Brilio.net - Menjadi superhero tak hanya butuh kekuatan super, tapi juga kostum ikonik. Hal ini juga berlaku untuk seorang Captain America. Sesuai namanya, pahlawan dari Marvel Cinematic Universe ini kostumnya identik dengan Amerika, seperti simbol bintang dan garis. Di baliknya, kostum ini ternyata menyimpan teknologi canggih yang sangat membantu Captain America melawan musuh yang kuat.

Sosok Captain America adalah bukti bahwa siapa pun bisa menjadi superhero. Pemilik nama asli Steven Grant Rogers ini memiliki awal hidup penuh kesulitan. Dalam canon dunia Marvel Cinematic Universe, sebelum menjadi superhero, Captain America sakit-sakitan. Bahkan, dia ditolak saat hendak mendaftar sebagai tentara dalam Perang Dunia II.

Lewat proyek Rebirth, Steve Rogers mendapatkan kekuatan super dan tubuh yang kuat. Tapi tak serta-merta dia bisa langsung terjun ke medan perang. Tugas pertama Steve ialah menjadi maskot perang yang mempromosikan obligasi perang untuk membiayai operasi militer Amerika.

Aksi heroiknya dimulai pada 1943 ketika ia membebaskan tawanan perang dari HYDRA. Sayang, Captain America menghilang dan baru ditemukan lagi dalam kondisi membeku di dalam es pada abad ke-21. Dari sini, Captain America bergabung dengan superhero lain untuk melawan musuh kuat seperti Thanos, Loki, dan tentunya musuh bebuyutannya, HYDRA.

Selama kariernya, Captain America membutuhkan kostum yang bisa beradaptasi dengan segala situasi dan membantunya melawan musuh. Dari masa ke masa, seperti apa transformasi tokoh yang diperankan oleh Chris Evans ini? Yuk, kita berpetualang bersama Brilio.net, Selasa (23/3), menjelajahi dunia Marvel.

Loading...

1. Versi kostum USO uniform saat tampil di depan panggung.

Kostumnya canggih, 5 transformasi Captain America dari masa ke masa berbagai sumber

foto: Marvel

Di awal karier, Captain America bergabung dengan United Service Organizations (USO) untuk menarik simpati masyarakat dalam Perang Dunia II. Kostumnya berwarna biru dengan simbol bintang Amerika di dada. Kostum ini juga digunakan dalam beberapa film pendek untuk menaikkan moral tentara dalam Perang Dunia II.

2. Jaket kulit di Captain America: The First Avenger.

Kostumnya canggih, 5 transformasi Captain America dari masa ke masa berbagai sumber

foto: Marvel

Debut Captain America di medan perang dimulai ketika menyelamatkan tawanan perang dari HYDRA. Kostumnya adalah jaket kulit, helm dengan logo A pinjaman, dan juga sepatu boots. Berbekal kekuatan super, Captain America menerobos markas lawan dan menyelamatkan temannya, Bucky Barnes yang nantinya terkenal dengan julukan Winter Soldier.

3. Second Avengers Uniform hasil desain Iron Man.

Kostumnya canggih, 5 transformasi Captain America dari masa ke masa berbagai sumber

foto: Marvel

Iron Man dan Captain America punya sejarah panjang. Walaupun sering berbeda pendapat, mereka sebenarnya bersahabat. Bahkan, Iron Man mendesain kostum khusus untuk Captain America dengan teknologi yang canggih.

Kostum ini mempunyai teknologi elektromagnetik yang membuat perisainya bisa kembali otomatis ke tangan Captain America. Kostum ini juga sangat kuat karena bisa menahan serangan repulsor blast dari musuh.

Kostum Captain America sekarang jadi koleksi memorabilia yang populer. Nggak hanya kostum, ternyata masih banyak sekali merchandise Marvel yang jadi buruan fans, loh. Bekerjasama dengan Marvel, Oppo baru saja meluncurkan versi spesial dari Oppo Reno5. Dari packaging sampai ke smartphone, gadget baru ini penuh dengan tema superhero Marvel.

Menariknya, Oppo Reno5 Marvel Edition punya skin OS superhero yang eksklusif. Bertema Avengers, kamu akan terasa seperti masuk ke mission control organisasi superhero ini. Ikon serta wallpaper-nya juga tak luput dari nuansa Marvel yang khas. Untuk eksterior, Oppo Reno5 Marvel Edition terlihat mewah dengan sentuhan merah. Di bagian belakang casing, ada logo Marvel berwarna silver dengan balutan pinggiran merah.

Kostumnya canggih, 5 transformasi Captain America dari masa ke masa berbagai sumber

foto: Oppo Indonesia

Jika ingin memiliki Oppo Reno5 Marvel Edition, kamu harus berburu kode uniknya. Pantengin terus Instagram Oppo Indonesia, tech YouTuber, hingga komunitas Marvel untuk mendapatkan kesempatan membeli smartphone keren ini. Pastikan juga kamu update selalu infonya di situs OPPO Indonesia. Smartphone ini tersedia pada Oppo Official Store di Tokopedia 15-31 Maret 2021. Ngaku fans Marvel sejati? Oppo Reno5 Marvel Edition ini bakal jadi salah satu koleksi terbaikmu!

4. Fourth Avengers Uniform.

Kostumnya canggih, 5 transformasi Captain America dari masa ke masa berbagai sumber

foto: Marvel

Kostum keempat Captain America ini penuh kisah tragedi. Dalam film Avengers: Age of Ultron, Captain America menolak menandatangani Sokovia Accords yang menempatkan organisasi AVENGERS di bawah supervisi PBB. Menjadi 'pemberontak', Captain America akhirnya melepas simbol bintang di dadanya dan tak lagi memakai helm berlogo A.

Di akhir film, Captain America dan Winter Soldier mengungsi ke Wakanda. Kostum ini lebih kuat daripada sebelumnya. Captain America juga mendapat dua perisai baru dari T'Challa (Black Panther) saat melawan invasi pasukan Thanos di Wakanda.

5. Kostum canggih penjelajah waktu saat melawan Thanos.

Kostumnya canggih, 5 transformasi Captain America dari masa ke masa berbagai sumber

foto: Marvel

Kostum penjelajah waktu atau Quantum Suit digunakan oleh anggota Avengers seperti Captain America dalam film Avengers: Endgame. Menggunakan Pym Particles, kostum ini bisa mengecil ke level subatomic untuk menjelajahi Quantum Realm. Menariknya, kostum ini juga mempunyai Time-Space GPS agar tak tersesat saat menjelajahi waktu. Fakta menariknya, semua kostum yang tampil di film adalah hasil komputer atau CGI.

Transformasi kostum Captain America ini menunjukkan proses pendewasaan diri. Dari yang sebelumnya hanya maskot saja, Captain America bisa membuktikan diri di medan perang. Sebagai tentara, dia tentu patuh dengan perintah atasan. Tapi di akhir film Avengers: Age of Ultron, dirinya bisa bergerak dengan hati nuraninya sendiri bebas dari tekanan siapa pun.

RECOMMENDED BY EDITOR