Brilio.net - Sudah sejak lama kawat gigi atau behel jadi salah satu tren di kalangan anak muda. Tak hanya sebagai alat untuk merapikan gigi yang berantakan, namun banyak juga orang yang menggunakannya untuk sekadar bergaya.

Kamu yang menggunakan behel juga harus berhati-hati lho. Pasalnya banyak efek samping yang terjadi bila kamu menggunakan behel. Seperti halnya yang dialami perempuan ini. Nyawanya hampir terancam saat menggunakan behel.

Hal ini bermula ketika Leah, gadis berusia 15 tahun dari Hull, Inggris mengunjungi dokter gigi untuk mengencangkan kawat giginya. Satu minggu setelah kunjungannya ke dokter gigi, Leah jatuh sakit. Dia mulai mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi serta muntah tak terkendali. Dokter mendiagnosa dia terserang flu, memberinya obat, dan mengirimnya pulang.

Behel © 2018 brilio.net

""Saya membawanya ke dokter yang mengatakan hal yang sama (flu), tetapi sesaat setelah dia pulang dia mulai muntah," ungkap Ibu Leah, Andrea.

Namun, ibu Leah memperhatikan bahwa kepribadian putrinya berubah memburuk. Keadaan mental Leah perlahan drop. Dia juga menderita dua stroke kecil yang semakin memperburuk kondisinya. Dia menjadi sangat bingung dan pelupa.

Behel © 2018 brilio.net

"Dia bertanya ketika kami memiliki mesin cuci baru dan karpet baru. Saya membawanya ke Hull Royal di mana dia menjalani tes darah CRP. Di mana levelnya seharusnya nol, mereka mengatakan 260," kata ibu Leah seperti dilansir dari Viral4real, Jumat (20/4).

Dokter awalnya mulai menguji dan mengobati Leah untuk meningitis, tetapi tes pungsi lumbal dan scan MRI mengesampingkan infeksi itu.

Behel © 2018 brilio.net

"Mereka melakukan scan MRI yang seharusnya hanya dilakukan selama 20 menit. Tetapi dia ada di sana selama dua setengah jam. Mereka menemukan dia memiliki infeksi di tulang belakangnya ke otaknya yang berarti dia memiliki dua stroke kecil," tambah Andrea.

Dokter mendiagnosis Leah dengan endokarditis, infeksi langka dan berpotensi fatal pada lapisan dalam jantung. Sebagian besar disebabkan oleh bakteri yang memasuki darah dan menuju ke jantung.

Keluarga Leah percaya bahwa logam dari kawat gigi Leah telah mendorong bakteri ke dalam aliran darah dan menyebabkan infeksi. Kini, Andrea berharap dokter bisa menangani sakit yang diderita anaknya.

"Dalam hal seperti itu, kami berpikir skenario terburuk. Kami berpikir, oh Tuhan sesuatu akan terjadi pada anak saya," pungkasnya.

Semoga Leah segera sembuh ya...