungkinkan pengguna untuk melihat panggilan baru, saat kamu sedang tersambung dengan panggilan WhatsApp lainnya. Akan muncul notifikasi di bagian atas layar handphone. Kamu bisa menerima atau menolak atau menerima panggilan yang baru datang tersebut. Dengan catatan, kamu harus harus mematikan telepon yang pertama sebelum menerima telepon baru itu.

3. Pemblokiran undangan grup WhatsApp.

Pembaharuan WhatsApp kali ini, pengguna diberikan fitur kendali yang lebih pada urusan grup. Fitur baru ini sangat berguna. Alasan kemunculannya karena banyak pengguna yang tidak enak atau sungkan ketika ingin keluar dari grup. Melalui fitur ini kamu akan diberikan tiga opsi, siapa saja yang bisa memasukkanmu ke dalam grup chatting. Semua orang, hanya orang yang ada di kontak ponsel, dan semua pengguna yang ada di nomor kontak kecuali yang diblokir. Berikut cara mudah untuk mengaktifkannya.

- Unduh pembaharuan WhatsApp di Android.
- Buka WhatsApp.
- Buka menu pengaturan, di bagian pojok kanan atas halaman utama.
- Pilih menu 'Account'.
- Lalu pilih atau klik 'Privacy'.
- Kemudian kamu bisa mengaturnya pada menu 'Grup'.

4. Penguncian aplikasi WhatsApp menggunakan sidik jari.

Fitur ini memang tidak terlalu baru bagi kalangan pengguna perangkat iOS. Karena pada iOS sendiri fitur ini sudah bisa digunakan sejak awal 2019 lalu. Saat ini pembaruan ini belum ada di semua negara, tetapi saat mencoba memperbarui aplikasi WhatsApp di Play Store, kamu dapat menemukan fitur ini.

Dengan mengaktifkan fitur sidik jari, pengguna harus menggunakan sidik jari untuk bisa membuka kunci aplikasi. Berikut cara mudah mengaktifkan fitur baru ini.

- Unduh atau perbarui WhatsApp melalui Play Store.
- Pilih menu 'Account' di bagian bawah menu 'Setting'. Ada di tiga titik pojok kanan atas di halaman utama WhatsApp.
- Setelah itu, pengguna membuka opsi Privacy dan pada bagian bawah, terdapat fitur Fingerprint Unlock.
- Pada menu Fingerprint Unlock, kamu bisa memilih berapa lama aplikasi akan terkunci setelah smartphone didiamkan.
- Kunci sidik jari bisa diterapkan sesegera mungkin (immediately), setelah 1 menit, dan maksimal setelah 30 menit.


RECOMMENDED BY EDITOR