Brilio.net - Perhatian publik tiba-tiba tertuju ke Tanah Papua. Kali ini bukan soal pembangunan yang menggeliat di sana, tapi kabar duka yang menimpa warga Bumi Cendrawasih. Puluhan balita di Asmat di Papua, meninggal dunia karena penyakit campak dan gizi buruk.

Yang lebih miris lagi, kasus wabah semacam ini bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Meski jenis penyakitnya berbeda dari satu kasus dengan kasus lain, tapi korban yang ditimbulkan sama-sama banyak.

Banyak korban dari wabah penyakit ini adalah balita. Berikut ini tiga kejadian wabah penyakit yang menewaskan beberapa balita di Indonesia, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (19/1).

1. Difteri.

3 wabah indonesia  © 2018 brilio.net

Loading...

foto: merdeka

Wabah difteri yang terjadi ini hampir menyebar keseluruh wilayah provinsi di Indonesia. Kementerian Kesehtan mencatat 95 kabupaten & kota di 11 provinsi terserang wabah difteri ini. Setidaknya 12 anak dan balita meninggal dunia karena serangan wabah difteri ini.

2. Diare di Nusa Tenggara Timur.

3 wabah indonesia  © 2018 brilio.net

foto: merdeka

Pada Oktober 2017 lalu, sekitar 50 balita terserang diare dan 2 di antaranya meninggal dunia. Wabah yang terjadi di Kefamenanu, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur ini kebanyakan korban balita berasal dari desa yang krisis air bersih. Pihak rumah sakit setempat pun menyarankan untuk tetap mencuci tangan sebelum makan dan memberi pertolongan larutan air dan garam.

3. Campak & gizi buruk di Papua.

3 wabah indonesia  © 2018 brilio.net

foto: merdeka

Wabah yang menyebar hampir diseluruh kabupaten Asmat, Papua ini sudah menewaskan sekitar 67 balita. Sebelumnya, sekitar 524 korban balita ini mengalami gizi buruk akibat kurangnya asupan makanan ke daerah mereka. Sebanyak 23 wilayah dan 224 desa sudah diberikan bantuan oleh pemerintah setempat agar balita-balita tersebut terhindar gizi buruk.

RECOMMENDED BY EDITOR