Brilio
×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
BRILIO >> Duh
Aliftya Amarilisya (brl/tin)

03 Oktober 2019 15:02

Kisah bocah SD jualan sayur demi pengobatan adik ini bikin terenyuh

Yihang mengaku tiada yang bisa menolong sang adik selain dirinya..

Kisah bocah SD jualan sayur demi pengobatan adik ini bikin terenyuh

View Image



foto: Pear Video via liputan6.com

Brilio.net - Menjadi seorang kakak sejatinya tidaklah mudah. Selain harus memberikan contoh yang baik pada sang adik, seorang kakak juga harus siap sedia menggantikan peran orangtua untuk adik-adiknya. Hal itulah yang kemudian dilakukan oleh Yihang.

Seorang anak berusia 11 tahun yang tinggal di Desa Shitai, Provinsi Henan, Tiongkok ini setiap hari harus bangun pada pukul 5 pagi untuk bersiap menjual sayuran di pasar.

bocah jualan sayur © 2019 brilio.net

foto: Pear Video via liputan6.com

Setelah bangun, ia pun pergi ke ladang guna memetik bawang merah dan sayuran lain yang ditanam oleh kakek dan neneknya. Setelah itu, ia pun bersepeda ke pasar pukul 6 pagi. Lalu ketika jam sekolah sudah dekat, ia pun pergi ke sekolah.

Loading...

Namun, pekerjaannya tak berhenti sampai di situ. Usai sekolah, bocah kelas 5 SD ini kembali lagi ke pasar untuk menyelesaikan penjualannya hari itu. Hal itu dilakukan Yihang setiap hari guna membantu biaya pengobatan adiknya yang terkena penyakit langka dan telah dirawat sejak 2015.

bocah jualan sayur © 2019 brilio.net

foto: Pear Video via liputan6.com

Dikutip dari Liputan6, diketahui bahwa Yihang memiliki adik bernama Yan Ce yang berusia 7 tahun. Sang adik itu memiliki penyakit langka, yakni Anemia Aplastik.

Penyakit tersebut berpotensi mengancam jiwa karena sumsum tulang berhenti memproduksi sel darah baru, baik sel darah merah, darah putih, maupun trombosit. Padahal sel darah dan trombosit adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Karena kondisinya itu, Yan Ce pun membutuhkan pendonor sumsum tulang belakang agar dapat memproduksi sel darah dan trombosit. Namun, pencarian donor ini bukannya tanpa kesulitan. Awalnya, pencarian donor dilakukan kepada orangtuanya, namun ternyata tidak ada yang cocok.

Kemudian, dicobalah Yihang untuk menjadi pendonor. Tak disangka, sumsum tulang belakangnya pun cocok dengan sang adik. Dengan rela, ia lalu memberikan sumsum tulang belakangnya untuk saudaranya itu.

"Siapa lagi yang akan menyelamatkannya jika bukan aku? Hanya dengan ini ia bisa pulih dengan cepat," pungkas Yihan.

RECOMMENDED BY EDITOR

Pilih Reaksi Kamu



Tags

Kisah Haru Tiongkok Kisah Inspiratif Sosok Inspiratif
Loading...
Creator Banner

YUK GABUNG SEKARANG UNTUK DAPETIN
UANG TUNAI DARI HASIL KARYAMU!

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE