Brilio.net - Ketinggalan pesawat memang merupakan suatu insiden yang seringkali dialami oleh calon penumpang. Banyaknya faktor seperti lalu lintas macet atau salah jadwal bisa menjadi penyebab paling umum yang membuat seseorang ketinggalan pesawat. Adanya himbauan tiba 90 sebelum jam penerbangan domestik serta dua jam sebelum penerbangan internasional memang sudah ada pada setiap maskapai penerbangan. Lalu bagaimana jika sudah terlanjur tertinggal pesawat? Seperti yang dilakukan oleh lelaki paruh baya ini.

Dikutip dari sebuah video yang yang diunggah oleh akun Facebook Ikhsan Aprian, kejadian tersebut tepatnya terjadi di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Lampung. Seorang lelaki mengenakan setelan batik terlihat memaki-maki dan meneriaki petugas maskapai penerbangan dikarenakan lelaki tersebut terlambat check-in di bandara selama 20 menit.

"...saya delay 4 jam nggak dikasih apa-apa itu sudah biasa ya, saya baru terlambat 20 menit, emangnya saya nggak boleh terlambat?! kamu aja yang boleh terlambat?! Selesaikan sama atasan kamu!" begitu sekiranya potongan perkataan pria tersebut di video.

Dari video yang diberi caption, "Wew.. ada yg ngamuk dibandara.. viralkan!! Wkwkwkw", pun mendapatkan reaksi bermacam-macam dari netizen. Ada yang menyindir pria tersebut adapula yang berusaha mendinginkan.

Loading...

"Lah, yang telat si bapaknya? mau ngakak-ngakak. Dikira angkot? Ngetem?" tulis akun Jelita.

"Kalau pesawat delay ada kompensasinya dan denda administratifnya oomm... Nah kalau lo yang telat ya masalah lo...." ujar netizen lainnya.

Insiden ketinggalan pesawat sebetulnya dapat dihindari kalau saja kita mau dan bersedia untuk berdisiplin waktu dengan berangkat lebih awal setidaknya dua jam sebelum waktu keberangkatan dari jadwal keberangkatan yang tertera di tiket.

Selain itu, guna mengantisipasi adanya insiden ketinggalan pesawat, kamu juga dapat memilih untuk menggunakan fasilitan online check-in melalui situs website atau telepon maskapai penerbangan yang bersangkutan. Nah gimana nih menurut kalian terhadap insiden ini?

RECOMMENDED BY EDITOR