Brilio.net - Memakai produk berbahan kulit hewan memang terkesan prestisius. Harganya relatif melambung dibanding produk sintetis karena bahan bakunya lebih terbatas serta untuk mendapatkannya membutuhkan usaha.

Ada kalanya proses mengambil bagian tubuh hewan itu terasa kejam. Hewan-hewan tak mendapat perlakuan yang baik. Mereka harus menempuh perjalanan jauh tanpa asupan makanan yang memadai.

Dijajar di tempat yang sempit sehingga kerap saling menabrak satu sama lain. Kelelahan dan lemah, sehingga ambruk. Ada pula yang dikuliti hidup-hidup. Salah satu penyebabnya adalah karena belum disahkannya peraturan tentang kekerasan terhadap hewan. Bisa pula diabaikannya peraturan tersebut.

Foto-foto yang dirilis dari Peta2 berikut ini menunjukkan proses ketika menguliti hewan yang bisa membuatmu mikir dua kali untuk membeli produk berbahan kulit.

1. Begini sapi diperlakukan.

Loading...

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

2. Sebelum dikuliti, hewan-hewan ditarik dari kandang mereka, dilempar ke tanah, dan dipukul.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

3. Seorang pria mematahkan ekor sapi.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

4. Hewan menjadi begitu stres.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

5. Ada yang masih hidup, terengah-engah dan berkedip perlahan. Beberapa di antaranya masih berdetak lima sampai 10 menit setelah dikuliti.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

6. Karyawan di peternakan menjepit unggas, lalu menarik segenggam bulu. Sementara angsa itu menjerit kesakitan.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

7. Angsa atau bebek sering ditinggalkan dengan luka menganga di tubuh mereka sampai lumpuh karena rasa takut.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

8. Di Australia, prosedur bernama 'mulesing' dianggap normal. Para pekerja mengukir kulit di daerah di sekitar ekor.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

9. Peternak bekerja mengejar target, didorong kerja cepat tanpa memperhatikan kesejahteraan domba.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

10. Para pekerja meninju domba di bagian wajah, menginjak kaki dan berdiri di atas kepala dan leher domba. Memukul dan menusuk wajah dengan gunting listrik dan palu.

Bahan Kulit  © 2017 Peta2

RECOMMENDED BY EDITOR