Brilio.net - Kesehatan merupakan anugerah yang tak ternilai harganya. Tak ada seseorang pun yang menginginkan menderita penyakit.

Namun kondisi sebaliknya justru dialami gadis berusia 12 tahun asal Indianapolis, Amerika Serikat berikut ini. Gadis bernama Kylei tersebut mengalami penyakit langka yakni infeksi bakteri pemakan daging.

Dilansir Brilio.net dari cbsnews.com, Senin (1/7), Michelle Brown, ibunda Kylei menceritakan awal mula sang anak terinfeksi bakteri pemakan daging lewat postingannya di akun Facebook.

bakteri pemakan daging © 2019 brilio.net


Pada awalnya, mereka tengah menikmati perjalanan liburan bersama keluarga Tengah asyik bermain air di Pantai Florida pada 9 Juni lalu, Kyle tidak sadar terinfeksi bakteri pemakan daging yang diduga berada di air.

"Ketika kami mengunjungi pantai, penjaga pantai tidak mengizinkan pengunjung masuk ke dalam air. Mereka hanya mengizinkan masuk sampai pergelangan kaki. Airnya tampak keruh," ujar Michelle Brown.

Keesokan paginya, Kylei bangun dan mengeluhkan rasa sakit di bagian betis kaki kanannya. Dikira pegal-pegal biasa, ia pun tetap melanjutkan perjalanan liburan.

Namun, rasa sakit di bagian betis Kylei semakin terasa keesokan harinya. Bahkan, Kylei sampai lumpuh dan tak bisa berjalan. Sang ibu, Michelle pun harus menggendong Kylei ke mana-mana.

Merasa ada yang tak beres dengan kesehatan sang anak, Michelle kemudian membawa Kylei ke dokter. Kaki Kylei terlihat bengkak, berwarna merah, serta terlihat garis merah membentang di bagian betisnya.

Tak hanya itu, ia juga mengalami demam sepanjang hari. Usai dilakukan pemeriksaan MRI di bagian betis, dokter melihat bahwa infeksi telah menyebar ke bagian paha dan berjalan cukup cepat.

bakteri pemakan daging © 2019 brilio.net


Dokter memerhatikan adanya kantong infeksi di belakang lutut Kylei. Hal itu membuat kondisinya kritis dan harus segera ditindak secara medis. Ia didiagnosis menderita necrotizing fasciitis, yakni infeksi disebabkan oleh bakteri pemakan daging yang sangat langka. Kylei pun harus menjalani beberapa kali operasi untuk menyelamatkan hidupnya.

Kini, Kylei tengah menjalani masa pemulihan. Agar dapat berjalan lagi, Kylei harus menjalani terapi berbulan-bulan di rumahnya. Baginya, hal itu menjadi salah satu pengalaman paling traumatis yang pernah ia alami.

bakteri pemakan daging © 2019 brilio.net


Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention, penanganan medis segera diperlukan pada pasien yang didiagnosis infeksi bakteri pemakan daging.

Dilansir dari Medical Daily, bakteri pemakan daging dapat menyebabkan sepsis, syok, dan juga kegagalan organ. Penderita bisa saja menderita komplikasi seumur hidup, seperi kehilangan anggota tubuh.

Michelle yakin bahwa putrinya terkena bakteri pemakan daging melalui goresan di kakinya saat berenang di pantai.

Menutup postingannya di Facebook, Michelle kemudian mengingatkan kepada para orangtua agar lebih menjaga anaknya. Lewat berbagi pengalaman itu, Michelle berharap kejadian yang menimpa Kylei tidak menimpa anak lainnya.

"Aku ingin membagikan cerita ini dengan harapan itu bisa membantu menyelamatkan orang lain," tutup Michelle.

Kisah yang diabadikan Michelle di Facebook kemudian mendapat banyak tanggapan. Tak sedikit orang yang mengapresiasi tindakan Michelle dalam melakukan upaya pemulihan bagi Kylei. Tak sedikit pula mereka yang mendoakan Kylei segera pulih dari penyakitnya tersebut.